PGE Ulubelu Perkuat Budaya Integritas melalui Sosialisasi Good Corporate Governance dan Kepatuhan Hukum Bersama Kejari Tanggamus

TANGGAMUS, LAMPUNG | KOMPAS SIDIK– PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Ulubelu kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan berlandaskan tata kelola perusahaan yang baik melalui kegiatan Sosialisasi Good Corporate Governance (GCG), Pencegahan Tindak Pidana Korupsi, serta Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanggamus sebagai narasumber utama dan diikuti oleh seluruh pekerja PGE Area Ulubelu, 6 Juni 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor PGE Area Ulubelu tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat pemahaman dan kesadaran seluruh pekerja mengenai pentingnya penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam setiap aspek operasional perusahaan.

Dalam pemaparannya, Kepala Kejaksaan Negeri Tanggamus, Subari Kurniawan, S.H., M.H., menekankan bahwa penerapan GCG tidak hanya menjadi pedoman dalam menjalankan bisnis perusahaan, tetapi juga merupakan instrumen penting untuk meminimalkan risiko hukum, meningkatkan kepercayaan para pemangku kepentingan, serta menjaga keberlanjutan usaha.

“Good Corporate Governance harus dipahami dan diterapkan oleh seluruh insan perusahaan dalam setiap pengambilan keputusan maupun pelaksanaan pekerjaan. Kepatuhan terhadap regulasi dan prinsip-prinsip tata kelola yang baik merupakan bagian penting dalam menjaga kredibilitas perusahaan, mencegah terjadinya pelanggaran hukum, serta menciptakan lingkungan kerja yang profesional dan berintegritas,” ujar Subari.

Selain membahas prinsip-prinsip dasar GCG, sosialisasi juga mengangkat berbagai isu strategis terkait tindak pidana korupsi, gratifikasi, benturan kepentingan, penyalahgunaan wewenang, serta tanggung jawab hukum baik individu maupun korporasi. Melalui pemahaman yang lebih komprehensif, diharapkan seluruh pekerja semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam menjaga tata kelola perusahaan yang baik.

General Manager PGE Area Ulubelu, Edy Sudarmadi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus meningkatkan pemahaman pekerja terhadap aspek tata kelola, integritas, dan kepatuhan yang menjadi fondasi utama dalam menjalankan bisnis energi panas bumi secara berkelanjutan.

“Keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja operasional dan bisnis, tetapi juga dari bagaimana perusahaan menjalankan seluruh prosesnya secara transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh Perwira PGE Ulubelu memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya GCG dan kepatuhan hukum sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ungkap Edy.

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami berbagai aspek penerapan GCG serta memahami konsekuensi hukum yang dapat timbul akibat ketidakpatuhan terhadap regulasi. Antusiasme peserta mencerminkan tingginya kesadaran akan pentingnya integritas dan kepatuhan dalam mendukung operasional perusahaan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, PGE Area Ulubelu terus mendorong terciptanya budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, dan kepatuhan, sejalan dengan prinsip-prinsip Good Corporate Governance dalam mendukung pengelolaan energi panas bumi yang berkelanjutan.

Tentang PT Pertamina Geothermal Energy Tbk

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) merupakan bagian dari Subholding Power & New Renewable Energy (PNRE) PT Pertamina (Persero) yang bergerak di bidang eksplorasi, eksploitasi, dan produksi energi panas bumi. Saat ini, PGE mengelola 15 Wilayah Kerja Panas Bumi dengan kapasitas terpasang sebesar 1.932 MW, yang terdiri atas 727 MW yang dioperasikan dan dikelola langsung oleh PGE serta 1.205 MW yang dikelola melalui skema Kontrak Operasi Bersama.

Kapasitas terpasang panas bumi yang dikelola PGE berkontribusi sekitar 70% dari total kapasitas panas bumi nasional dan berpotensi mengurangi emisi karbon hingga sekitar 10 juta ton CO₂ per tahun.

Sebagai perusahaan energi hijau berkelas dunia (world class green energy company), PGE berkomitmen menciptakan nilai melalui optimalisasi pengelolaan potensi panas bumi secara menyeluruh, sekaligus mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan global menuju target net zero emission tahun 2060. PGE juga memiliki rekam jejak kinerja ESG yang kuat dengan raihan 18 penghargaan PROPER Emas sejak tahun 2011 hingga 2025 sebagai bentuk pengakuan atas komitmen perusahaan terhadap pengelolaan lingkungan dan keberlanjutan.

(SINDY)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top