Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » Dubes India Desak Pemeriksaan Ulang terhadap Vonis Hukuman Mati Tiga Warganya di Indonesia

Dubes India Desak Pemeriksaan Ulang terhadap Vonis Hukuman Mati Tiga Warganya di Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 12 Jul 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta — Tiga warga negara India, Raju Muthukumaran (38), Selvadurai Dinakaran (34), dan Govindhasamy Vimalkandhan (45), menghadapi ancaman hukuman mati setelah Pengadilan Tinggi menguatkan vonis yang sebelumnya dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Tanjung Balai Karimun. Ketiganya ditangkap di atas kapal kargo Legend Aquarius berbendera Singapura di perairan Pulau Karimun, Kepulauan Riau, pada 14 Juli 2024 lalu.

Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty, pada Sabtu (12/7), menyampaikan bahwa pemerintah India mendesak otoritas hukum Indonesia untuk melakukan pemeriksaan ulang atas proses hukum tersebut, karena ditemukan sejumlah kejanggalan dalam penyelidikan.

“Kami memiliki keyakinan penuh terhadap sistem peradilan Indonesia. Namun kami percaya bahwa proses hukum yang benar harus dijalankan. Ada beberapa ketidakkonsistenan dalam penyelidikan, dan bukti-bukti penting seperti rekaman ponsel belum diperiksa,” ujar Dubes Sandeep.

Ia menekankan bahwa hukuman mati adalah vonis yang sangat berat dan hanya boleh dijatuhkan dalam kasus paling luar biasa, dengan bukti yang benar-benar tak terbantahkan. “Dalam kasus ini, kami meminta agar semua bukti ditinjau kembali. Semua saksi, termasuk kapten kapal dan kru lainnya, harus diperiksa secara menyeluruh, karena hal ini belum dilakukan dalam proses sebelumnya,” tegasnya.

Meskipun telah dilakukan berbagai upaya hukum, Pengadilan Tinggi tetap menguatkan vonis hukuman mati terhadap ketiganya pada 20 Juni 2025. Kasus ini pun menuai perhatian besar di India dan di kalangan pemantau hak asasi manusia internasional karena dugaan pelanggaran prosedur hukum.

Latar Belakang Kasus

Ketiga warga India tersebut adalah pekerja berpengalaman di industri pelayaran di Singapura. Mereka direkrut oleh seorang warga Singapura bernama Sekhar untuk membawa kapal Legend Aquarius menuju Australia. Karena memiliki keahlian teknis yang sesuai, mereka ditawari upah lebih tinggi dari pekerjaan tetap mereka.

Mereka bergabung dengan kapal tersebut di Johor, Malaysia, pada 10 Juli 2024 dan membantu proses pengisian logistik kapal. Namun, pada 13 Juli, saat kapal memasuki wilayah perairan Indonesia, aparat Indonesia menaiki kapal dan menangkap mereka atas tuduhan penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 106 kg.

Dalam kunjungan konsuler yang dilakukan oleh Konsulat Jenderal India di Medan dan Kedutaan Besar India di Jakarta pada Mei 2025, berbagai kekhawatiran serius diungkapkan terkait kejanggalan proses hukum terhadap ketiga warga tersebut.

Mereka dilaporkan dipaksa menandatangani dokumen dalam bahasa Indonesia tanpa penerjemahan memadai, bahkan tidak diizinkan mencantumkan tanggal pada dokumen tersebut.

Persidangan pun menuai kritik karena dianggap tidak memenuhi standar keadilan internasional. Tidak tersedia penerjemah yang memadai, sehingga komunikasi antara terdakwa dengan hakim, jaksa, maupun kuasa hukum menjadi sangat terbatas.

Hal yang paling disorot adalah tidak hadirnya kapten kapal dan kepala kamar mesin—dua sosok penting yang seharusnya menjadi saksi kunci—dalam persidangan. Tidak ada satu pun awak kapal selain ketiga WNI tersebut yang dijadikan tersangka atau diperiksa, termasuk mereka yang bertanggung jawab atas logistik dan muatan kapal.

Lebih lanjut, tidak dilakukan pemeriksaan medis usai penangkapan dan sebelum pengambilan pernyataan, menambah kekhawatiran bahwa terjadi tekanan atau perlakuan tidak manusiawi terhadap para terdakwa.

Persimpangan Hukum dan Diplomasi

Kasus ini memunculkan pertanyaan serius mengenai perlakuan terhadap warga negara asing dalam sistem hukum Indonesia, terutama dalam kasus narkotika yang berisiko tinggi. Ini juga menjadi pengingat pentingnya penegakan hak-hak dasar, mulai dari akses penerjemah, pemeriksaan medis, hingga kehadiran saksi kunci dalam sidang pidana yang mengancam nyawa.

