DPD KNTI Bintan Laksanakan Rembuk Nelayan Demi Tercapainya Hak Hak Asasi Manusia.

www.kompassidik.online-Rabu 20 November 2024 Tanjung Uban DPD KNTI Bintan ( Dewan Pengurus Daerah Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia ) yang diketuai oleh Syukur Hariyanto,S.IP lebih dikenal dengan Buyung Adly Melaksanakan kegiatan Rembuk Nelayan dalam rangka penguatan Basis dan terciptanya dialog bersama Pemerintah di provinsi Kepri. Ini semua dalam rangka menumbuhkan rasa peduli Pemerintah dan pihak Swasta terhadap perkembangan KNTI di kalangan generasi nelayan, pemuda,dan perempuan Nelayan di Kabupaten Bintan.

Acara yang berlangsung di Tanjung Talok Kecamatan Sri Kuala Lobam. Acara di buka oleh Asisten I Dr. H. Tengku Said Muhammad Arif Padila, S.Sos., M.Si mewakili Plt Gubernur Kepri. Dalam sambutan nya beliau mengatakan potensi laut di Kepri sangat besar karena luas lautan kita 96,4% maka jika dimanfaatkan dengan maksimal Kepri bisa lebih maju dari daerah lain dan nelayan bisa menuju jalan kesejahteraan. Pemprov Kepri juga banyak membuat program untuk nelayan salah satunya adalah Bpjs ketenaga kerjaan. Dalam acara hadir juga beberapa Pemerintah Provinsi Serta Aparat penegak hukum di wilayah provinsi Kepulauan Riau antara lain:
-Bakamla Pangkalan Batam
-Psdkp Provinsi Kepri
-Kasat Polairud Polres Bintan
-Syahbandar Tanjung Uban
-Pertamina Tanjung Uban
-Dinas Perikanan Bintan
-Dpw KNTI Provinsi Kepri
-Dpd KNTI Kota Batam
-Perwakilan PT BIIE Lobam
-Melayu Raya Bintan
-Seluruh nelayan di kabupaten Bintan. Dalam materi acara peserta begitu antusias dengan banyak memberikan pertanyaan kepada Nara sumber kusus nya sektor Budi daya dan perikanan tangkap dan keluhan sulit nya BBM bersubsidi apa yang di sampaikan di acara rembuk ini merupakan fakta fakta dengan kejadian saat ini yang terjadi di nelayan Kebupaten Bintan.

Tanggapan Pemerintah acara KNTI ini sangat bagus perlu menjadi percontohan bagi ormas lain karena dengan acara begini masyarakat dapat tersosialisasikan lewat wadah KNTI. Para peserta yang hadir di kegiatan ini menyampikan sangatlah bermanfaat kegiatan ini dan harus dilakukan secara terus menerus agar terciptanya rasa perhatian dan pengetahuan pemerintah apa yang menjadi keluhan nelayan pada generasi muda generasi penerus pangan bergizi.

Kami cinta profesi kami , cinta akan tanah air kami kata pak Karim seorang nelayan berusia 60 tahun yang mampu menyekolahkan anak anak nya sampai sarjana lewat hasil Kelong.Kegiatan ini harus bisa dilaksanakan setiap tahun agar generasi memahami makna dari kata kata Nelayan atau profesi nelayan karena nelayan itu terhormat kata salah satu peserta pemuda nelayan bernama Marcel .(Buy)

\ Get the latest news /

Editor: BungBuy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top