Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Jumlah Publikasi Ilmiah Indonesia di Scopus 2024 Naik Tajam, Tapi Kualitas Masih Jadi Sorotan

Jumlah Publikasi Ilmiah Indonesia di Scopus 2024 Naik Tajam, Tapi Kualitas Masih Jadi Sorotan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jumlah publikasi artikel ilmiah Indonesia yang terindeks Scopus pada tahun 2024 mengalami peningkatan signifikan. Namun, di balik lonjakan tersebut, para ahli menyoroti tantangan kualitas riset yang masih rendah serta dominasi prosiding konferensi yang memiliki dampak ilmiah terbatas. Pemerintah kini menekankan pentingnya publikasi di jurnal bereputasi tinggi untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta riset global.

Analisis SINTA V3 menunjukkan bahwa tingginya volume publikasi sangat didorong oleh SCOPUS NON ARTICLE (A6) — yang sebagian besar terdiri dari prosiding konferensi (laporan pertemuan ilmiah). Kategori ini menampung volume yang setara dengan total artikel jurnal Q3 dan Q4.

Ketergantungan pada dokumen Non-Artikel ini adalah strategi kerentanan , karena prosiding umumnya memiliki bobot angka kredit yang lebih rendah dan jarang menghasilkan sitasi berkelanjutan.

Indonesia telah menunjukkan akselerasi yang luar biasa dalam output publikasi ilmiah. Laporan dari Elsevier mencatat bahwa dari tahun 2012 hingga 2022, jumlah publikasi oleh penulis Indonesia tumbuh pada tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) sebesar 26%. Pencapaian ini membuat target kuantitas yang ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024 terlampaui jauh.

Namun, dominasi volume ini tidak tercermin dalam dampak ilmiah. Data Scimago Journal & Country Rank (menggunakan data publikasi Scopus hingga 2022) menunjukkan bahwa rata-rata sitasi (kutipan) per artikel di Indonesia tercatat hanya 18.3, jauh di bawah negara-negara tetangga di ASEAN seperti Malaysia (76.5). Kesenjangan ini mengindikasikan bahwa riset Indonesia, meskipun banyak dipublikasikan, belum banyak dirujuk oleh peneliti global.

1. Tantangan Kualitas (Kesenjangan Sitasi Regional)

Meskipun volume publikasi Indonesia tertinggi di ASEAN, dominasi ini tidak tercermin dalam dampak ilmiah . Kualitas penelitian diukur melalui rata-rata sitasi (kutipan) yang diterima per artikel.

Kesentuhan ini adalah masalah utama. Riset Indonesia dipublikasikan dalam jumlah besar, namun kurang dirujuk (disitasi) oleh peneliti global. Ini berarti penelitian tersebut belum memberikan kontribusi besar pada kemajuan ilmu pengetahuan global.

2. Intervensi Kebijakan dan Peningkatan Kualitas 2024

Tahun 2024 ditandai dengan fokus yang semakin serius pada kualitas:

1. Pengetatan Global

Basis data Scopus pada awal tahun 2024 gencar melakukan “pembersihan” (discontinued) terhadap sejumlah jurnal karena terindikasi predator atau bermasalah. Hal ini meningkatkan risiko bagi akademisi yang menerbitkan di jurnal tidak kredibel.

2. Kriteria Nasional Ketat

Kriteria kenaikan pangkat dosen di bawah payung POPAK 2024 (Petunjuk Teknis Pelaksanaan Layanan Dosen) juga semakin ketat, menekankan aspek kualitas seperti dewan editorial yang transparan, penggunaan bahasa PBB, dan kolaborasi penulis lintas negara.

3. Bukti Peningkatan Mutu

Ada kabar baik dari peningkatan kualitas jurnal domestik. Universitas Sebelas Maret (UNS) melaporkan pada Juni 2024 bahwa beberapa jurnal akademik mereka berhasil meningkatkan peringkat Scimago Journal Rank (SJR) hingga mencapai Kuartil 1 (Q1) dan Kuartil 2 (Q2).

3. Rekomendasi Strategi Jalan Menuju Dampak

Untuk mengatasi ancaman volume tinggi dan sitasi rendah, ekosistem riset nasional harus menerapkan rekomendasi berikut:

• Beralih ke Target Kualitatif

Pemerintah harus sepenuhnya beralih dari target volume mentah ke target persentase publikasi Q1/Q2 (jurnal kualitas tertinggi) per tahun. Insentif harus dikurangi untuk dokumen Non-Pasal (prosiding).

• Verifikasi Wajib Berlapis

Institusi harus menciptakan mekanisme verifikasi ketat sebelum peneliti mempublikasikan, untuk menghindari kerugian akademik akibat jurnal yang dihentikan oleh Scopus.

• Investasi Jurnal Nasional Q1/Q2

Prioritaskan investasi, mentoring , dan manajemen untuk mendorong lebih banyak jurnal nasional Indonesia (yang terakreditasi SINTA S1/S2) mencapai peringkat Q1 atau Q2 Scopus. Ini adalah kunci untuk membangun reputasi ilmiah yang mandiri dan berkelanjutan, serta meningkatkan sitasi rata-rata.

Kesimpulan

Kinerja publikasi Indonesia di tahun 2024 adalah cerita tentang kuantitas yang sudah tercapai, tetapi kualitas yang harus segera ditingkatkan. Dengan pengetatan kriteria global, fokus pada Q1/Q2 dan sitasi adalah kunci untuk mengubah volume tinggi menjadi dampak ilmiah yang sesungguhnya

Di tengah tantangan peningkatan kualitas publikasi ilmiah nasional, Publikasi Indonesia hadir sebagai mitra strategis bagi para akademisi, dosen, dan peneliti.

