Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » ASEAN Economic Forum Gelar Diskusi Roundtable: Menyatukan Visi Kawasan Melalui Cloud dan DEFA

ASEAN Economic Forum Gelar Diskusi Roundtable: Menyatukan Visi Kawasan Melalui Cloud dan DEFA

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Transformasi digital ASEAN semakin mendapatkan momentum dengan terselenggaranya Policy Roundtable bertajuk “Cloud: Fuelling ASEAN’s Digital Revolution” yang diadakan oleh ASEAN Economic Forum (AEF) pada Senin (19/5/2025) di Hotel Mulia, Jakarta. Forum ini menjadi panggung penting untuk menyoroti peran strategis teknologi cloud dalam memperkuat fondasi ekonomi digital kawasan dan memperluas inklusi teknologi lintas sektor.

Dalam sesi diskusi yang menghadirkan berbagai pemangku kepentingan regional dan global, terungkap bagaimana teknologi cloud tidak hanya mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional dan regional, tetapi juga membuka peluang besar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembang perangkat lunak untuk masuk ke ekosistem digital lintas batas negara.

“Cloud bukan hanya soal teknologi, tetapi fondasi yang akan menopang ASEAN sebagai kawasan digital yang saling terhubung,” tegas Ashish Kapahi, CEO ASEAN Economic Forum, dalam sambutannya.

Ashish menekankan bahwa ekonomi digital telah menjadi mesin penggerak baru bagi negara-negara anggota ASEAN (AMS), mempercepat pertumbuhan sekaligus memperluas akses terhadap peluang ekonomi yang lebih inklusif. Ia juga menyoroti bahwa digitalisasi memungkinkan pelaku usaha besar maupun pemerintah untuk menyederhanakan struktur organisasi dan memperbarui model bisnis mereka secara efisien.

DEFA dan Peluang UMKM ASEAN

Diskusi ini juga menyoroti pentingnya finalisasi kerangka ASEAN Digital Economy Framework Agreement (DEFA) yang direncanakan rampung pada akhir 2025. Framework ini diharapkan menjadi platform utama dalam mempercepat transformasi digital lintas kawasan, meningkatkan perdagangan digital, dan mendorong integrasi ekonomi yang lebih kuat.

“Digitalisasi bukan hanya untuk perusahaan besar. Justru UMKM yang akan paling diuntungkan. Mereka bisa memperluas pasar lintas negara, mengakses pembiayaan digital, dan bersaing di level regional,” kata Ashish.

Sejalan dengan itu, Boston Consulting Group memperkirakan bahwa ekonomi digital ASEAN berpotensi tumbuh hampir tiga kali lipat, dari US$ 300 miliar menjadi US$ 1 triliun pada tahun 2030—bila adopsi teknologi digital, termasuk cloud, terus di akselerasi.

Cloud Native dan Metodologi Agile: Kunci Ketahanan dan Inovasi

Salah satu pilar penting dari diskusi ini adalah teknologi cloud native yang disebut sebagai katalisator revolusi digital ASEAN. Teknologi ini memungkinkan perusahaan membangun sistem berbasis microservices yang cepat, fleksibel, dan tahan banting dalam menghadapi perubahan pasar yang dinamis.

“Di sinilah peran cloud native. Ia memungkinkan ketangkasan, skalabilitas, dan ketahanan yang dibutuhkan untuk bertumbuh dan berinovasi,” jelas Ashish.

Dengan dukungan platform orkestrasi seperti Kubernetes dan penggunaan kontainerisasi, perusahaan—termasuk UMKM—dapat memperluas layanan mereka ke seluruh ASEAN secara efisien. Ketahanan sistem berbasis cloud juga menjamin kelangsungan bisnis dalam situasi krisis atau lonjakan permintaan.

Forum ini juga menyoroti peran metodologi agile sebagai pendekatan manajemen proyek yang mendukung pengembangan berkelanjutan, iteratif, dan responsif terhadap umpan balik pasar. Kombinasi antara cloud native dan agile diyakini akan memampukan sektor bisnis untuk mengoptimalkan peluang dari DEFA, termasuk perdagangan digital lintas negara.

Tantangan Nyata: Literasi Cloud dan Akses UMKM

Meskipun potensinya besar, adopsi cloud native di ASEAN menghadapi tantangan nyata, terutama dalam hal kesenjangan literasi teknologi dan akses terhadap modal, terutama bagi UMKM. Pengetahuan teknis yang terbatas dan biaya migrasi ke cloud menjadi hambatan utama.

“Kita tidak bisa berbicara tentang revolusi cloud tanpa memberdayakan pelaku UMKM. Literasi teknologi dan pembiayaan harus menjadi prioritas,” ungkap salah satu panelis dari sektor teknologi.

Data terbaru menunjukkan pasar cloud computing di Asia Tenggara telah mencapai US$ 2,18 miliar pada 2022, meningkat 25% dari tahun sebelumnya. Namun, penetrasi cloud native masih terpusat pada perusahaan besar, sementara UMKM membutuhkan dukungan lebih konkret untuk turut serta dalam ekosistem ini.

Kolaborasi Regional dan Multi-Pemangku Kepentingan

Dalam gelaran ini, kolaborasi lintas negara dan sektor kembali ditegaskan sebagai kunci sukses transformasi digital. Baik sektor publik maupun swasta, serta komunitas akademik dan LSM, didorong untuk bersama-sama membangun infrastruktur digital ASEAN yang adil dan berkelanjutan.

Diskusi juga menyentuh tantangan geopolitik dan fragmentasi regulasi yang menghambat sinergi digital lintas batas. Dalam konteks ini, DEFA diharapkan menjadi batu loncatan untuk menciptakan standar bersama terkait keamanan data, interoperabilitas cloud, dan perlindungan pengguna.

