Apresiasi Buat Bapak Kartono Melampaui Zaman, Terlupakan Zaman: Bapak Kartono, Tokoh Jenius yang Layak Diberi Tempat di Sejarah
- account_circle Jurnalis Tpi, Bintan, Batam
- calendar_month Senin, 23 Jun 2025
- visibility 1
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kompassidik.onlineBatam Jurnalis muda yang aktif di media online nasional mengangkat kembali nilai-nilai sejarah dan kebangsaan, menyampaikan apresiasi mendalam terhadap sosok RM Panji Sosrokartono, atau yang lebih dikenal sebagai Bapak Kartono.
“Beliau adalah sosok yang melampaui zamannya, tapi ironisnya dilupakan oleh bangsanya sendiri. Saatnya Indonesia kembali menoleh kepada orang-orang seperti Bapak Kartono, yang dengan kecerdasan dan keikhlasannya membela bangsa ini tanpa pamrih,” ujar Ravi, Senin (23/6).
Kartono adalah kakak kandung RA Kartini, seorang cendekiawan luar biasa yang fasih 27 bahasa asing dan 10 bahasa daerah. Ia tercatat sebagai pribumi pertama yang kuliah di Universitas Leiden, Belanda, dan sempat menjadi koresponden perang untuk The New York Herald saat Perang Dunia I.
Tak hanya itu, Kartono juga ditunjuk sebagai penerjemah utama Liga Bangsa-Bangsa (sebelum PBB berdiri), menunjukkan keunggulannya dalam diplomasi dan linguistik di panggung dunia.
Meski bisa hidup sebagai bangsawan atau elit global, Kartono memilih pulang ke Indonesia, hidup sederhana di Bandung, membuka klinik pengobatan rakyat “Darussalam”, dan mengabdi diam-diam hingga wafat tahun 1951.
“Kartono bukan hanya sosok jenius, tapi juga teladan moral dan kerendahan hati. Sudah saatnya bangsa ini mengangkat kembali namanya, bukan sekadar di museum, tapi juga dalam narasi pendidikan nasional,” tambah Ravi.
Purnama News mendukung penuh setiap upaya pelestarian sejarah yang adil dan bermartabat — agar generasi muda tak tumbuh tanpa tahu siapa yang seharusnya diteladani.
- Penulis: Jurnalis Tpi, Bintan, Batam

Saat ini belum ada komentar