Duta Besar Chakravorty menegaskan bahwa pemerintah India terus melakukan segala upaya diplomatik dan hukum untuk memastikan ketiga warganya mendapat proses hukum yang adil dan manusiawi.

“Kami terus berupaya melakukan perlindungan hukum dan diplomatik agar keadilan ditegakkan sesuai dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia,” pungkasnya.

Dengan meningkatnya perhatian dari komunitas internasional, para pengamat dan organisasi HAM diperkirakan akan terus memantau kasus ini dan mendesak pemerintah Indonesia untuk mempertimbangkan kembali jalannya proses hukum terhadap ketiga terdakwa.

\ Get the latest news /

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perayaan HUT BRI ke-130, BO Ciputat Gelar Potong Tumpeng Penuh Kebersamaan

    Perayaan HUT BRI ke-130, BO Ciputat Gelar Potong Tumpeng Penuh Kebersamaan

    • calendar_month Sabtu, 3 Jan 2026
    • account_circle Hera Altien Syam
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompassidik.com Ciputat — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bank Rakyat Indonesia (BRI) ke-130, BRI Branch Office (BO) Ciputat menggelar acara potong tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan panjang BRI dalam melayani masyarakat Indonesia. Kegiatan potong tumpeng ini berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, diikuti oleh seluruh insan BRI BO Ciputat. Momentum ini dimanfaatkan […]

  • Perjalanan 5 Tahun WateryNation untuk Membangun Kesadaran Air Bersih sejak Sang Pendiri Berusia 16 Tahun

    Perjalanan 5 Tahun WateryNation untuk Membangun Kesadaran Air Bersih sejak Sang Pendiri Berusia 16 Tahun

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    WateryNation berdiri pada tahun 2020, diprakarsai oleh Arfiana Maulina saat berusia 16 tahun. Berawal dari inisiatif Thirst Project SMAN 36 Jakarta, WateryNation lahir sebagai gerakan edukasi air bersih yang fokus mengajak anak muda menjaga sumber daya air. Minimnya dukungan di sekolah tak menyurutkan langkah Arfiana untuk membawa gerakan ini hingga skala nasional. Pada 2021, WateryNation […]

  • Rekomendasi Ngabuburit Seru di Kota Baru Parahyangan, Coba di Wahoo Waterworld!

    Rekomendasi Ngabuburit Seru di Kota Baru Parahyangan, Coba di Wahoo Waterworld!

    • calendar_month Jumat, 14 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Pada 15 Maret 2025, Wahoo Waterworld meluncurkan area wahana permainan baru, namanya Lake Side! Sambil menikmati serunya wahana baru ini, Anda juga bisa menunggu waktu berbuka puasa sambil berburu kuliner dan menyaksikan berbagai hiburan dalam event “Ngabuburit Bareng di Wahoo”. Ada beragam kuliner khas Bandung dan berbagai hiburan serta wisata edukasi untuk anak. Salah satu […]

  • KAI Dorong UMKM Naik Kelas Menuju UMKM Kelas Dunia Lewat Sertifikasi Halal, BPOM, dan HKI

    KAI Dorong UMKM Naik Kelas Menuju UMKM Kelas Dunia Lewat Sertifikasi Halal, BPOM, dan HKI

    • calendar_month Minggu, 21 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. Hampir 200 UMKM binaan kini difasilitasi untuk memperoleh sertifikasi halal, BPOM, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) melalui kegiatan Kick Off Sertifikasi UMKM yang digelar di Aston Pasteur Hotel, Bandung (19/9). Executive Vice President of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto […]

  • Polres Tanggamus Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 Tahun 2025 dan Tabur Bunga

    Polres Tanggamus Gelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 Tahun 2025 dan Tabur Bunga

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • account_circle Sindy
    • visibility 0
    • 0Komentar

    TANGGAMUS | KOMPAS SIDIK– Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 Tahun 2025 Polres Tanggamus menggelar upacara yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel Mapolres Tanggamus pada Selasa 20 Mei 2025. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H., upacara dihadiri oleh seluruh jajaran personel Polres serta para ASN dan Kapolsek jajaran. […]

  • Holding Perkebunan Nusantara Dorong Akses Pendidikan Usia Dini di Perkebunan Lewat TK Tunas Karya Ciater

    Holding Perkebunan Nusantara Dorong Akses Pendidikan Usia Dini di Perkebunan Lewat TK Tunas Karya Ciater

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Bandung – Di tengah geliat perkembangan pendidikan di Kabupaten Subang, keberadaan TK Tunas Karya yang dikelola PTPN I Regional 2 Ciater sebagai subholding Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), terus menjadi pelopor pendidikan anak usia dini. Berdiri sejak tahun 1970, TK ini telah berperan sebagai pionir yang membuka akses pendidikan prasekolah bagi anak-anak karyawan dan […]

expand_less PAGE TOP