Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » CSR Hijau Tak Hanya Soal Alam, Tapi Juga Kesejahteraan Sosial

CSR Hijau Tak Hanya Soal Alam, Tapi Juga Kesejahteraan Sosial

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 16 Jun 2025
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang, 16 Juni 2025 — Di tengah isu kerusakan lingkungan yang terus meluas, muncul kisah-kisah perubahan dari desa-desa hutan yang bertransformasi bukan hanya secara ekologis, tapi juga sosial dan ekonomi. LindungiHutan, sebuah startup konservasi berbasis komunitas, telah menjadi katalis perubahan di berbagai daerah pesisir dan hutan kritis di Indonesia, salah satunya di Desa Kartikajaya, Kendal, Jawa Tengah.

Adalah Pak Sururi, seorang petani sekaligus penjaga kawasan mangrove di Kartikajaya, yang menjadi representasi nyata dari dampak sosial program penanaman. Dulu, kawasan pesisir ini sering dilanda banjir rob dan abrasi parah. “Kami tidak tahu harus berbuat apa. Tapi setelah belajar tentang mangrove dan mulai menanam bersama LindungiHutan, semuanya berubah perlahan,” ujar Pak Sururi.

Kini, dengan lebih dari 50.000 bibit yang telah ditanam di kawasan tersebut, masyarakat mulai merasakan manfaat langsung, mulai dari tanah yang kembali subur, penghasilan tambahan sebagai penjaga hutan, hingga terbukanya ruang edukasi dan kunjungan untuk publik. Pak Sururi juga rutin memberikan edukasi kepada generasi muda agar peduli terhadap lingkungan, membuktikan bahwa konservasi bisa menjadi warisan lintas generasi.

Cerita serupa terjadi pula di daerah lain, seperti Tapak di Semarang dan Wonorejo di Surabaya, di mana proyek konservasi LindungiHutan turut menghidupkan ekonomi lokal. Warga terlibat tidak hanya sebagai penanam pohon, tapi juga dalam aktivitas seperti pelatihan green skill, pengembangan UMKM berbasis lingkungan, dan ekowisata edukatif.

Menurut CEO LindungiHutan, Miftachur “Ben” Robani, pendekatan yang dilakukan selalu berbasis kebutuhan lokal. “Kami percaya masyarakat adalah garda terdepan pelestarian lingkungan. Ketika mereka berdaya dan dilibatkan sejak awal, perubahan tidak hanya terjadi di alam, tapi juga dalam kehidupan mereka,” jelasnya.

Hingga pertengahan 2025, LindungiHutan telah menanam lebih dari 1 juta pohon, melibatkan 120+ lebih relawan, serta berkolaborasi dengan ratusan mitra dari sektor swasta, komunitas, hingga lembaga pendidikan. Proyek ini bukan hanya menyasar restorasi ekosistem, tetapi juga memperkuat solidaritas, membuka lapangan kerja hijau, dan membangun budaya peduli lingkungan dari akar rumput.

“Yang kami tanam bukan hanya pohon, tapi harapan,” kata Pak Sururi. Dan harapan itu kini tumbuh kokoh bersama akar-akar mangrove di desa pesisir Indonesia.

\ Get the latest news /

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kajian ETF Kripto oleh OJK, Dorong Regulasi Pasar yang Inklusif

    Kajian ETF Kripto oleh OJK, Dorong Regulasi Pasar yang Inklusif

    • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Mei 2025 – Tokocrypto menyambut positif langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah mengkaji Exchange Traded Fund (ETF) kripto sebagai salah satu instrumen investasi baru di Bursa Efek Indonesia (BEI). Menurut Tokocrypto, kebijakan ini bisa menjadi momentum penting dalam memperluas adopsi aset kripto di kalangan investor tradisional. ETF kripto memungkinkan investor mendapatkan eksposur […]

  • HMI Mpo Komisariat Universitas Primagraha Telah Sukses

    HMI Mpo Komisariat Universitas Primagraha Telah Sukses

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Husaeri
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kompassidik.online – Serang, 22 Desember 2024 – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO Komisariat Universitas Primagraha telah sukses menyelenggarakan Pleno II dengan tema “Refleksi dan Strategi: Meningkatkan Kinerja dan Membangun Solidaritas Kader untuk Mewujudkan Khittah Perjuangan HMI”. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Revolusi dan dihadiri oleh pengurus dan anggota HMI mpo komisariat upg. Dalam sambutannya, Rizki […]

  • KAI Salurkan CSR Rp100 Juta untuk Korban Banjir di Sumut dan Aceh

    KAI Salurkan CSR Rp100 Juta untuk Korban Banjir di Sumut dan Aceh

    • calendar_month Sabtu, 29 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) – KAI Quick Response Bencana Alam untuk masyarakat terdampak banjir di Kota Medan dan Aceh. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) – KAI Quick Response Bencana […]

  • Perwira Muda Polri Asal Bumi Arung Palakka Kini Menjabat Sebagai Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota

    Perwira Muda Polri Asal Bumi Arung Palakka Kini Menjabat Sebagai Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Jurnalis
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K tak hanya dikenal sebagai sosok yang cerdas, namun juga seorang yang flexible, adaptif, dan dermawan. Kompassidik.online | Kediri Kota – Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K resmi menjabat sebagai Kepala Unit Penegakan Hukum ( Kanit Gakkum ) Satlantas Polres Kediri Kota sejak 1 November 2024. Perwira Pertama […]

  • Pemerintah dan DPR Bertekad Eliminasi TBC Tahun 2030

    Pemerintah dan DPR Bertekad Eliminasi TBC Tahun 2030

    • calendar_month Rabu, 21 Agt 2024
    • account_circle Husaeri
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Kompassidik.online – JAKARTA – WHO Global TB Report tahun 2022 melansir data bahwa terdapat 10,6 juta orang di dunia jatuh sakit karena TBC serta menyebabkan 1,3 juta orang meninggal karenanya. Indonesia termasuk delapan negara yang menyumbang 2/3 kasus TBC di seluruh dunia, menempati posisi kedua setelah India dengan beban kasus baru sebanyak 1.060.000 kasus dengan […]

  • Ketua DPK APDESI Pulau Panggung Mengundurkan Diri, Sampaikan Terima Kasih dan Permohonan Maaf

    Ketua DPK APDESI Pulau Panggung Mengundurkan Diri, Sampaikan Terima Kasih dan Permohonan Maaf

    • calendar_month Rabu, 16 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 4
    • 0Komentar

    Kompas Sidik | Tanggamus – Ketua Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kecamatan Pulau Panggung, Darmawansyah, resmi mengundurkan diri dari jabatannya, terhitung sejak Senin, 14 April 2025. Pengunduran diri tersebut disampaikan melalui surat resmi yang ditujukan kepada Ketua APDESI Kabupaten Tanggamus. Dalam surat tersebut, Darmawansyah mengucapkan terima kasih atas kesempatan dan […]

expand_less PAGE TOP