Breaking News
light_mode
Beranda » Uncategorized » Jaringan Irigasi Air Tanah Kementerian PU Telah Mengubah Wajah Pertanian Gunungkidul, Panen Tiga Kali Setahun Jadi Kenyataan

Jaringan Irigasi Air Tanah Kementerian PU Telah Mengubah Wajah Pertanian Gunungkidul, Panen Tiga Kali Setahun Jadi Kenyataan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gunungkidul, 6 Oktober 2025 – Kehadiran Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Dukuh Bulak Blimbing, Kelurahan Karangrejek, Kapanewon Wonosari, Kabupaten Gunungkidul, telah membawa perubahan besar bagi para petani setempat. Sistem irigasi modern yang bersumber dari air tanah ini kini menjadi tumpuan baru dalam menjaga produktivitas lahan pertanian petani di wilayah karst Gunungkidul, yang biasanya sangat bergantung pada air hujan.

Keberhasilan program JIAT di Gunungkidul
ditopang oleh infrastruktur yang andal. Keberadaannya pun telah memberikan manfaat bagi
peningkatan luas tambah tanam (LTT) hingga 32 hektar. Hal ini dimungkinkan
berkat tersedianya sistem pompa air tanah dengan sumur dalam yang mencapai
kedalaman 100 meter. Selain itu, infrastruktur pendukung seperti jaringan
distribusi sepanjang 4,67 kilometer, serta rumah genset dan panel pompa,
berfungsi untuk menjaga suplai air tetap stabil sepanjang tahun dengan debit
produksi mencapai 30 liter per detik.

Siswo
Mulyono, seorang petani dari Dukuh Bulak Blimbing RT 13, dengan antusias
menuturkan bahwa sejak pompa air tanah mulai beroperasi, lahan sawah di desanya
menjadi jauh lebih produktif dari sebelumnya.

“Airnya
lancar, cukup untuk empat hektare sawah di blok kami. Sekarang kami bisa tanam
tiga kali setahun—padi dan palawija seperti jagung atau kacang setelah panen
padi. Kadang kalau masih sempat, lanjut lagi dengan sayuran,” ujar Siswo sambil
tersenyum.

Lanjut
Siswo, sistem irigasi berbasis pompa ini jauh lebih efektif dibandingkan metode
lama yang hanya bisa pasrah menunggu musim hujan. Dengan biaya operasional
sekitar Rp80.000 per jam, air dapat disalurkan secara merata ke seluruh lahan
tanpa terikat musim. “Kalau dulu kami sebut ‘pupuk Jawa’, artinya andalan kami
cuma hujan. Sekarang tidak lagi. Panen jadi pasti,” katanya.

Kisah
senada juga disampaikan oleh Atmo Wijoyo, petani yang juga merupakan anggota
Perkumpulan Petani Pemakai Air Tanah (P3AT) Desa Blimbing. Menurut Atmo, pompa
air tanah telah menjadi penyelamat bagi para petani di wilayahnya yang rawan
kekeringan. “Kalau gak ada sumur bor, bisa gagal panen,” ungkap Atmo.

Atmo
menambahkan, berkat pasokan air dari JIAT, para petani kini memiliki
fleksibilitas untuk menanam padi, bawang, dan cabai secara bergantian sepanjang
tahun, sehingga meningkatkan pendapatan mereka. “Bawang itu 60 hari sudah bisa
panen. Masih ada untung, bisa buat sekolahkan anak,” ujar Atmo penuh semangat.

Kehadiran
JIAT Blimbing terbukti tidak hanya meningkatkan kepastian panen, tetapi juga
berhasil menekan biaya irigasi pribadi dan memperluas peluang tanam bagi
petani.

Dalam
sebuah temu wicara antara petani dengan Menteri PU, Dody Hanggodo, pada hari
Minggu (5/10/2025), sejumlah petani menceritakan bahwa produktivitas gabah
mereka meningkat signifikan hingga 20–30 persen per musim tanam. Lebih dari
itu, lahan yang dulunya sering kekeringan kini mudah diolah menjadi lahan
hortikultura yang bernilai ekonomi tinggi.

Kepada
petani, Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan bahwa pembangunan JIAT merupakan
bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional
melalui pemanfaatan sumber daya air tanah yang berkelanjutan. “Harapannya
program ini bukan hanya meningkatkan hasil panen, tapi juga menumbuhkan ekonomi
pedesaan dan memperkuat ketahanan pangan bangsa,” kata Menteri Dody.

