Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » Mahkamah Agung Menangkan Kasasi, Penundaan PBG Kedubes India Dicabut

Mahkamah Agung Menangkan Kasasi, Penundaan PBG Kedubes India Dicabut

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 12 Agustus 2025 — Mahkamah Agung (MA) mengabulkan permohonan kasasi Kedutaan Besar India di Jakarta atas sengketa penundaan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) untuk proyek renovasi dan perluasan kompleks kedutaan. Keputusan ini membatalkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jakarta yang sebelumnya memenangkan pihak penggugat.

Kuasa hukum Kedubes India, Dr. Syaiful Ma’arif, menyatakan apresiasinya terhadap putusan tersebut, yang dinilai selaras dengan hukum nasional dan ketentuan Konvensi Wina 1961 tentang Hubungan Diplomatik. Ia menekankan, konvensi tersebut menjamin kekebalan diplomatik dan perlindungan penuh terhadap properti misi diplomatik di negara penerima.

“Bangunan misi diplomatik tidak dapat menjadi objek gugatan pidana, perdata, maupun administrasi di negara tuan rumah, karena memiliki imunitas,” ujar Syaiful di Surabaya.

Menurutnya, proyek Kedubes India telah memenuhi semua prosedur, termasuk perolehan PBG, analisis dampak lingkungan (AMDAL), izin lingkungan, sosialisasi, dan dukungan resmi dari Kementerian Luar Negeri RI. Ia juga menilai pertimbangan hukum dalam putusan PTUN Nomor 93/G/2024/PTUN.JKT dan PTTUN Nomor 455/B/2024/PT.TUN.JKT kurang tepat, terutama karena merujuk pada Undang-Undang Ibu Kota Negara (IKN) yang implementasinya masih belum pasti.

“Pasal 21 UU IKN menyebutkan pemindahan kantor perwakilan negara asing dilakukan secara bertahap mengikuti Rencana Induk, menyesuaikan kemampuan masing-masing, dan diatur melalui Peraturan Presiden. Sampai hari ini, rencana tersebut belum memiliki kejelasan,” jelasnya.

Dalam putusan Nomor 332 K/TUN/2025 yang ditetapkan pada 11 Agustus 2025, MA menyatakan menerima kasasi, membatalkan putusan pengadilan sebelumnya, dan menolak gugatan terhadap Kedubes India. Amar putusan tersebut secara otomatis menghapus penetapan penundaan PBG.

“Jangan sampai reputasi diplomatik Indonesia tercoreng hanya karena mengabaikan Konvensi Wina dalam kasus ini. Semua proses sudah sesuai aturan, sehingga polemik ini sebaiknya diakhiri,” tutup Syaiful.

\ Get the latest news /

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengungkap Kolaborasi Hedera (HBAR) dengan 30+ Perusahaan Dunia

    Mengungkap Kolaborasi Hedera (HBAR) dengan 30+ Perusahaan Dunia

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Hedera Hashgraph (HBAR) terus menunjukkan potensi besar dengan menjalin kemitraan bersama lebih dari 30 perusahaan besar dari berbagai sektor. Perusahaan-perusahaan ini berasal dari bidang teknologi, keuangan, hingga e-commerce, semuanya bergabung untuk mendukung inovasi dalam menciptakan ekosistem blockchain yang lebih cepat, aman, dan efisien. Mengapa Hedera Begitu Menarik? Teknologi hashgraph yang digunakan Hedera menawarkan kecepatan transaksi […]

  • 5 Tren Keamanan Rumah yang Akan Populer di 2025

    5 Tren Keamanan Rumah yang Akan Populer di 2025

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Keamanan rumah menjadi salah satu prioritas utama bagi banyak orang, terlebih dengan meningkatnya ancaman pencurian atau kejahatan lainnya. Tak hanya mengandalkan asuransi untuk melindungi harta benda, sekarang ada banyak teknologi canggih yang dapat membantu menjaga rumah Anda tetap aman. Di tahun 2025, berbagai inovasi dalam sistem keamanan rumah akan semakin memudahkan pemilik rumah untuk melindungi […]

  • KAI Uji Coba Jadwal Baru, Jumlah Perjalanan LRT Jabodebek Bertambah

    KAI Uji Coba Jadwal Baru, Jumlah Perjalanan LRT Jabodebek Bertambah

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    KAI akan melakukan uji coba penambahan jadwal perjalanan LRT Jabodebek pada hari kerja mulai 11-30 November 2025, dengan jumlah perjalanan meningkat dari 396 menjadi 430 perjalanan dan rangkaian kereta meningkat dari 24 menjadi 26 rangkaian. Uji coba ini bertujuan meningkatkan frekuensi perjalanan dan memperpendek waktu tunggu. Bekasi, 11 November 2025 – KAI akan melakukan uji coba […]

  • Turunkan ICOR di Bawah 6, Kementerian PU dan Kemenhan Perkuat Sinergi Membangun Infrastruktur

    Turunkan ICOR di Bawah 6, Kementerian PU dan Kemenhan Perkuat Sinergi Membangun Infrastruktur

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Jakarta, 5 Agustus 2025 – Seiring keputusan Pemerintah menetapkan rencana untuk memacu pertumbuhan ekonomi hingga 8% per tahun dalam periode 2025–2029, Kementerian Pekerjaan Umum melakukan sinergi lintas kementerian guna menjadikan pembangunan infrastruktur sebagai bagian dari mesin penggerak ekonomi nasional. Langkah strategis itu mengemuka dalam pertemuan antara Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, dengan Menteri Pertahanan, […]

  • Kapolres Muara Enim Ceks Kesiapan Pasukan Sispamkota

    Kapolres Muara Enim Ceks Kesiapan Pasukan Sispamkota

    • calendar_month Jumat, 23 Agt 2024
    • account_circle Dadang Hariansyah
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompassidik.online – Dalam rangka persiapan pengaman Pilkada serentak 2024, Kepolisian Resort Muara Enim menggelar upacara Apel Pasukan Simulasi Sistem Pengaman Kota (Sispamkota). Jumat, (23/08/2024). Apel Pasukan Sispamkota berlangsung di Lapangan Merdeka Muara Enim, dihadiri oleh Kapolres Muara Enim AKBP Jhoni Eka Putra, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres, Kompol Roy Arpian Tambunan, S.P., S.I.K., para Pejabat Utama, […]

  • Harga Emas Tertekan, Hari Ini Diproyeksi  Tren Bearish Masih Berlanjut

    Harga Emas Tertekan, Hari Ini Diproyeksi Tren Bearish Masih Berlanjut

    • calendar_month Jumat, 28 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Harga emas (XAU/USD) mengalami tekanan jual lebih lanjut dan mencatat penurunan lebih dari 1% menjelang perdagangan sesi Amerika pada hari Kamis (27/2). Penurunan ini dipicu oleh ketidakpastian kebijakan tarif AS setelah Presiden Donald Trump menyampaikan pernyataan yang membingungkan dalam pertemuan kabinet pada hari Rabu. Trump tidak memberikan kejelasan terkait negara mana yang akan dikenakan tarif […]

expand_less PAGE TOP