Berita  

Normalisasi Sungai Cidikit Rampung, Forwatu Banten Apresiasi Langkah Nyata PT SBJ dan Pemdes Bayah Barat

Kompassidik.com – LEBAK – Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten menyampaikan apresiasi tinggi atas selesainya pekerjaan normalisasi Sungai Cidikit di Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, yang dilakukan oleh PT Samudera Banten Jaya (PT SBJ). Pekerjaan sepanjang 1.500 meter dengan lebar sekitar 40 meter dan tanggul setinggi kurang lebih 5 meter itu berlangsung sejak Juli dan resmi rampung pada September 2026.

Normalisasi dilakukan untuk menangani pendangkalan akibat sedimentasi pasir dan batu yang menumpuk di sejumlah bagian sungai. Penanganan tersebut sekaligus diharapkan memperlancar aliran air dan mengurangi risiko luapan sungai ketika curah hujan tinggi. Atas selesainya pekerjaan tersebut, Kepala Desa Bayah Barat Usep Suhendar memberikan piagam penghargaan kepada PT SBJ sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan terhadap penanganan Sungai Cidikit.

Presidium Forwatu Banten, Arwan, menyambut baik kolaborasi yang terjalin antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan lingkungan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga.

“Langkah yang dilakukan PT SBJ ini menjadi contoh baik bagaimana perusahaan dapat hadir dan berkontribusi nyata bagi masyarakat sekitar, bukan sekadar beroperasi. Normalisasi Sungai Cidikit yang berangkat dari aspirasi masyarakat dan ditindaklanjuti dengan pekerjaan konkret adalah bentuk tanggung jawab sosial yang sesungguhnya,” ujar Arwan.

Menurut Arwan, keterbukaan PT SBJ terhadap aspirasi warga dan kesigapan pemerintah desa dalam menjembatani kebutuhan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program ini. Hal ini sangat kontras dengan banyak kasus di mana aspirasi warga justru diabaikan oleh pihak pengelola maupun instansi terkait.

“Kami sangat menghargai sikap terbuka PT SBJ. Kritik, masukan, dan aspirasi masyarakat didengar dan ditindaklanjuti, bukan diabaikan. Inilah pola kemitraan yang harus kita dorong terus. Manfaat yang dirasakan langsung oleh warga Bayah Barat menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik dapat mewujudkan kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Kepala Divisi Humas PT SBJ, Nurjaya Ibo, sebelumnya menyampaikan bahwa normalisasi berawal dari aspirasi masyarakat dan pemerintah desa yang menginginkan penanganan terhadap pendangkalan sungai.

“Normalisasi Sungai Cidikit ini berangkat dari aspirasi masyarakat. Sedimentasi pasir dan batu telah menyebabkan pendangkalan di beberapa bagian sungai. Karena itu, PT SBJ melakukan normalisasi sepanjang kurang lebih 1.500 meter. Pekerjaan dimulai sejak Juli dan Alhamdulillah selesai pada September 2026,” ujar Ibo.

Kepala Desa Bayah Barat, Usep Suhendar, mengapresiasi respons PT SBJ terhadap aspirasi masyarakat dan berharap kolaborasi serupa terus terjaga ke depannya.

Forwatu Banten berharap langkah positif ini dapat menjadi teladan bagi perusahaan lain di wilayah Banten untuk lebih peka terhadap aspirasi masyarakat dan turut aktif menjaga kelestarian lingkungan. Pihaknya juga mendesak agar hasil normalisasi ini terus dipantau dan dipelihara bersama oleh pemerintah desa, masyarakat, dan PT SBJ agar manfaatnya berkelanjutan.

“Jangan berhenti pada seremoni atau piagam. Yang terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat dan komitmen bersama untuk menjaga hasil pekerjaan ini. Sungai Cidikit adalah bagian dari kehidupan masyarakat Bayah, menjaganya harus menjadi kepedulian kita bersama,” pungkas Arwan.

Sampai berita ini diturunkan, PT SBJ menyatakan tetap membuka komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat apabila ditemukan kembali pendangkalan atau persoalan lain pada aliran Sungai Cidikit.

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!
Back to top