Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Chhavi Rajawat: Membangun Sistem Pangan yang Inklusif dan Tangguh dari Akar Rumput

Chhavi Rajawat: Membangun Sistem Pangan yang Inklusif dan Tangguh dari Akar Rumput

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, 8 Agustus 2025 — Bertempat di Hotel JW Marriott, Jakarta, acara Jakarta Futures Forum 2025 mempertemukan para pemimpin, pakar, dan pemikir dari seluruh dunia untuk membahas masa depan kerja sama global di kawasan Indo-Pasifik. Forum tahun ini mengangkat tema “Securing Seas, Strengthening Cooperation”, dengan fokus pada ketahanan maritim, keamanan ekonomi, hingga transformasi sistem pangan. Dalam salah satu sesi penting bertajuk “Seeds of Change: Rethinking Food Security in the Indo-Pacific”, Chhavi Rajawat, pemimpin komunitas dan pendidik dari India, tampil sebagai salah satu pembicara kunci yang menyuarakan perspektif akar rumput dalam membangun sistem pangan yang adil dan tangguh.

Dengan penuh semangat, Chhavi Rajawat — mantan kepala desa dari negara bagian Rajasthan, India — berbicara tentang tantangan dan harapan dalam membangun ketahanan pangan yang inklusif dan berkelanjutan di kawasan Indo-Pasifik. Dalam sesi panel dan wawancara eksklusif, ia menyoroti pentingnya pendekatan berbasis komunitas, literasi teknologi, serta keterlibatan generasi muda untuk menjawab tantangan pertanian di masa depan.

Petani Kecil Bukan Sekadar Penerima Manfaat

Chhavi menekankan bahwa petani kecil bukan hanya penerima bantuan, tetapi harus dilihat sebagai rekan pencipta sistem pangan. “Merekalah yang sebenarnya memberi makan kita semua, mereka bukan sekadar penerima manfaat, tetapi pilar dari ketahanan pangan nasional dan bahkan global,” tegasnya.

Pemerintah India, menurut Chhavi, telah mendorong terbentuknya Farmer Producer Organizations (FPO) serta kelompok swadaya perempuan di sektor pertanian. Inisiatif-inisiatif ini membantu memperkuat peran komunitas dan mengintegrasikan inovasi seperti drone dan teknologi presisi dalam praktik pertanian.

Teknologi, Anak Muda, dan Perubahan Pola Pikir

Dalam wawancaranya, Chhavi berbagi keprihatinan bahwa anak-anak muda semakin enggan terjun ke pertanian, karena dianggap tidak prospektif secara ekonomi maupun sosial. Untuk mengubah persepsi ini, ia mendirikan sebuah perguruan tinggi perempuan di pedesaan India yang mengajarkan ilmu pertanian, teknologi digital, dan kesadaran iklim sejak dini.

“Banyak yang menganggap bekerja dengan tanah itu ‘kotor’ dan bukan pekerjaan terhormat, padahal tanpa petani, siapa yang memberi makan dunia?” katanya. Ia meyakini bahwa dengan memberikan literasi digital, finansial, dan pertanian yang tepat, kaum muda dapat melihat pertanian sebagai jalur karir yang bermakna dan berkelanjutan.

Dari Kalori ke Nutrisi: Transformasi Kebijakan Pangan

Chhavi juga menyoroti transformasi pendekatan India dari sekadar distribusi kalori ke pemberian pangan bergizi. Dalam program seperti midday meal, India berhasil menjadikan makanan sebagai insentif ke sekolah, sekaligus sebagai alat untuk memperbaiki status gizi anak-anak di wilayah tertinggal.

Ia mengapresiasi program serupa yang sedang berjalan di Indonesia dan mendorong kolaborasi lintas negara untuk saling belajar dan memperkuat satu sama lain. “Kita punya identitas peradaban yang serupa. Maka alangkah baiknya kita tidak menunggu pengaruh Barat, tetapi menulis bab kita sendiri,” ujarnya dalam sesi panel.

Kebijakan Kolektif untuk Tantangan Global

Saat ditanya tentang kebijakan konkret yang dapat memperkuat kerja sama pangan regional, Rajawat menolak memberikan satu jawaban tunggal. Sebaliknya, ia mengusulkan:

• Integrasi pertanian regeneratif, manajemen air, dan kesehatan tanah dalam kebijakan.

• Mendorong petani sebagai pencipta, bukan sekadar penerima subsidi.

• Membangun sistem data dan peringatan dini berbasis teknologi untuk mengantisipasi krisis pangan.

• Menyusun jaringan keamanan nasional dan regional untuk merespons dampak perubahan iklim.

• Membangun koridor perdagangan digital lintas negara untuk memantau dan mengamankan distribusi pangan berbasis kepercayaan.

Saatnya Kawasan Bergerak Bersama

Chhavi Rajawat menutup dengan seruan agar negara-negara di Indo-Pasifik saling melengkapi, bukan bersaing. “Kita bisa saling mengisi. Satu daerah menghasilkan beras, daerah lain kacang-kacangan. Jangan abaikan kearifan lokal demi kepentingan ekspor sesaat,” ujarnya.

