Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » Tarik Ulur Gedung Putih dan The Fed Pengaruhi Arah Emas

Tarik Ulur Gedung Putih dan The Fed Pengaruhi Arah Emas

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 28 Agt 2025
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pergerakan harga emas (XAUUSD) kembali menunjukkan stabilitas pada perdagangan Rabu lalu (27/8). Meskipun Dolar AS sempat mencoba bangkit dari pelemahan sebelumnya, logam mulia tetap bertahan di jalur aman di tengah memanasnya isu independensi Federal Reserve (The Fed). Ketidakpastian hubungan antara Gedung Putih dan bank sentral terbesar dunia itu membuat emas tetap diminati sebagai aset lindung nilai. Saat berita ini ditulis, XAU/USD berada di level $3.397, naik tipis 0,12% dibandingkan hari sebelumnya.

Menurut Andy Nugraha, Analis Dupoin Futures Indonesia, tren emas saat ini masih cenderung bullish. Analisis teknikal yang menggabungkan pola candlestick dengan indikator Moving Average memperlihatkan peluang penguatan lanjutan. “Selama tekanan beli masih dominan, emas berpotensi menuju $3.407. Namun, jika momentum melemah, area $3.376 akan menjadi support terdekat yang perlu diperhatikan,” ujarnya.

Secara teknikal, emas menghadapi tantangan besar di area psikologis $3.400. Level ini menjadi penentu apakah harga bisa melanjutkan kenaikan ke puncak pertengahan Juni yang berada di kisaran $3.452, atau justru kembali terkoreksi.

Selain teknikal, faktor fundamental juga ikut memainkan peran penting. Perseteruan politik antara Gedung Putih dan The Fed mengenai independensi kebijakan moneter menciptakan ketidakpastian pasar. Kondisi ini mendorong investor untuk kembali mengamankan portofolio mereka ke dalam emas. Meski begitu, tanpa penembusan kuat di atas $3.400, pergerakan emas masih rentan terhadap aksi ambil untung dalam jangka pendek.

Pernyataan dari John Williams, Presiden The Fed New York, juga menambah bumbu sentimen pasar. Dalam wawancara dengan CNBC, Williams menegaskan bahwa penurunan suku bunga tetap ada kemungkinan, tetapi keputusan hanya akan diambil berdasarkan data ekonomi terkini. Ia menilai saat ini risiko inflasi dan ketenagakerjaan berada dalam posisi yang lebih seimbang, sehingga The Fed memiliki ruang untuk tetap fleksibel.

Pasar kini menanti pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) pada 16–17 September. Sebelum tanggal tersebut, sejumlah data penting akan dirilis: laporan ketenagakerjaan, Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (PCE) untuk Juli, serta Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk Agustus. Semua indikator ini akan sangat menentukan arah kebijakan suku bunga berikutnya.

Menurut alat probabilitas suku bunga Prime Market Terminal, peluang The Fed memangkas suku bunga pada September mencapai 90%. Sementara itu, analis JP Morgan menilai pelemahan dolar bisa menjadi faktor penting yang menopang emas, meskipun fokus pasar kini lebih tertuju pada apakah harga emas mampu keluar dari fase konsolidasi panjang.

Selain data inflasi, pelaku pasar emas pekan ini juga mencermati rilis Produk Domestik Bruto (PDB) AS serta klaim tunjangan pengangguran awal. Sementara itu, komentar Presiden The Fed Richmond, Tomas Barkin, yang melihat adanya “penyesuaian moderat” pada kebijakan suku bunga, memperkuat ekspektasi bahwa bank sentral akan mengambil langkah hati-hati.

Secara keseluruhan, tren emas hari ini masih condong ke arah bullish. Namun, pasar tetap menunggu apakah level psikologis $3.400 dapat ditembus dengan meyakinkan. Jika berhasil, ruang kenaikan menuju level yang lebih tinggi akan terbuka lebar.

