Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » Bertumbuh Bareng: Filosofi Gilang Margi Membangun Bisnis dari Keterbatasan

Bertumbuh Bareng: Filosofi Gilang Margi Membangun Bisnis dari Keterbatasan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Di tengah era digital yang penuh dengan ambisi personal dan pencitraan kesuksesan instan, Gilang Margi Nugroho memilih jalan yang berbeda. Ia bukan sekadar membangun bisnis, tapi membangun rumah besar untuk tumbuh bersama. Rumah itu bernama Gudang Parfum Import, sebuah ekosistem yang lahir dari kegagalan, dibesarkan dengan kerja keras, dan dirawat dengan niat tulus untuk memberdayakan.

Dari Kontrakan, Bukan Konglomerat

Gilang hidup di kontrakan selama 27 tahun. Ia tidak punya warisan bisnis, tidak pula memulai dengan koneksi elit. Semuanya dibangun dari bawah. Ia pernah jual gorengan, casing HP, makanan ringan—bukan karena gaya, tapi karena kebutuhan.

Sebelum parfum, Gilang sempat sukses di bisnis kuliner “Kepiting Nyinyir”. Lima cabang, belasan karyawan, dan omset yang menjanjikan. Namun, pandemi meluluhlantakkan semuanya. Ia kembali ke titik nol.

Parfum: Bukan Produk, Tapi Peluang

Dari reruntuhan harapan, Gilang melihat satu cahaya: parfum. Bukan semata soal wanginya, tapi soal karakternya—mudah dijual, dibutuhkan berulang, dan bisa jadi pintu masuk siapa pun ke dunia bisnis.

Namun yang membedakan Gilang adalah: ia tidak berhenti pada menjual produk. Ia membangun sistem.

Gudang Parfum Import: Ekosistem yang Saling Mengangkat

Model bisnis Gudang Parfum Import tidak dibangun seperti reseller konvensional. Dengan modal Rp1,8 juta, siapa pun bisa ikut. Tapi Gilang tidak ingin sekadar ramai di angka. Ia membentuk kurikulum, bimbingan, materi, dan support yang membuat para reseller—dari ibu rumah tangga sampai korban PHK—benar-benar merasa dibesarkan.

Tidak ada sistem ranking. Tidak ada tekanan target. Yang ada hanyalah filosofi: kalau kamu naik, yang lain harus ikut naik.

Selama setahun pertama, Gilang tidak mengambil gaji. Semua profit diputar untuk sistem dan ekspansi. Hari ini, omzet puluhan juta per hari bukan lagi angka mimpi. Tapi lebih penting dari itu, ada ratusan reseller yang mengubah hidup mereka: bisa sekolahin anak, beliin motor suami, bahkan nyekolahin adik.

Bisnis Bukan Buat Gagah-Gagahan

“Bisnis bukan buat keren-kerenan, tapi buat jadi kendaraan bareng-bareng,” ujar Gilang.

Ia menolak menjual mimpi palsu. Yang ia tawarkan adalah ketekunan, keberanian, dan kerendahan hati untuk belajar dari kegagalan. Ia ingin orang-orang berhenti mengejar bisnis yang ‘cuan cepat’, dan mulai mencari bisnis yang bisa diajak tumbuh bersama.

Karena menurut Gilang, pertanyaan penting dalam membangun usaha bukan “berapa untungnya?”, tapi: “siapa yang bisa ikut tumbuh bersama kita?”

\ Get the latest news /

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelabuhan Bima Catat Pertumbuhan Arus Penumpang Selama Nataru

    Pelabuhan Bima Catat Pertumbuhan Arus Penumpang Selama Nataru

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Bima, Januari 2026 – PT Pelindo Multi Terminal (SPMT) Branch Bima Badas mencatatkan performa positif dalam melayani arus balik enumpang pada masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru 2025/2026). Arus penumpang tercatat mulai 10 Desember 2025 hingga 9 Januari 2026 (H-15 s.d H+15) di Pelabuhan Bima mengalami kenaikan sebesar 14,82%. Total penumpang yang […]

