20 Kepala Desa Se-Indonesia Ikuti Benchmarking Study Batch 6 ke Tiongkok, Banten Kirim 7 Perwakilan

Kompassidik.com – JAKARTA — Sebanyak 20 Kepala Desa terpilih dari berbagai wilayah di seluruh Indonesia mengikuti kegiatan Benchmarking Study Kepala Desa Batch 6 yang dilaksanakan ke Tiongkok. Kegiatan ini resmi dilepas dan diberikan pembekalan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi pada 8 September 2026, dengan dihadiri langsung oleh Menteri Desa H. Yandri Susanto, S.Pt., M.Pd., serta Wakil Menteri Desa Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A.

Para peserta berasal dari beragam daerah mulai dari Bengkulu, Kalimantan, Cilacap, Sumatera, Cianjur, hingga Ambon. Dari Provinsi Banten tercatat 7 orang Kepala Desa yang berangkat, mencakup perwakilan dari berbagai kabupaten/kota di wilayah provinsi tersebut. Salah satu delegasi yang mewakili Banten adalah Herman, Kepala Desa Majasari, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang.

“Kami hadir di sini bukan untuk berwisata, melainkan untuk belajar dan menyerap ilmu pengelolaan desa yang telah terbukti membawa kemajuan. Sebagai pemimpin desa, kami harus selalu terbuka pada hal-hal baru, namun tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal,” ungkap Herman.

Kegiatan Benchmarking Study ini bertujuan untuk mempelajari langsung model pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, dan kemajuan ekonomi desa di Tiongkok, yang nantinya dapat diadaptasi dan diterapkan di desa masing-masing. Para Kepala Desa akan berbagi pengalaman, menyerap praktik-praktik terbaik, serta membangun jejaring kerja sama yang bermanfaat bagi kemajuan desa di Indonesia.

“Apa yang kami pelajari nanti, akan kami kembalikan dan bagikan bukan hanya untuk Desa Majasari, tetapi untuk seluruh desa di Banten. Pembangunan itu tidak berdiri sendiri, melainkan berbagi dan tumbuh bersama. Semoga langkah ini menjadi teladan bahwa pemimpin desa harus terus belajar, berinovasi, dan senantiasa mengupayakan kesejahteraan bersama masyarakat,” lanjut Herman.

Kegiatan ini dinilai strategis sebagai sarana memperluas wawasan para pemangku kebijakan di tingkat paling bawah, agar mampu beradaptasi dan menerapkan inovasi dalam mengelola desa yang mandiri, maju, dan sejahtera. Semoga kehadiran para delegasi dari Banten dapat menjadi contoh dan rol model pembangunan desa yang berkelanjutan.

(Red)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Back to top