Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Mitigasi Banjir Bandang Jangka Panjang Di Ternate, Kementerian Pekerjaan Umum Rencanakan 20 Sabo Dam Di Lereng Gamalama

Mitigasi Banjir Bandang Jangka Panjang Di Ternate, Kementerian Pekerjaan Umum Rencanakan 20 Sabo Dam Di Lereng Gamalama

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 30 Agt 2025
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TERNATE, 30 Agustus 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menggulirkan rencana induk sebagai upaya mitigasi bencana banjir bandang jangka panjang di Kota Ternate. Sebanyak 20 unit Sabo Dam akan dibangun secara bertahap untuk mengendalikan sedimen dari 11 sungai yang berhulu di Gunung Gamalama, Maluku Utara.

Rencana ini merupakan respons langsung
terhadap bencana banjir bandang yang menerjang Kota Ternate pada 25 Agustus
2024 lalu. Peristiwa tersebut tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur
yang signifikan, tetapi juga memakan korban jiwa, sehingga mendorong perlunya
solusi permanen untuk melindungi warga.

Sebagai langkah awal dari rencana induk
tersebut, Kementerian PU melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku Utara telah
memulai pembangunan dua unit Sabo Dam di Sungai Rua pada tahun 2025. Proyek ini
menjadi fondasi utama dalam upaya jangka panjang untuk mengurangi risiko
bencana serupa di masa depan.

Menteri PU, Dody Hanggodo, saat meninjau
langsung lokasi proyek di Sungai Rua, menekankan urgensi pembangunan
infrastruktur pengendali sedimen ini. Menurutnya, kondisi lereng Gunung
Gamalama yang sudah relatif gundul ditambah dengan curah hujan yang tinggi di
Ternate menciptakan potensi ancaman yang serius.

“Setiap kali hujan lebat, potensi longsoran
dan aliran material dari gunung cukup besar. Karena itu, kita memerlukan
beberapa Sabo Dam sebagai pengendali, penahan sedimen dan longsoran agar tidak
terbawa ke hilir,” ujar Menteri Dody. “Infrastruktur ini akan membantu mencegah
banjir bandang sekaligus melindungi permukiman dan infrastruktur lain di
bawahnya,” tambahnya.

Kepala Balai Wilayah Sungai Maluku Utara,
M. Saleh Talib, menjelaskan lebih detail mengenai rencana jangka panjang
tersebut. Ia memaparkan bahwa ke-20 Sabo Dam itu akan tersebar di titik-titik
rawan di 11 sungai yang berhulu di Gunung Gamalama.

Sungai-sungai tersebut meliputi Sungai Rua,
Sungai Kastela, Sungai Taduma, Sungai Sasa, Sungai Monai, Sungai Batumerah,
Sungai Maliaro, Sungai Marikurubu, Sungai Kulaba, Sungai Tabalolo, dan Sungai
Haw Amadaha. Pemilihan lokasi Sabo Dam didasarkan pada hasil Survei Detail
Engineering Design (DED) yang dilakukan pasca-bencana 2024, yang
mengidentifikasi sungai-sungai tersebut memiliki potensi ancaman serupa dengan
Sungai Rua.

Saat ini, fokus pekerjaan ada di Sungai
Rua, di mana pembangunan Sabo Dam 1 dan Sabo Dam 2 serta pembuatan tanggul
pasangan batu pada alur sungai lama dan alur sungai baru. Progres konstruksi
Sabo Dam 1 sendiri telah mencapai 34% yang mencakup pekerjaan bangunan utama
(main dam), sayap kanan, serta tanggul pasangan batu. Proyek ini ditargetkan
rampung pada Desember 2025. Pembangunan Sabo Dam 3 direncanakan akan menyusul
pada tahun 2026.

“Proyek agar dikerjakan sesuai perencanaan
teknis, efektif dan efisien. Walaupun musim hujan terkadang luar biasa, tetapi
kami yakin proyek ini akan selesai tepat waktu,” tegas Menteri Dody.

Secara teknis, Sabo Dam yang dibangun
secara berseri ini berfungsi untuk mengendalikan aliran sedimen, memperlambat
laju aliran material (debris flow), dan menahan material batu berukuran besar
dari hulu. Manfaatnya tidak hanya sebatas mitigasi bencana, tetapi juga untuk
melindungi ekosistem hilir, mencegah erosi sungai, bahkan dapat difungsikan
sebagai jembatan, sarana irigasi, dan penyedia air baku, serta berperan dalam
pengembangan daerah.