Dengan gaya bicara yang hangat, lugas, namun penuh prinsip, Rajawat membawa suara akar rumput ke panggung internasional — mengingatkan bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan pasar dan teknologi, tapi soal keadilan, solidaritas, dan masa depan bersama.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Akuntabel, Lantamal IX Ambon Raih Predikat Terbaik II Kategori UAPPA-W Kecil Oleh Kementerian Keuangan

    Dinilai Akuntabel, Lantamal IX Ambon Raih Predikat Terbaik II Kategori UAPPA-W Kecil Oleh Kementerian Keuangan

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Hera Altien Syam
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kompassidik.Online Ambon — Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon Brigjen TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M., terima Sertifikat Penghargaan Terbaik II oleh Kementrian Keuangan, bertempat di Kantor Kanwil DjPb Provinsi Maluku, Rabu(25/06/2025). Penilaian Laporan Keuangan Kementerian atau Lembaga (LKKL) adalah proses evaluasi terhadap laporan keuangan yang disusun oleh kementerian atau lembaga untuk memastikan keandalan […]

  • KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Ketentuan Barang Bawaan dan Imbauan Menjaga Keamanan Barang Pribadi Untuk Kenyamanan Bersama

    KAI Daop 8 Surabaya Ingatkan Ketentuan Barang Bawaan dan Imbauan Menjaga Keamanan Barang Pribadi Untuk Kenyamanan Bersama

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan perjalanan bagi seluruh penumpang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mengingatkan kembali pelanggan untuk mematuhi aturan barang bawaan, serta mengimbau agar menjaga keamanan barang pribadi untuk mencegah barang tertinggal maupun tertukar selama perjalanan menggunakan kereta api. Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa […]

  • Energy Academy Luncurkan Training POPAL: Mewujudkan Pengolahan Air Limbah Berkelanjutan bagi Industri

    Energy Academy Luncurkan Training POPAL: Mewujudkan Pengolahan Air Limbah Berkelanjutan bagi Industri

    • calendar_month Minggu, 16 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Di tengah meningkatnya aktivitas industri, pengelolaan air limbah menjadi salah satu aspek vital yang harus mendapatkan perhatian serius. Pengolahan air limbah yang tidak efektif tidak hanya berdampak pada kerusakan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu keberlangsungan operasional perusahaan. Oleh karena itu, penting bagi setiap pelaku industri untuk memiliki tenaga kerja yang kompeten dalam mengelola dan mengoperasikan […]

  • Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih Serahkan Zakat di Istana Negara

    Presiden Prabowo dan Kabinet Merah Putih Serahkan Zakat di Istana Negara

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2026
    • account_circle Husaeri
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompassidik.com – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyerahkan zakat kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam sebuah acara yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/03/2026). Setibanya di Istana Negara, Presiden Prabowo menuju salah satu konter zakat dan menyerahkan zakatnya dengan proses ijab kabul pembayaran zakat. Penyerahan zakat tersebut turut diikuti oleh Wakil Presiden Gibran […]

  • TINJAU RUMAH REHABILITASI DAN TEMUI JAJARAN, SESTAMA DORONG PENGUATAN KOMITMEN P4GN DI BENGKULU

    TINJAU RUMAH REHABILITASI DAN TEMUI JAJARAN, SESTAMA DORONG PENGUATAN KOMITMEN P4GN DI BENGKULU

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • account_circle Husaeri
    • visibility 0
    • 0Komentar

    kompassidik.com – Jakarta – Sekretaris Utama Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (Sestama BNN RI), Tantan Sulistyana, melakukan kunjungan kerja ke Rumah Rehabilitasi BNN Provinsi Bengkulu, Senin (17/11). Kunjungan ini menjadi bagian dari rangkaian agenda kerjanya di Bengkulu sebelum bertemu dengan seluruh jajaran BNN Provinsi Bengkulu. Di Rumah Rehabilitasi yang terletak di Jalan Sukamaju, Padang Serai, […]

  • Dua Warga Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon Di Sidang Tipiring Akibat Mereka Menjual Miras Secara Ilegal Di Wilayah Hukum Polsek Arjawinangun

    Dua Warga Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon Di Sidang Tipiring Akibat Mereka Menjual Miras Secara Ilegal Di Wilayah Hukum Polsek Arjawinangun

    • calendar_month Kamis, 29 Agt 2024
    • account_circle Sendi Eka Kurniawan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompasaidik.Online, Kabupaten Cirebon – Penjual minuman keras (miras) di dua tempat berbeda di wilayah hukum Polsek Arjawinangun yaitu di wilayah Desa Tegalgubug dan Satu lagi di Desa Kebonturi Kecamatan Arjawinangun, menjalani sidang tindak pidana ringan di pengadilan Negeri (PN) Sumber Cirebon pada hari rabu tanggal 28 Agustus 2024, sekira jam 15.00 Wib s.d Selesai. Sidang […]

expand_less