Kami berkomitmen untuk mendorong lahirnya karya ilmiah yang bukan hanya terbit, tetapi juga berdampak.

Melalui pendampingan publikasi di jurnal nasional terakreditasi (SINTA) maupun jurnal internasional bereputasi (Scopus, EBSCO, DOAJ, Copernicus), kami membantu memastikan setiap artikel memenuhi standar ilmiah global — mulai dari penyusunan naskah, pemilihan jurnal yang kredibel, hingga proses publikasi yang etis dan berkualitas.

Publikasi Indonesia percaya bahwa kualitas penelitian adalah cermin kemajuan bangsa.

Karena itu, kami terus berupaya menjadi bagian dari perubahan menuju ekosistem riset Indonesia yang lebih kuat, berintegritas, dan diakui dunia.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Investasi Untuk Semua : Kevin Jonathan Buktikan Semua Orang Bisa Investasi Saham

    Investasi Untuk Semua : Kevin Jonathan Buktikan Semua Orang Bisa Investasi Saham

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Di tengah derasnya arus ekonomi digital dan meningkatnya kebutuhan finansial masa depan, literasi keuangan dan investasi saham bukan lagi opsi, tapi kebutuhan. Namun, bagaimana jika kamu bukan lulusan ekonomi? Atau bahkan tidak pernah memegang laporan keuangan sebelumnya? Kisah Kevin Jonathan Pandjaitan membuktikan: latar belakang bukan penghalang. Berangkat dari Dunia Teknik Kevin lahir di Medan dan […]

  • Biar Mudik 2026 Nggak Terasa Berat, Ini Cara Atasinya dengan Akulaku PayLater

    Biar Mudik 2026 Nggak Terasa Berat, Ini Cara Atasinya dengan Akulaku PayLater

    • calendar_month Jumat, 20 Mar 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, Maret 2026 – Mudik Lebaran selalu jadi momen yang paling ditunggu untuk berkumpul bersama keluarga. Akan tetapi di balik kehangatannya, ada satu hal yang hampir selalu jadi tantangan: biaya mudik yang terasa makin berat setiap tahunnya. Mulai dari tiket transportasi, akomodasi, hingga kebutuhan selama di kampung halaman, semua datang dalam waktu yang bersamaan. Kalau […]

  • Inovasi Teknologi Karya Mahasiswa BINUS University Gemparkan Maker Innovation Space Festival 2025

    Inovasi Teknologi Karya Mahasiswa BINUS University Gemparkan Maker Innovation Space Festival 2025

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, 12 Februari 2025 – BINUS University berhasil menggelar Maker Innovation Space (MIS) Festival yang berlangsung pada 12-14 Februari 2025 di Plaza Hitam, BINUS @Kemanggisan Anggrek Campus dengan dukungan dari Program Computer Engineering, Civil Engineering, Industrial Engineering, DKV (Desain Komunikasi Visual), Hotel Management, Architecture, PGSD (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), TI (Teknik Informatika), dan Film dari […]

  • Tidak Butuh Menunggu Lama, Danlanal Sabang Laksanakan Kunjungan Kehormatan ke Danguskamla Koarmada I

    Tidak Butuh Menunggu Lama, Danlanal Sabang Laksanakan Kunjungan Kehormatan ke Danguskamla Koarmada I

    • calendar_month Senin, 25 Agt 2025
    • account_circle Hera Altien Syam
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Kompassidik.com Sabang — Dalam agendanya saat menempati jabatan, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Sabang Kolonel Laut (P) Sadimin, S.E., M.Tr.Opsla., melaksanakan Courtesy Call (CC) ke Danguskamla Koarmada I Laksma TNI Anung Sutanto, S.Sos., M.Si., bertempat di Mako Guskamla Koarmada I, Jalan Bypas, Cut’ Bau, Kecamatan Sukajaya, Kota Sabang, Jum’at (22/08/2025). Sebagai pejabat yang baru […]

  • Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2025, KAI Daop 4 Semarang Operasikan KA Tambahan dan Tambah Ribuan Tempat Duduk per Hari

    Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus 2025, KAI Daop 4 Semarang Operasikan KA Tambahan dan Tambah Ribuan Tempat Duduk per Hari

    • calendar_month Selasa, 27 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Daop 4 Semarang Jalankan 1 KA Tambahan dan Tambah 1.170 Tempat Duduk Kereta Api Dalam rangka mengakomodasi kepadatan penumpang pada masa libur panjang Kenaikan Yesus Kristus, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 4 Semarang mengoperasikan satu perjalanan kereta api tambahan dan menambah kapasitas sebanyak 1.170 tempat duduk per hari untuk sejumlah kereta favorit. Periode […]

  • Sekolah Berdaya, Komitmen Nyata Valbury Dukung Literasi Keuangan Sejak Dini

    Sekolah Berdaya, Komitmen Nyata Valbury Dukung Literasi Keuangan Sejak Dini

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tangerang, 10 Desember 2024 – PT Valbury Asia Futures menggelar puncak acara Sekolah Berdaya Valbury 2024, program edukasi literasi keuangan untuk guru & murid agar dapat mengelola keuangan secara bijak serta menciptakan generasi yang cerdas, kreatif, dan inovatif. Minat membaca buku di Indonesia dinilai masih sangat rendah. UNESCO menyebut Indeks minat baca masyarakat Indonesia hanya […]

expand_less