Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » KEMENTERIAN PU PASTIKAN KELANCARAN PASOKAN AIR WADUK KEDUNGOMBO KE LAHAN PERTANIAN

KEMENTERIAN PU PASTIKAN KELANCARAN PASOKAN AIR WADUK KEDUNGOMBO KE LAHAN PERTANIAN

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 23 Agt 2025
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menempatkan Waduk Kedungombo sebagai salah satu infrastruktur sumber daya air paling strategis di Indonesia. Melalui pengelolaan yang terintegrasi, waduk yang terletak di perbatasan Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ini dioptimalkan perannya sebagai penopang utama ketahanan pangan nasional, sejalan dengan program Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa ketersediaan air yang terjamin adalah kunci untuk mewujudkan swasembada pangan. Menurutnya, peran Waduk Kedungombo tidak hanya sebatas menampung air, tetapi menjadi jantung dari sistem irigasi yang produktif.

“Waduk Kedungombo adalah bagian integral dari sistem irigasi yang memastikan pasokan air tersalurkan secara efisien hingga ke lahan pertanian. Air yang dikelola dengan baik akan meningkatkan indeks pertanaman sehingga petani dapat panen lebih dari sekali dalam setahun,” kata Menteri Dody.

Untuk memastikan fungsi tersebut berjalan optimal, Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) menerapkan manajemen air secara menyeluruh. Proses ini mencakup pemantauan rutin ketersediaan air, penyusunan rencana tata tanam bersama petani, hingga pembagian air yang adil dan efisien. Tidak hanya itu, pemeliharaan jaringan irigasi—mulai dari saluran primer, sekunder, hingga tersier—dilakukan secara berkala agar air dapat mengalir tanpa hambatan ke sawah-sawah petani.

Dirjen Sumber Daya Air, Dwi Purwantoro, menuturkan, Waduk Kedungombo memiliki fungsi ganda. “Fungsi utama bendungan adalah menampung air di musim penghujan dan mengendalikan banjir, serta memastikan kelancaran suplai air untuk pertanian baik pada Musim Tanam (MT) I, MT II, dan MT III, sehingga Indeks Pertanaman dapat terjaga,” jelasnya.

Untuk pertanian, Waduk Kedungombo memiliki manfaat untuk menyuplai air irigasi ke total area irigasi seluas 64.365 hektare, di Kabupaten Grobogan meliputi Daerah Irigasi (DI) Sidorejo (6.038 ha), DI Sidorejo Kiri/Lanang (1.900 Ha), DI Sedadi (16.055 ha); kemudian juga menyuplai air ke DI Klambu Kiri di Kabupaten Demak seluas 20.646 ha; DI Klambu Kanan di Kabupaten Pati seluas 10.354 ha; DI Klambu Wilalung di Kabupaten Kudus seluas 7.872 ha; dan juga mendukung program pompanisasi untuk menyuplai air irigasi seluas 1.500 ha.

Keberhasilan pengelolaan Waduk Kedungombo tidak lepas dari sinergi kuat antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat. Setiap keputusan terkait jadwal tanam dan pelepasan air irigasi dirumuskan melalui Komisi Irigasi. Lembaga ini menjadi wadah komunikasi yang melibatkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana, dinas-dinas terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, aparat TNI/Polri, hingga perwakilan petani melalui Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A).

Saat ini, stok air di Waduk Kedungombo tercatat sekitar 472,39 juta meter kubik (m³) atau berada pada elevasi +87,67 mdpl. Volume ini dipastikan cukup untuk memenuhi kebutuhan irigasi seluas 64.365 hektare pada Musim Tanam I yang akan dimulai September 2025. Lahan pertanian yang teraliri mencakup area luas di Kabupaten Grobogan, Demak, Pati, hingga Kudus.

Sebagai infrastruktur yang dibangun pada periode 1980–1991, Waduk Kedungombo terus membuktikan perannya sebagai aset vital negara. Pengisian awal waduk ini dimulai pada 14 Januari 1989 dari Sungai Serang, Sungai Uter, Sungai Sentulan, Sungai Jenglong, dan Sungai Karangboyo. Dan hingga saat ini, melalui pengelolaan modern dan kolaboratif, Kementerian PU memastikan waduk ini tidak hanya menjadi warisan masa lalu, tetapi juga menjadi penopang utama bagi masa depan ketahanan pangan Indonesia.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Supriyanto: Jangan Ada Lagi Bantuan Alsintan Mangkrak

    Wabup Supriyanto: Jangan Ada Lagi Bantuan Alsintan Mangkrak

    • calendar_month Sabtu, 12 Apr 2025
    • account_circle Kabiro Kabupaten Oki
    • visibility 0
    • 0Komentar

    OKI SUMSEL—Kompassidik.Online- Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Supriyanto kembali melakukan pengecekan langsung terhadap Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) bantuan pemerintah di Gudang UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian) Desa Sindang Sari, Kecamatan Lempuing, Jumat (11/04/2025). Kegiatan ini merupakan lanjutan dari langkah konkret Pemkab OKI dalam memastikan seluruh aset pertanian dapat dimanfaatkan secara […]

  • Ciri Ciri Supplier Kubus Apung Berkualitas untuk Proyek Anda!