\ Get the latest news /

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI-MI Gelar Strategic Partner Gathering 2025, Perkuat Sinergi dengan Mitra Kunci

    BRI-MI Gelar Strategic Partner Gathering 2025, Perkuat Sinergi dengan Mitra Kunci

    • calendar_month Rabu, 23 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggelar acara Strategic Partner Gathering 2025, yang dirangkaikan dengan momentum Halalbihalal sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan dan kerja sama para mitra strategis selama ini. Jakarta, 21 April 2025 — PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggelar acara Strategic Partner Gathering 2025, yang dirangkaikan dengan momentum Halalbihalal sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan […]

  • Lebih Ramah Lingkungan, Operasional LRT Jabodebek 100% Menggunakan Listrik

    Lebih Ramah Lingkungan, Operasional LRT Jabodebek 100% Menggunakan Listrik

    • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek berkomitmen untuk menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan dengan mengoperasikan seluruh sistemnya menggunakan listrik, yang membantu mengurangi emisi karbon. Sistem kelistrikan, yang terdiri dari Gardu Traksi dan Third Rail, dijaga melalui perawatan rutin yang dilakukan tim teknis setiap malam, mencakup pembersihan, pemeriksaan, serta penggantian suku cadang. Pemantauan sistem dilakukan secara […]

  • Hisense Menghadirkan Mesin Cuci Front Load Bergaya Retro: Roman Holiday Series

    Hisense Menghadirkan Mesin Cuci Front Load Bergaya Retro: Roman Holiday Series

    • calendar_month Jumat, 6 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Hisense meluncurkan mesin cuci Front Load Roman Holiday Series dengan memadukan keanggunan klasik dengan gaya hidup modern. Hadir dengan dua pilihan Roman Green dan Holiday White, mesin cuci ini akan memberikan konsumen pengalaman mencuci, mengeringkan dan perawatan pakaian lebih sempurna. Jakarta, 6 Desember 2024 – Hisense sebagai perusahaan global elektronik dan peralatan rumah tangga konsumen, […]

  • PTPN I, Subholding Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Peran dalam Program 8+4+5

    PTPN I, Subholding Holding Perkebunan Nusantara, Perkuat Peran dalam Program 8+4+5

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Jakarta – Pemerintah resmi meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi 2025 yang dikenal dengan program 8+4+5, berisi delapan program akselerasi tahun 2025, empat program lanjutan tahun 2026, serta lima program penyerapan tenaga kerja. Sejumlah poin dalam kebijakan ini beririsan langsung dengan operasional PTPN I, subholding SupportingCo di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Direktur Utama […]

  • KAI Daop 1 Jakarta Tindak Lanjuti Laporan Warga Terkait Potensi Longsor di Ruang Manfaat Jalur Kereta Api Menteng

    KAI Daop 1 Jakarta Tindak Lanjuti Laporan Warga Terkait Potensi Longsor di Ruang Manfaat Jalur Kereta Api Menteng

    • calendar_month Sabtu, 22 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Jakarta, 21 November 2025 – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta melakukan langkah cepat menindaklanjuti laporan warga RW 09 Kelurahan Menteng, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, terkait adanya indikasi penurunan tanah dan potensi longsor pada beberapa titik Ruang Manfaat Jalur (Rumaja) Kereta Api di Km 5+100 hingga Km 5+300 Petak Jalan Stasiun Manggarai–Stasiun […]

  • Menabung Deposito Online sebagai Kunci Meningkatkan Kualitas Hidup

    Menabung Deposito Online sebagai Kunci Meningkatkan Kualitas Hidup

    • calendar_month Jumat, 22 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Setiap tanggal 20 Agustus, Indonesia memperingati Hari Indonesia Menabung. Momen ini bukan sekadar kampanye tahunan, melainkan pengingat bahwa menabung adalah salah satu kebiasaan paling mendasar dalam membangun masa depan finansial yang sehat.  Di tengah situasi ekonomi global yang penuh ketidakpastian mulai dari fluktuasi harga kebutuhan pokok, ancaman inflasi, hingga perubahan iklim yang berdampak pada sektor […]

expand_less PAGE TOP