Gelaran ini dihadiri oleh para tokoh terkemuka di bidang transformasi digital, antara lain: Sachin V. Gopalan (Chairman AEF), Cyrus Daruwala (Chairman ASEAN FinTech Forum), Daniel Schroeder (Digital Transformation Strategist GIZ), Nalin Singh (CEO Orbit Future Academy), Prantik Mazumdar (President TIE Singapore), Madanjit Singh (Founder Asia Market Partners), Harish Pillay (Wakil Ketua Singapore IT Standards Committee), Citra Nasruddin (Program Director Tech For Good Institute).

Melalui diskusi ini, ASEAN mengukuhkan komitmennya untuk tidak hanya mengikuti arus digital global, tetapi menjadi pelopornya di kawasan Global South. Cloud bukan sekadar alat teknologi—ia adalah sarana transformasi sosial dan ekonomi lintas generasi.

“Cloud adalah infrastruktur. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana kita mengisinya dengan nilai-nilai, inovasi, dan integrasi,” tutup salah satu peserta diskusi.

\ Get the latest news /

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Koleksi Labubu Sekarang: Ini Cara Dapat 8 Labubu Gratis!

    Koleksi Labubu Sekarang: Ini Cara Dapat 8 Labubu Gratis!

    • calendar_month Jumat, 12 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Mau dapat boneka Labubu secara gratis? Yuk, ikuti program Blind Box Giveaway Dupoin dan pilih ‘Labubu’ favorit kamu. Bagaimana caranya?  Labubu menjadi salah satu boneka yang viral sejak 2024 dan hype-nya masih ada sampai hari ini, khususnya jika kamu penggemar dari Lisa Blackpink. Apa saja jenis boneka Labubu yang bisa kamu pilih? Ragam Varian Labubu […]

  • Sambut Hari Jadi yang Ke-3,  Bittime Gaungkan Program ‘It’s Time to Begin Investing Today’

    Sambut Hari Jadi yang Ke-3, Bittime Gaungkan Program ‘It’s Time to Begin Investing Today’

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, 28 November 2025 – Menjelang perayaan hari jadinya yang ketiga, Bittime, platform investasi aset kripto aman, berizin dan teregulasi di Indonesia, kembali mempertegas posisinya sebagai crypto exchange terdepan di Tanah Air. Sejak memulai perjalanan pada Desember 2022, Bittime telah menunjukkan pertumbuhan eksponensial yang mencerminkan komitmennya, serta besar minat masyarakat terhadap industri aset kripto. Dalam […]

  • Dukung Mahasiswa Bertransformasi Dalam Teknologi Digital, MAXY Academy Gelar Webinar ‘Maxy Talk’ dengan Accredify

    Dukung Mahasiswa Bertransformasi Dalam Teknologi Digital, MAXY Academy Gelar Webinar ‘Maxy Talk’ dengan Accredify

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Surabaya, 3 Oktober 2024 – MAXY Academy kembali menggelar acara talkshow mingguan bertajuk Maxy Talk dengan tema “From Vision to Validation: The Journey in Building Accredify” yang dilaksanakan pada Kamis, 3 Oktober 2024. Acara ini mengundang Jing Yi, COO dari Accredify, untuk membagikan kisah dan pengalamannya membangun Accredify sejak tahun 2020. Dalam sesi ini, Jing Yi […]

  • Dua Tahun Perjalanan Marianna Resort & Convention Dirayakan dengan Hangat dan Meriah

    Dua Tahun Perjalanan Marianna Resort & Convention Dirayakan dengan Hangat dan Meriah

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Marianna Resort & Convention di Tuktuk Samosir baru saja menandai dua tahun perjalanannya di tepi Danau Toba. Sejak awal berdiri, resort ini hadir dengan visi menghadirkan standar baru dalam dunia perhotelan di kawasan destinasi prioritas nasional. Dalam kurun waktu singkat, Marianna telah menjadi simbol kemewahan yang berpadu dengan kearifan lokal, tempat di mana setiap tamu […]

  • APH di Minta Bergerak Cepat, Mengaku Karyawan Dan Pemilik Hotel Bunga Permata Maros Mencoba Melakukan Penipuan Dan Pemerasan

    APH di Minta Bergerak Cepat, Mengaku Karyawan Dan Pemilik Hotel Bunga Permata Maros Mencoba Melakukan Penipuan Dan Pemerasan

    • calendar_month Minggu, 18 Mei 2025
    • account_circle Suardi
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kompassidik, Maros – Aplikasi Michat adalah aplikasi yang sering dilakukan oleh sebahagian orang melakukan interaksi. Namun Aplikasi Michat tersebut justru di pergunakan untuk alat penipuan dan pemerasan. Sebagaimana yang terjadi di Kabupaten Maros, salah satu wartawan mencoba melakukan penelusuran dan investigasi terkait dugaan praktik prostitusi online, dimana para terduga pelaku menggunakan aplikasi michat yang terbilang […]

  • Telkom Bekali Talenta Digital dengan Skill AI & Sertifikasi Gratis di Acara LEAPX Edisi Pertama

    Telkom Bekali Talenta Digital dengan Skill AI & Sertifikasi Gratis di Acara LEAPX Edisi Pertama

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Sebagai bagian dari roadshow Yogyakomtek 2025, acara ini hadirkan workshop AI praktis & kesempatan dapat sertifikasi gratis dari Alibaba Cloud. Telkom Indonesia melalui program Indigo sukses menyelenggarakan edisi perdana LEAPX, sebuah workshop online yang dirancang untuk membekali talenta digital dengan keahlian praktis di bidang Kecerdasan Buatan (AI). Bertajuk “Your First AI Agent”, acara ini merupakan […]

expand_less PAGE TOP