Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Kedutaan Besar India Bersama The Habibie Center Fasilitasi Diskusi Meja Bundar: Perkuat Peran Global South Lewat BRICS

Kedutaan Besar India Bersama The Habibie Center Fasilitasi Diskusi Meja Bundar: Perkuat Peran Global South Lewat BRICS

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA, 17 April 2025 – Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty menyatakan bahwa keanggotaan Indonesia dalam BRICS merupakan langkah strategis yang mencerminkan arah baru tatanan dunia. Dalam diskusi meja bundar bertajuk “Indonesia dan BRICS: Belajar dari Pengalaman India”, yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar India bersama The Habibie Center, Sandeep menyebutkan bahwa BRICS adalah ruang bagi negara-negara berkembang untuk memperjuangkan tatanan global yang lebih seimbang—dan Indonesia memiliki posisi istimewa di dalamnya.

“India melihat BRICS bukan sebagai blok anti-Barat, tetapi sebagai forum yang pro-keadilan global,” ujarnya . “Kehadiran Indonesia akan memperkuat elemen moderasi dan demokrasi dalam BRICS.”

Pengalaman India: BRICS Tidak Menggerus, Tapi Menguatkan Diplomasi

Ambassador Rajiv Bhatia (kiri) bersama Duta Besar Sandeep Chakravorty (kanan) saat mengikuti diskusi meja bundar di The Habibie Center, Jakarta, Indonesia, Kamis (17/4/2025).

Dubes Sandeep menjawab keraguan yang muncul di Indonesia soal potensi tumpang tindih antara BRICS dan ambisi keanggotaan OECD. Menurutnya, India telah membuktikan bahwa keanggotaan BRICS justru memperkuat posisi diplomatik, bukan sebaliknya.

“Kami justru mengalami peningkatan peran global melalui BRICS. Tidak ada penurunan reputasi atau kerugian strategis,” ungkapannya, mengutip Menteri Luar Negeri India, Dr. S. Jaishankar, yang menyatakan bahwa BRICS telah memperluas kanal diplomasi India tanpa harus bersikap konfrontatif terhadap Barat.

Lebih dari sekadar forum diskusi, Dubes India menyoroti bahwa BRICS memiliki struktur kerja nyata: 21 kelompok kerja, 15 forum tingkat menteri, dan institusi seperti New Development Bank (NDB) serta Contingent Reserve Arrangement (CRA). “Indonesia kini punya akses terhadap platform kerja sama konkret—bukan simbolik,” tambahnya.

Ilham Habibie: Keputusan yang Kompleks Tapi Layak Dicoba

Dalam sesi pembukaan, Dr. Ilham Habibie mengakui bahwa ia memiliki pandangan campur aduk saat mendengar Indonesia bergabung dalam BRICS. Ia menyebut keberagaman sistem politik—antara negara demokratis dan otoriter—sebagai tantangan nyata bagi keselarasan agenda organisasi ini.

“Ini bukan klub yang sederhana. Tapi sebagai bangsa yang pernah mempelopori Konferensi Asia-Afrika, Indonesia punya warisan untuk mendorong kerja sama negara-negara berkembang,” ujarnya.

Dr. Ilham juga menekankan pentingnya keterbukaan. “Keanggotaan Indonesia di BRICS tidak harus mengurangi peluang kita untuk bergabung dengan OECD. Justru menunjukkan bahwa kita fleksibel dan terbuka terhadap berbagai bentuk kemitraan internasional.”

Rajiv Bhatia: Indonesia Bergabung di Waktu yang Tepat

Ambassador Rajiv Bhatia memaparkan penjelasannya saat mengikuti diskusi meja bundar di The Habibie Center, Jakarta, Indonesia, Kamis (17/4/2025).

Sementara itu, Ambassador Rajiv Bhatia—mantan Duta Besar India untuk Myanmar dan Meksiko, serta Komisaris Tinggi India untuk Kenya dan Lesotho—dan salah satu pengamat BRICS paling berpengalaman, menegaskan bahwa Indonesia bergabung dengan BRICS di saat yang sangat strategis. “Ini kapal yang sedang berlayar, bahkan sedang bertambah besar. Ada sekitar 30 negara mengantri untuk bergabung,” ujarnya.

Ia menyoroti bahwa meski BRICS awalnya muncul dari ide investasi, kini telah menjelma menjadi forum strategis yang memperjuangkan reformasi lembaga-lembaga global, keadilan pembangunan, dan solidaritas Selatan-Selatan. “Keberhasilan utama BRICS adalah: ia bertahan, ia tumbuh, dan ia relevan,” tegas Rajiv.

Terkait isu kontroversial seperti mata uang bersama, Rajiv menegaskan bahwa India tidak mendukung ide itu. “BRICS tidak dalam jalur membuat mata uang tunggal. Yang mungkin hanyalah perdagangan dalam mata uang lokal—dan itu sepenuhnya rasional.”

Ia juga mengusulkan kemungkinan Indonesia bergabung dalam kerja sama IBSA (India, Brasil, Afrika Selatan) sebagai langkah logis lanjutan, sejalan dengan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang semakin aktif secara global.

Peran Indonesia: Penyeimbang Demokratis dalam Forum Global

Ketiga pembicara sepakat bahwa Indonesia memiliki potensi besar sebagai kekuatan penyeimbang di dalam BRICS. Kombinasi antara demokrasi, ekonomi besar, dan posisi strategis di Asia menjadikan Indonesia mitra yang ideal.

“Ketika Indonesia aktif di BRICS, hubungan bilateral dengan India juga akan tumbuh secara otomatis,” ujar Duta Besar Sandeep.