Pembangunan infrastruktur pengendali
sedimen ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menerapkan solusi
jangka panjang untuk melindungi masyarakat Ternate dari ancaman bencana
hidrometeorologi yang bersumber dari Gunung Gamalama.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • TikTok Shop–Tokopedia Kena Denda: Efek ke Seller & Alur Pengiriman Luar Negeri?

    TikTok Shop–Tokopedia Kena Denda: Efek ke Seller & Alur Pengiriman Luar Negeri?

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Beberapa hari terakhir, beritanya rame: KPPU mendenda TikTok Rp15 miliar karena telat melaporkan akuisisi mayoritas Tokopedia. Buat seller, yang penting: ini bukan “tutup toko”, tapi sinyal kalau kepatuhan dokumen makin diseriusin. Operasional jalan terus, tapi compliance jadi spotlight. Supaya gampang dicerna, yuk kita bahas apa artinya ke penjual mulai dari fee platform, regulasi, sampai alur […]

  • VENTRUE Capital Siapkan Rencana Strategis Masuk Program Nasional Makan Bergizi Gratis

    VENTRUE Capital Siapkan Rencana Strategis Masuk Program Nasional Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    VENTRUE Capital menyiapkan rencana strategis untuk menjadi mitra dalam Program Nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), prioritas Presiden RI Prabowo Subianto, dengan target awal pembiayaan 500 titik dapur dari proposal yang diajukan mitra resmi BGN. Dengan investasi Rp 1–2 miliar per titik hingga siap operasional, VENTRUE Capital berperan di fase inisiasi sebelum pengelolaan dialihkan ke mitra […]

  • Menjawab Tantangan Kepulauan, Gubernur Maluku Gandeng Kodaeral IX Mantapkan Yankes Bergerak Ke Wilayah 3T Dengan Kapal Perang

    Menjawab Tantangan Kepulauan, Gubernur Maluku Gandeng Kodaeral IX Mantapkan Yankes Bergerak Ke Wilayah 3T Dengan Kapal Perang

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Hera Altien Syam
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Kompassidik.com Ambon — Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) IX Ambon Laksamana Muda TNI Hanarko Djodi Pamungkas, S.H., bersama Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menerima paparan dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku dr. Yan Aslian Noor, MPH., bertempat di Lobby Mako Kodaeral IX, Desa Halong, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Provinsi Maluku, Kamis (04/09/2025). Laksda Djodi bersama […]

  • Integrasi MiiTel dan Odoo: Solusi Panggilan Bisnis yang Lebih Efisien dan Terpusat

    Integrasi MiiTel dan Odoo: Solusi Panggilan Bisnis yang Lebih Efisien dan Terpusat

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 2
    • 0Komentar

    Jakarta, 23 Juli 2025 –  Add-on integrasi yang menghubungkan Odoo ERP dengan VoIP MiiTel kini telah tersedia. Integrasi ini hadir untuk mendukung kebutuhan tim sales dan customer support dalam mengelola panggilan serta interaksi pelanggan secara lebih praktis, langsung dari sistem CRM.  Melalui integrasi MiiTel dan Odoo, pengguna dapat memanfaatkan berbagai fitur utama berikut: 1. Melakukan Panggilan Langsung […]

  • BINUS @Semarang Gelar Final Duta Bahasa 2026 untuk Penguatan Budaya Berbahasa Generasi Muda

    BINUS @Semarang Gelar Final Duta Bahasa 2026 untuk Penguatan Budaya Berbahasa Generasi Muda

    • calendar_month Selasa, 17 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Semarang – Di tengah arus globalisasi dan transformasi digital yang semakin pesat, tantangan generasi muda tidak hanya terletak pada penguasaan teknologi, tetapi juga pada kemampuan berkomunikasi secara efektif, berkarakter, serta memiliki kesadaran budaya yang kuat. Perubahan zaman menghadirkan risiko lunturnya kecintaan terhadap bahasa Indonesia dan bahasa daerah, sekaligus menuntut penguasaan bahasa asing sebagai kompetensi global. […]

  • Paska Longsor Polsek Limau dan Warga Bersihkan Material Kayu di Tegineneng

    Paska Longsor Polsek Limau dan Warga Bersihkan Material Kayu di Tegineneng

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle Sindy
    • visibility 0
    • 0Komentar

    TANGGAMUS | KOMPAS SIDIK– Hujan deras yang mengguyur sejak Jumat (5/9/2025) sore hingga Sabtu (6/9/2025) mengakibatkan longsor di sejumlah titik di Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus. Material tanah, batu, dan pohon tumbang menutup jalan sehingga arus transportasi dari Kota Agung Timur menuju Limau lumpuh total. Pasalnya, material longsor setinggi 2 meter lebih menutup jalan sepajang belasan […]

expand_less