Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » Properti Tanpa Aset: Cara Ferry Reviandy Menyulap Ruang Kosong Jadi Mesin Uang

Properti Tanpa Aset: Cara Ferry Reviandy Menyulap Ruang Kosong Jadi Mesin Uang

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 14 Jul 2025
  • visibility 4
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ketika mayoritas orang mulai menarik diri dari dunia properti karena dianggap terlalu mahal, terlalu rumit, dan minim hasil, Ferry Reviandy justru melangkah masuk—bukan dengan cara konvensional, tapi dengan pendekatan yang jauh lebih ringan: tanpa memiliki aset, tanpa membangun dari nol, dan tanpa utang bank.
Ferry tidak mencari tanah. Ia mencari celah.

Dari Mimpi Pasif Income ke Realita Tekor Setiap Bulan

Di tahun 2011, Ferry adalah karyawan biasa dengan impian yang sangat umum: punya kos-kosan. Di bayangannya, properti itu akan memberinya penghasilan pasif tiap bulan tanpa perlu dijaga, dikelola, apalagi dipusingkan.

Namun kenyataannya? Jauh dari itu.

Setelah berhasil membeli satu unit dengan bantuan KPR, Ferry mulai menyewakannya. Tapi pemasukan dari penyewa justru habis untuk bayar cicilan, listrik, air, perbaikan, dan kebutuhan lain yang muncul silih berganti. Alih-alih untung, Ferry hanya mencicipi margin tipis yang tidak cukup untuk berkembang.

Dari Kepemilikan ke Kemitraan

Lelah dengan model yang hanya berjalan di tempat, Ferry bertanya: Apakah harus punya properti sendiri untuk dapat penghasilan dari properti?

Di situlah titik balik dimulai.

Alih-alih membeli lebih banyak aset, ia mulai berpikir untuk memanfaatkan aset milik orang lain—dengan sistem bagi hasil. Ia menawarkan skema kerja sama kepada para pemilik ruko atau bangunan kosong yang tidak terpakai. Yang ia tawarkan bukan hanya penyewa, tapi manajemen profesional dan arus kas rutin.

Setelah banyak penolakan dan berbulan-bulan tanpa hasil, satu pemilik setuju. Dan dari situlah sistem bisnis baru lahir.

Satu Meja, Banyak Uang

Ferry tidak lagi menyewakan kamar per bulan. Ia menyewakan meja per jam.

Working space yang ia kelola bisa menampung banyak penyewa dalam sehari. Ruang yang sebelumnya kosong jadi sibuk, produktif, dan menghasilkan. Pemilik properti senang karena bangunannya tidak terbengkalai, Ferry pun dapat keuntungan tanpa utang.

Modelnya simpel: pemilik properti siapkan tempat dan sedikit renovasi, Ferry kelola operasional. Profit dibagi sesuai kesepakatan.

Dalam waktu singkat, model ini terbukti lebih fleksibel dan adaptif dibandingkan kos-kosan tradisional.

Pandemi Jadi Ujian, Bukan Akhir

Ketika pandemi melanda dan properti-properti konvensional lumpuh, bisnis Ferry justru tetap berjalan. Memang ada penurunan, tapi tidak drastis. Mengapa?

Karena klien working space-nya adalah para pelaku bisnis yang tetap butuh tempat kerja. Fleksibilitas sistem harian dan mingguan membuat ruang kerja bersama tetap relevan bahkan di tengah krisis.

“Bukan cuma ruang, yang saya tawarkan adalah sistem kerja yang bisa diakses siapa saja tanpa beban kepemilikan,” ujar Ferry.

Membangun Bisnis Properti Tanpa Properti

Kini Ferry mengelola tiga brand working space di beberapa kota besar. Ia juga aktif mengembangkan sistem kemitraan dan pelatihan bisnis agar siapa pun bisa memulai bisnis properti tanpa harus memiliki properti.

Sistemnya bisa diikuti oleh karyawan, ibu rumah tangga, atau siapa pun yang ingin berbisnis properti tapi tidak punya modal besar. Dengan pendekatan kemitraan dan sistem arus kas, Ferry mengubah properti dari beban jadi peluang.

Properti Bukan Mati, Hanya Butuh Cara Baru

Di mata Ferry, properti bukan soal punya atau tidak. Tapi soal bagaimana cara menghasilkan dari properti itu.