Kementerian
PU melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air akan terus memperluas
pembangunan JIAT di berbagai daerah potensial di seluruh Indonesia, khususnya
di wilayah-wilayah dengan keterbatasan sumber air permukaan. Diharapkan,
program JIAT dapat memberikan manfaat yang lebih luas untuk membuka peluang
tanam pada sektor pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan pada
akhirnya memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Program kerja ini
merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan
ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

\ Get the latest news /

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Barantum CRM AI: Solusi Otomatisasi Customer Service Tanpa Ribet

    Barantum CRM AI: Solusi Otomatisasi Customer Service Tanpa Ribet

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Otomatiskan layanan pelanggan Anda tanpa ribet dengan Barantum CRM AI. Tingkatkan efisiensi, skalabilitas, dan kepuasan pelanggan dalam satu platform. Di era bisnis serba cepat, kemampuan untuk merespons pelanggan secara instan dan konsisten menjadi keunggulan kompetitif. Namun, tak sedikit bisnis yang masih kewalahan menangani volume permintaan pelanggan yang tinggi. Di sinilah peran Barantum CRM AI menjadi […]

  • BINUS UNIVERSITY Kukuhkan Guru Besar di Bidang Bioteknologi Tanaman, Berikan Inovasi Untuk Ketahanan Pangan Yang Berkelanjutan

    BINUS UNIVERSITY Kukuhkan Guru Besar di Bidang Bioteknologi Tanaman, Berikan Inovasi Untuk Ketahanan Pangan Yang Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta 27 Februari 2025 – Dalam suasana yang dipenuhi dengan kebahagiaan dan kebanggaan, BINUS  mengadakan perkumpulan di Auditorium BINUS @Kemanggisan, Anggrek Campus untuk merayakan momen bersejarah, yaitu pengukuhan Prof. Dr. Nesti F. Sianipar, S.P., M.Si. sebagai Guru Besar Tetap dalam bidang Keahlian Bioteknologi Tanaman di Universitas Bina Nusantara. Acara istimewa ini menjadi wujud apresiasi atas […]

  • KAI Sumut Layani 644.500 Penumpang Pada Triwulan III 2025, Tumbuh 10 Persen Dibanding Tahun Lalu

    KAI Sumut Layani 644.500 Penumpang Pada Triwulan III 2025, Tumbuh 10 Persen Dibanding Tahun Lalu

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Sepanjang Juli s.d September atau Triwulan III 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 644.500 orang. Angka ini meningkat 10 persen dibanding periode yang sama pada 2024 dengan total 584.475 penumpang. Sepanjang Juli s.d September atau Triwulan III 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I […]

  • Forwal Gelar Acara Musda dan Milad Yang Ke-12 Tahun 2025

    Forwal Gelar Acara Musda dan Milad Yang Ke-12 Tahun 2025

    • calendar_month Sabtu, 18 Okt 2025
    • account_circle Husaeri
    • visibility 1
    • 0Komentar

    kompassidik.com – Lebak Banten  Pemilihan Ketua Organisasi Forum Wartawan Lebak (FORWAL ) menjadi ajang para anggota Forwal untuk belajar berdemokrasi. Proses pemilihannya digelar layaknya pemilu. Beberapa atribut pendukung pemilu seperti daftar hadir, bilik suara,kotak suara, papan penghitungan, surat suara, petugas pemilu, dan tinta lengkap teresedia. Adapun tempat kegiatan pemilihan ini berlangsung di Gedung Sugri Jl. […]

  • Rayakan HUT ke-10, WSBP Apresiasi Rekanan dan Pelanggan,  Wujudkan Kolaborasi untuk Keberlanjutan

    Rayakan HUT ke-10, WSBP Apresiasi Rekanan dan Pelanggan, Wujudkan Kolaborasi untuk Keberlanjutan

    • calendar_month Selasa, 8 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Sesuai dengan usianya yang ke-10 tahun, WSBP membagikan 10 penghargaan kepada rekanan dan pelanggan yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam perjalanan bisnis perusahaan PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) merayakan HUT ke-10 dengan cara yang berbeda tahun ini. Sebagai bentuk perayaan satu dekade perjalanannya, WSBP menyadari bahwa keberhasilan bisnis tidak dapat dicapai sendiri, […]

  • Tangkal Narkoba, Kadivpas Banten Kukuhkan Satgas P4GN Lapas Rangkasbitung

    Tangkal Narkoba, Kadivpas Banten Kukuhkan Satgas P4GN Lapas Rangkasbitung

    • calendar_month Senin, 23 Sep 2024
    • account_circle Husaeri
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompassidik.online – Rangkasbitung –  Dalam rangka aksi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Lapas kelas III Rangkasbitung Kanwil Kemenkumham Banten membentuk tim khusus yang diberi nama Satuan Tugas Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (Satgas P4GN), Senin (23/09) Bertempat di lapangan dalam Lapas Rangkasbitung, pengukuhan Tim Satgas P4GN ini dipimpin langsung oleh […]

expand_less PAGE TOP