Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nusantara » Langkah Terakhir di Bawah Lampu Kota: Patroli Purna Tugas AKBP Mukhlason, Polisi yang Tak Pernah Istirahat

Langkah Terakhir di Bawah Lampu Kota: Patroli Purna Tugas AKBP Mukhlason, Polisi yang Tak Pernah Istirahat

  • account_circle Jurnalis
  • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KOMPAS SIDIK | KEDIRI KOTA – Menjelang tengah malam, pada 30 April 2025, suara deru motor polisi memecah sunyi Kota Kediri. Di atas motor itu, AKBP Mukhlason, S.H. masih tampak gagah, mengenakan seragam dinasnya. Ditemani AKP Iwan Setiyo Budi—pengganti resminya sebagai Kabag Ops Polres Kediri Kota—dan Kasi Propam Iptu Didik, ia melaju melintasi jalanan kota yang mulai lengang.

Bukan untuk seremoni perpisahan. Bukan pula karena ada perintah dinas mendadak. Patroli malam itu adalah bentuk tanggung jawab pribadi seorang polisi yang tak mengenal kata istirahat. Patroli itu adalah salam perpisahan dalam bentuk yang paling jujur—dari seorang abdi negara kepada kota yang telah dipercayakan kepadanya.

AKBP Mukhlason akan resmi purna tugas pada 1 Mei 2025, tepat pukul 00.00 WIB. Namun, dua hari sebelum tanggal itu, ia masih menjalankan tanggung jawabnya dengan penuh semangat. Tanpa pamit manis di ruang upacara, ia memilih keliling kota, menengok Polsek demi Polsek, dan memastikan setiap sudut Kediri tetap aman.

“Wilayah harus aman sebelum saya lepas seragam ini,” begitu kira-kira prinsip yang ia jalani.

Polisi yang Tak Mengenal Kata Istirahat

Nama AKBP Mukhlason bukan nama baru di kalangan personel dan warga Kediri. Ia dikenal bukan hanya sebagai Kabag Ops yang disiplin, tapi juga sebagai sosok yang tak segan turun langsung, bahkan dalam operasi pengejaran kejahatan hingga ke perbatasan. Semasa menjabat Kapolsek Mojoroto dengan pangkat Kompol, ia kerap memimpin patroli malam hari, bahkan saat jam istirahat telah lama berlalu.

Salah satu tempat yang jadi perhatiannya adalah Jembatan Lama Kota Kediri—situs bersejarah yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat nasional. Di jembatan ini, beberapa kali ia membubarkan kerumunan remaja yang kerap nongkrong sambil mengonsumsi minuman keras di dini hari. Ia paham betul bahwa tempat itu bukan sembarang tempat: ia bagian dari sejarah, dan harus dilindungi sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

“Tempat bersejarah itu bukan untuk disalahgunakan. Jangan nodai warisan bangsa,” katanya suatu malam ketika menertibkan pemuda-pemuda yang secara sah telah menyalahi peruntukan ruang publik.

Patroli Terakhir, Tapi Tidak Biasa

Dalam patroli terakhirnya itu, AKBP Mukhlason tak hanya berkeliling untuk ‘cek lokasi’. Ia menunjuk satu demi satu titik rawan gesekan antar perguruan pencak silat, area yang sering jadi lokasi kejahatan jalanan, hingga lokasi-lokasi yang harus mendapat perhatian ekstra saat malam larut. Ia juga sempat mampir ke beberapa Polsek, berdialog dengan anggota jaga, memberikan arahan, dan menekankan kembali: “Lakukan tugas dengan ikhlas. Jangan sakiti masyarakat.”

Tak ada selebrasi. Tak ada bunga perpisahan. Tapi dari sorot matanya yang teduh dan langkahnya yang mantap, semua tahu: ini adalah pengabdian yang datang dari hati.

Tepat pukul 00.00 WIB, AKBP Mukhlason telah kembali ke Mako Polres Kediri Kota. Tanpa kata, ia menuju masjid. Melepaskan seragam dinasnya. Berganti baju sipil. Mengambil air wudhu. Lalu menunaikan shalat taubat, memohon ampun, mungkin atas segala khilaf dalam tugasnya selama ini.

Pengabdian yang Tidak Usang

Ia juga mengembalikan semua inventaris dinas dengan kondisi baik. Bukan karena formalitas, tetapi karena bagi Mukhlason, barang-barang itu bukan sekadar alat kerja—mereka adalah bagian dari tugas suci yang diemban dengan penuh rasa hormat.

AKBP Mukhlason bukan hanya melepas tugas. Ia memberi contoh tentang arti pengabdian. Bahwa menjadi polisi bukan soal masa jabatan, tapi soal komitmen. Hingga titik akhir.

Dan malam itu, Kota Kediri tahu: ada seorang perwira yang berpamitan dengan doa, bukan tepuk tangan.

Ia pergi dengan tenang—karena telah menunaikan segalanya dengan penuh keyakinan. Dan mungkin, kota ini akan merindukan langkahnya.