“Banyak orang stuck karena mikir harus punya dulu baru bisa jalan. Padahal kalau kita mau berpikir lebih fleksibel, ada banyak jalan lain,” ujarnya.

Sementara banyak orang sibuk mencari modal besar, Ferry sibuk membangun sistem. Dan dari situlah semua mulai berubah.

\ Get the latest news /

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Masa Depan AI: Kolaborasi Telkom Indonesia, Alibaba Cloud, dan Komunitas Python Indonesia

    Membangun Masa Depan AI: Kolaborasi Telkom Indonesia, Alibaba Cloud, dan Komunitas Python Indonesia

    • calendar_month Jumat, 21 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Membangun Masa Depan AI: Kolaborasi Telkom Indonesia, Alibaba Cloud, dan Komunitas Python Indonesia Ruangan dipenuhi energi kreatif, diskusi hangat tentang algoritma, dan ide-ide yang mengalir layaknya kopi hangat di pagi hari. Inilah suasana Community Meetup Maret: Build and Implement AI to Deliver the Perfect Product, yang digelar oleh Program Indigo Telkom Indonesia bersama Alibaba Cloud, […]

  • Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

    Jaga Keberkahan Ramadan, KAI Divre I Sumut Larang Vandalisme dan Ajak Masyarakat Hindari Ngabuburit di Jalur KA

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    KAI Divre I Sumatera Utara mengajak masyarakat menjaga keselamatan perjalanan kereta dengan menghentikan vandalisme dan tidak beraktivitas di jalur rel selama Ramadan. Langkah ini penting untuk melindungi keselamatan bersama serta memastikan operasional KA tetap aman dan lancar. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam […]

  • Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR

    Sulit Bedakan Penyebab Demam, Prodia Hadirkan Pemeriksaan Arbovirus Multiplex PCR

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Demam masih menjadi salah satu keluhan kesehatan yang paling sering dialami masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah tropis. Namun, gejala seperti demam, nyeri otot, nyeri sendi, atau ruam kulit seringkali memiliki penyebab yang serupa, sehingga sulit dibedakan hanya berdasarkan gejala klinis. Kondisi ini kerap menyebabkan ketidakpastian dalam penanganan, bahkan tidak jarang pasien harus menjalani pemeriksaan […]

  • MLV Teknologi dan Extron Electronics Kolaborasi untuk Ciptakan Solusi Smart Office

    MLV Teknologi dan Extron Electronics Kolaborasi untuk Ciptakan Solusi Smart Office

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Summary: MLV Teknologi, penyedia solusi teknologi terkemuka di Indonesia, mengumumkan kerjasama dengan Extron Electronics untuk menghadirkan solusi smart office yang inovatif. Kemitraan ini bertujuan untuk membantu perusahaan mengatasi tantangan operasi di era digital dengan meningkatkan produktivitas, kolaborasi, dan efisiensi. Melvin Halpito, Managing Director MLV Teknologi, menekankan pentingnya smart office dalam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung […]

  • KAI Hadirkan Promo “Silaturahmi Mudik Lebaran” dengan Diskon 25% untuk Perjalanan Mudik Lebih Hemat

    KAI Hadirkan Promo “Silaturahmi Mudik Lebaran” dengan Diskon 25% untuk Perjalanan Mudik Lebih Hemat

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Dalam rangka musim Lebaran 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menghadirkan promo spesial bertajuk “Silaturahmi Mudik Lebaran”. Promo ini memberikan potongan harga sebesar 25% bagi pelanggan untuk pembelian tiket pada periode 4-11 April 2025 dan periode keberangkatan pada 7-11 April 2025. Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengatakan bahwa promo ini merupakan wujud komitmen […]

  • Bertemu Para Ketua Umum KADIN Provinsi, Bamsoet Dorong KADIN Indonesia Sebagai Kekuatan Ekonomi Sejajar Dengan Kekuatan Politik

    Bertemu Para Ketua Umum KADIN Provinsi, Bamsoet Dorong KADIN Indonesia Sebagai Kekuatan Ekonomi Sejajar Dengan Kekuatan Politik

    • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
    • account_circle Husaeri
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kompassidik.online – JAKARTA  – Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bambang Soesatyo menuturkan revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang KADIN adalah langkah strategis yang harus dilakukan untuk memperkuat peran KADIN Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Penguatan kelembagaan KADIN lndonesia, […]

expand_less PAGE TOP