Kompassidik.com – Tanjungpinang Kepadatan ruang tunggu di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang kembali menjadi sorotan masyarakat. Berdasarkan pantauan di lokasi, ruang tunggu dipenuhi pasien beserta keluarga yang menanti giliran mendapatkan pelayanan kesehatan.
Di tengah tingginya jumlah pasien, sejumlah warga menyampaikan keluhan kepada awak media.
Salah seorang pasien mengaku harus menunggu cukup lama untuk memperoleh pelayanan. Keluhan tersebut dinilai perlu menjadi perhatian manajemen rumah sakit agar kualitas pelayanan kepada masyarakat terus ditingkatkan.
Sebagai rumah sakit rujukan milik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, RSUD Raja Ahmad Tabib setiap hari menerima pasien dari berbagai kabupaten dan kota di Kepri.
Tingginya angka kunjungan memang berpotensi menyebabkan kepadatan, namun masyarakat berharap kondisi tersebut dapat diimbangi dengan sistem pelayanan yang lebih cepat, tertib, dan nyaman.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau telah mengalokasikan anggaran rehabilitasi gedung serta peningkatan sejumlah fasilitas RSUD Raja Ahmad Tabib pada tahun 2026.
Program tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki infrastruktur rumah sakit, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan bagi masyarakat.
Sejumlah kalangan menilai pembenahan tidak cukup hanya berfokus pada renovasi fisik bangunan.
Perbaikan sistem antrean, penambahan tenaga kesehatan sesuai kebutuhan, optimalisasi sarana pendukung, serta peningkatan standar pelayanan dinilai menjadi langkah penting agar waktu tunggu pasien dapat diminimalkan dan kualitas layanan semakin optimal.
Masyarakat berharap RSUD Raja Ahmad Tabib sebagai rumah sakit rujukan utama di Provinsi Kepulauan Riau mampu memberikan pelayanan yang cepat, profesional, humanis, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD Raja Ahmad Tabib belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi kepadatan ruang tunggu maupun keluhan pasien yang disampaikan kepada awak media.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat penjelasan resmi dari pihak rumah sakit sebagai bagian dari pemberitaan yang berimbang.