    Ciri Ciri Supplier Kubus Apung Berkualitas untuk Proyek Anda!

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Memilih supplier kubus apung yang tepat sangat penting untuk menjamin kelancaran dan keberhasilan proyek apung Anda. Lebih dari sekadar harga, Anda butuh partner yang andal, tepat waktu, dan berkualitas tinggi agar proyek tidak terganggu. Sedang merencanakan proyek yang membutuhkan platform apung? Mungkin dermaga wisata, jembatan penghubung antar pulau kecil, atau bahkan keramba ikan modern? Apapun […]

  • Lanal Bengkulu Masih Terus Lakukan Pencarian Nelayan Yang Hilang di Manna Bengkulu Selatan

    Lanal Bengkulu Masih Terus Lakukan Pencarian Nelayan Yang Hilang di Manna Bengkulu Selatan

    • calendar_month Senin, 9 Des 2024
    • account_circle Hera Altien Syam
    • visibility 1
    • 0Komentar

    KeizalinNews.Online Bengkulu — Prajurit Lanal Bengkulu yang tergabung dalam Tim Gabungan masih terus melakulan pencarian nelayan yang hilang di Bengkulu Selatan hingga Sabtu (7/12/2024). Didapat info dari masyarakat bahwa ada 3 nelayan hilang yang sedang melaut pada Senin (2/12) lalu, namun setelah melakulan pencarian 2 rekan yang dikabarkan hilang telah ditemukan dalam keadaan selamat pada […]

  • Diduga Dalih Ketahanan Pangan Jadi Kedok Penambangan Pasir Ilegal di Malang Rapat “Nyelam Sambil Minum Air”, Eksploitasi SDA Kian Brutal

    Diduga Dalih Ketahanan Pangan Jadi Kedok Penambangan Pasir Ilegal di Malang Rapat “Nyelam Sambil Minum Air”, Eksploitasi SDA Kian Brutal

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Jurnalis Tpi, Bintan, Batam
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kabupaten Bintan – Penambangan pasir ilegal di kawasan Malang Rapat (Tower), Kabupaten Bintan, terus berlangsung dengan dalih manis “mendukung ketahanan pangan”. Namun, di balik retorika itu, praktik eksploitasi sumber daya alam (SDA) kian brutal dan nyaris tanpa kendali. Rabu, 13 Agustus 2025. Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pengerukan berlangsung terbuka, menggunakan alat berat dan armada […]

  • LindungiHutan Meluncurkan Ebook “Sustainability Report 101”: Panduan Komprehensif untuk Bisnis Berkelanjutan

    LindungiHutan Meluncurkan Ebook “Sustainability Report 101”: Panduan Komprehensif untuk Bisnis Berkelanjutan

    • calendar_month Minggu, 24 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Semarang, 25 November 2024 – LindungiHutan merilis ebook terbaru bertajuk “Sustainability Report 101: Langkah, Regulasi, dan Alat Bantu untuk Laporan Bisnis Berkelanjutan.” Ebook ini dirancang untuk membantu perusahaan memahami peran penting laporan keberlanjutan (Sustainability Report/SR) sebagai salah satu elemen kunci dalam strategi bisnis masa kini. Di dalamnya, memberikan panduan menyeluruh, mulai dari pengenalan laporan keberlanjutan, […]

  • BRI-MI Gandeng DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar

    BRI-MI Gandeng DBS Indonesia Luncurkan Reksa Dana BRI Seruni Likuid Dolar

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggandeng PT Bank DBS Indonesia meluncurkan produk Reksa Dana Pasar Uang BRI Seruni Likuid Dolar (BSLD). Produk reksa dana baru ini dirancang untuk memberikan alternatif investasi berdenominasi dolar Amerika Serikat (USD) yang stabil dan likuid bagi investor Indonesia. JAKARTA – PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) menggandeng PT Bank DBS Indonesia […]

expand_less