Arah ke Depan: Peluang, Tanggung Jawab, dan Moderasi

Ambassador Rajiv Bhatia (tengah) bersama Duta Besar Sandeep Chakravorty (keempat kanan) dan Ilham Habibie (ketiga kiri) berfoto bersama peserta diskusi di The Habibie Center, Jakarta, Indonesia, Kamis (17/4/2025).

Diskusi ditutup dengan nada optimistis. Para pembicara sepakat bahwa keanggotaan Indonesia dalam BRICS adalah peluang besar, bukan hanya untuk kerja sama ekonomi dan pembangunan, tetapi juga untuk memainkan peran moderat dalam dinamika global yang semakin kompleks.

“Indonesia kini memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar BRICS tetap rasional, terbuka, dan berorientasi pada kerja sama,” pungkas Rajiv.

Dengan BRICS Summit mendatang akan diselenggarakan di Rio de Janeiro, Brasil, partisipasi aktif Indonesia di panggung global akan semakin disorot.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tren Pasar Kripto Kembali Menghijau, Mega Listing Bittime Jadi Kesempatan Akses Lebih Banyak Aset

    Tren Pasar Kripto Kembali Menghijau, Mega Listing Bittime Jadi Kesempatan Akses Lebih Banyak Aset

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, 26 November 2025 – Pergerakan harga Bitcoin dalam 24 jam terakhir memperlihatkan sinyal pemulihan yang signifikan, memperpanjang tren kenaikan yang telah dimulai sejak akhir pekan lalu. Aset kripto utama ini kini bergerak mendekati level $87.600, mencatat kenaikan sekitar 2,5% dari posisi terendah akhir pekan kemarin di $85.000.  Berdasarkan data Glassnode, kenaikan harga Bitcoin saat ini […]

  • Transformasi Dunia Kerja dengan AI: Telkom Indonesia dan SuratPlus Dorong Literasi Digital di Kalangan Pelajar

    Transformasi Dunia Kerja dengan AI: Telkom Indonesia dan SuratPlus Dorong Literasi Digital di Kalangan Pelajar

    • calendar_month Rabu, 5 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Workshop AI di SMTI Aceh: membangun kesiapan karier di era digital. Dalam rangka mendukung pengembangan talenta digital di kalangan generasi muda, Telkom Indonesia melalui Indigo, program inkubasi dan akselerasi startup digital, berkolaborasi dengan startup teknologi asal Aceh, SuratPlus, menggelar workshop bertajuk “AI dan Masa Depan Kerja: Strategi Generasi Z Hadapi Persaingan Global” di Sekolah Manajemen […]

  • Dukungan Trump untuk Kripto AS: Akankah Era Dominasi Dimulai?

    Dukungan Trump untuk Kripto AS: Akankah Era Dominasi Dimulai?

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Dengan terpilihnya Donald Trump sebagai pemimpin baru Amerika Serikat, negeri Paman Sam kini bersiap untuk mengambil alih panggung industri kripto global. Selama masa kampanye, Trump secara terang-terangan menyuarakan dukungannya terhadap industri kripto dalam negeri, menjanjikan kebijakan yang lebih ramah terhadap inovasi aset digital. Di antara janji yang ia sampaikan adalah penciptaan kerangka regulasi yang lebih […]

  • Pentingnya Strategi Bertahan Investor Aset Kripto Di Tengah Momen Depresiasi Bitcoin

    Pentingnya Strategi Bertahan Investor Aset Kripto Di Tengah Momen Depresiasi Bitcoin

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Jakarta, 3 November 2025 – Pasar aset kripto menunjukkan adanya koreksi harga yang signifikan pada awal pekan ini. Bittime, platform pertukaran aset kripto terkemuka dan berizin di Indonesia tekankan pentingnya strategi jangka panjang masing-masing investor aset kripto. Pada dasarnya, reli akhir tahun ini secara historis didorong oleh peningkatan likuiditas dan psikologi pasar positif menjelang liburan. […]

  • Aquathlon Open Turnamen Piala Panglima TNI Dalam Rangka Hut TNI Ke-79 Tahun 2024 di Bintan

    Aquathlon Open Turnamen Piala Panglima TNI Dalam Rangka Hut TNI Ke-79 Tahun 2024 di Bintan

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle Hera Altien Syam
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompassidik.Online Bintan — Bertempat di Treasure Bay Bintan, Kawasan Pariwisata Lagoi Bintan, Danlanal Bintan Kolonel Laut (P) Dr. Eko Agus Susanto, S.E.,M.M., menghadiri Aquathlon Open Tournament Piala Panglima TNI dalam rangka HUT Ke-79 TNI Tahun 2024 dengan tema “Dengan Semangat Prima, Kita Tingkatkan Prestasi Olahraga Untuk Indonesia Maju”, Sabtu (30/11/2024). Kegiatan ini sebagai rangkaian HUT […]

  • Dalam Rangka HUT ke-80, KAI Gelar Lomba Foto “Kereta Api dan Arsitektur”

    Dalam Rangka HUT ke-80, KAI Gelar Lomba Foto “Kereta Api dan Arsitektur”

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 (Daop 2) Bandung mengadakan Lomba Foto HUT ke-80 PT KAI dengan tema “Kereta Api dan Arsitektur”. Kompetisi ini terbuka bagi masyarakat umum yang berdomisili di wilayah Daop 2 Bandung. Lomba ini menghadirkan dua kategori, yaitu Kategori Kereta Api dan Kategori Arsitektur. Para peserta dapat menggunakan berbagai jenis […]

expand_less