 

Pewarta : Hernowo

  • Penulis: Jurnalis

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Access by KAI Kini Lebih Seru: KAI Daop 1 Jakarta Ajak Pelanggan Setia Tukar Railpoin dengan Merchandise Resmi KAI

    Access by KAI Kini Lebih Seru: KAI Daop 1 Jakarta Ajak Pelanggan Setia Tukar Railpoin dengan Merchandise Resmi KAI

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, (14/10) – Sebagai bentuk apresiasi kepada pelanggan setia, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui KAI Daop 1 Jakarta kembali menghadirkan program benefit tambahan bagi pelanggan loyal pengguna aplikasi Access by KAI. Melalui program ini, pelanggan dapat menukarkan Railpoin yang dimiliki dengan berbagai merchandise eksklusif KAI langsung dari aplikasi. Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, […]

  • Cuan Terus Ngalir dengan Auto-Invest DOGS di Bittime, Fitur Baru Mirip Staking

    Cuan Terus Ngalir dengan Auto-Invest DOGS di Bittime, Fitur Baru Mirip Staking

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    DOGS sedang jadi primadona. Aset kripto yang resmi listing akhir Agustus ini makin banyak diincar dan performanya pun cukup mentereng. Dan yang membuat lebih menggembirakan, Anda bisa raih cuan lebih banyak dengan Auto-Invest DOGS di Bittime yang fiturnya mirip staking. Memangnya apa yang membuat Auto-Invest DOGS patut dipertimbangkan untuk berinvestasi? Apakah keamanannya terjamin? Dan bagaimana […]

  • Ngopi Broo Tebar Berkah Ramadhan, Bagikan Kopi dan Teh Gratis di Tarling Pemkot Bekasi hingga Laga Bekasi City FC

    Ngopi Broo Tebar Berkah Ramadhan, Bagikan Kopi dan Teh Gratis di Tarling Pemkot Bekasi hingga Laga Bekasi City FC

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • account_circle Hera Altien Syam
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompassidik.com Bekasi – Komunitas Ngopi Broo kembali menunjukkan aksi nyata di bulan suci Ramadhan dengan membuka stand kopi dan teh gratis dalam rangkaian kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) Pemerintah Kota Bekasi. Kegiatan tersebut berlangsung bersama Wali Kota Bekasi dan Wakil Wali Kota Bekasi sebagai bentuk dukungan terhadap program silaturahmi pemerintah dengan masyarakat di berbagai wilayah Kota […]

  • STEVEN G. TUNAS: FUND MANAGER ABC DAN MIMPI MEMBANGUN KOMUNITAS TRADER YANG PROFIT KONSISTEN

    STEVEN G. TUNAS: FUND MANAGER ABC DAN MIMPI MEMBANGUN KOMUNITAS TRADER YANG PROFIT KONSISTEN

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Saat berbincang dengan Steven G. Tunas, ada satu hal yang langsung terasa: kesederhanaan yang jujur. Tidak banyak jargon rumit, tidak ada pamer angka fantastis. Yang ada hanyalah kisah puluhan tahun di dunia pasar finansial yang dipenuhi jatuh bangun, keputusan besar, dan panggilan hati untuk berbagi. Siapa sangka, pria yang dulu lulus dari jurusan Perikanan dan […]

  • Tanah Lumpur (Empang) Berharga Tinggi Di Desa Bungko Kapetakan Kabupaten Cirebon, Bahan Utama Tanah Urug Lapangan Sepak Bola Desa

    Tanah Lumpur (Empang) Berharga Tinggi Di Desa Bungko Kapetakan Kabupaten Cirebon, Bahan Utama Tanah Urug Lapangan Sepak Bola Desa

    • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompasidik.Com | Kabupaten Cirebon – Masyarakat Desa Bungko Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon mempertanyakan perbaikan lapangan sepak bola yang mencapai angka Rp 229.600.000 hanya menggunakan tanah lumpur ( empang ) bukan menggunakan tanah liat merah. Masyarakat Bungko sangat mendambakan lapangan sepak bola yang representatif nyaman dipakai seperti lapangan sepak bola desa lainnya. Hingga masyarakatpun mengusulkan kepada […]

  • BINUS @Bandung Terima Kunjungan Delegasi Deakin University untuk Bahas Penguatan Layanan Karier Lulusan

    BINUS @Bandung Terima Kunjungan Delegasi Deakin University untuk Bahas Penguatan Layanan Karier Lulusan

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • account_circle Marketing
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Tahun 2025 menandai titik kritis bagi banyak lulusan perguruan tinggi di Indonesia: pasar kerja semakin ketat, dan persaingan global menuntut kemampuan adaptasi tinggi. Data terbaru menunjukkan bahwa banyak perusahaan kini mengutamakan lulusan dengan kemampuan praktis, soft skills, dan literasi digital, bukan sekadar ijazah sebagai kriteria utama dalam rekrutmen. Menjawab tantangan ini, BINUS @Bandung menerima kunjungan […]

expand_less