  • Komandan Lanal Bandung Hadiri AKS TNI Angkatan Laut Tahun 2025

    Komandan Lanal Bandung Hadiri AKS TNI Angkatan Laut Tahun 2025

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • account_circle Hera Altien Syam
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompassidik.com Bandung — Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Bandung Kolonel Laut (P) Erfan Indra Darmawan, S.E., M.Tr.Hanla., M.M., CIQaR., menghadiri Apel Komandan Satuan (AKS) TNI Angkatan Laut Tahun 2025 di Graha Samudera Bumimoro Surabaya, Rabu (3/12/2025). Apel Dansat TNI AL ini dihadiri oleh seluruh Komandan Satuan Operasional, Komandan Satuan Pembinaan, dan Komandan Pangkalan TNI […]

  • Properti Tanpa Aset: Cara Ferry Reviandy Menyulap Ruang Kosong Jadi Mesin Uang

    Properti Tanpa Aset: Cara Ferry Reviandy Menyulap Ruang Kosong Jadi Mesin Uang

    • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 7
    • 0Komentar

    Ketika mayoritas orang mulai menarik diri dari dunia properti karena dianggap terlalu mahal, terlalu rumit, dan minim hasil, Ferry Reviandy justru melangkah masuk—bukan dengan cara konvensional, tapi dengan pendekatan yang jauh lebih ringan: tanpa memiliki aset, tanpa membangun dari nol, dan tanpa utang bank. Ferry tidak mencari tanah. Ia mencari celah. Dari Mimpi Pasif Income […]

  • OIC Youth Indonesia Gelar Iftar Bersama Pemimpin, Diplomat, dan Visioner Muda Menguatkan Solidaritas Global dan Pemberdayaan Komunitas di Bulan Ramadan

    OIC Youth Indonesia Gelar Iftar Bersama Pemimpin, Diplomat, dan Visioner Muda Menguatkan Solidaritas Global dan Pemberdayaan Komunitas di Bulan Ramadan

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    OIC Youth Indonesia menggelar iftar di Jakarta (18/3) untuk mempererat solidaritas global, dihadiri pemimpin muda, diplomat, dan pejabat, termasuk Ir. H. Ahmad Riza Patria, M.B.A. serta perwakilan dari berbagai negara. Acara ini menyoroti peran pemuda dalam pembangunan dan kontribusi kemanusiaan Indonesia. Jakarta, 18 Maret 2025 – OIC Youth Indonesia menggelar acara iftar bertema “Empowering Communities […]

  • BREAKING NEWS : Banjir di Lampung, 2.181 Rumah Terendam Banjir, 3 Warga Meninggal

    BREAKING NEWS : Banjir di Lampung, 2.181 Rumah Terendam Banjir, 3 Warga Meninggal

    • calendar_month Minggu, 23 Feb 2025
    • account_circle Dadang Hariansyah
    • visibility 1
    • 0Komentar

    BANDAR LAMPUNG, KOMPASSIDIK.ONLINE – Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (21/2/2025) malam hingga Sabtu pagi menyebabkan banjir di 3 Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung. Sebanyak 2.181 rumah terendam, dan tiga warga dilaporkan meninggal dunia akibat bencana ini. Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, menyampaikan bahwa banjir melanda beberapa wilayah, yakni Kota Bandar Lampung, Kabupaten Lampung […]

  • Integrasi dengan Commuter Line Dongkrak Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek di Stasiun Dukuh Atas dan Cikoko

    Integrasi dengan Commuter Line Dongkrak Pertumbuhan Pengguna LRT Jabodebek di Stasiun Dukuh Atas dan Cikoko

    • calendar_month Senin, 22 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan signifikan jumlah pengguna di stasiun integrasi dengan Commuter Line. Sepanjang 1 Januari hingga 14 September 2025, Stasiun Dukuh Atas BNI melayani 2,96 juta pengguna tap in (naik 32,3%) dan 2,65 juta tap out (naik 26,8%), sementara Stasiun Cikoko mencatat 1,53 juta pengguna tap in (naik 34,8%) dan 1,55 juta tap out […]

expand_less PAGE TOP