“Polisi Penggerak” Karya SDM Polda Sulawesi Selatan
- account_circle Suardi
- calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
- visibility 2
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hamparan lahan tidak Produktit menjadi Produktif
KOMPASSIDIK.COM,MAKASSAR–Polda Sulsel telah mendapat lahan Seluas 3754,7 Hektare untuk di olah menjadi produktif setelah di lakukan penggarapan secara serantak
Dengan presentase pada tanam jagung awal januari 2025 untuk kuartal 1, Untuk tanam jagung Pada kuartal 2 dilakukan pada bulan 4, untuk kuatal tiga dilakukan bulan 9, dan saat ini Polda Sulsel telah melakukan tanam serntak untuk kuartal 4 di laksanakan pada awal oktober
Dengan semangat SDM Polda Sulsel telah membuat sebuah ide yakni Polisi Penggerak demi membantu program pemerintah pusat swasembada pangan nasional
Oleh karena itu gagasan ini bisa memberikan penyemangat. Bagi polisi polisi yang berada paling depan sehingga apa harapan masyarakat dapat merasakan keberhasilan
Simak Puisi SDM Polda Sulawesi Selatan
Polisi penggerak
“Wahai Polisi Penggerak” jagung telah menguning di seluruh pelosok Sulawesi Selatan ribuan hektar tanah yang dulu terbaring sunyi dan kini bangkit menumbuhkan harapan, diladang ladang yang kembali hidup itu kita melihat bahwa mimpi tidak pernah mati
ia hanya menunggu tangan tangan setia menanamkannya misi
ini bukan sekedar selesai
Tanah Sulawesi kini menjelma, lumbung lumbung jagung negeri menopang mimpi sang pemimpin untuk mewujudkan Indonesia yang swasembada pangan bukan pujian mengalir ucapan terima kasih menghembus dari segala penjuru
namun jauh sebelum tepuk tangan itu terdengar ada kisah yang ditulis dengan keringat lebih dan kesabaran cerita itu tidak lahir dalam semalam ia ditulis oleh para ksatria yang tidak memegang pedang melainkan memegang harapan rakyat di kedua tangannya
Kami tau itu tidak mudah, kami tau itu perintah yang sering merampas jam istirahatmu mengoyak tengah malam mu
membuat harus melaporkan setiap detail setiap angka setiap progres di waktu yang tidak benar benar tidak wajar
kami tau, kalian berlarian meretas sunyi menyusuri lahan yang tak berpenghuni melewati hutang kecil bukit kecil dan jalan tanah yang tidak pernah di petakan
mencatat data demi data mengukur luas lahan dengan matahari yang menipis kami tau kalian bekerja dalam diam berkeringat
Dari pagi siang hingga malam hari demi memastikan petani mendapatkan bibitnya dan pupuk tiba tepat waktu demi memastikan tidak ada harapan yang gagal untukmu
kami tau, senyum keluarga kalian sering harus rela patah dan anak anak kalian sering menunggu di jendela menyimpan rindu yang belum sempat kalian jawab

Istri kalian menyulam sabar menanti pulang mu tertunda oleh panggilan tugas meski letih menyergap dari segalah arah kalian tetap melangkahkan kaki tidak pernah mengeluh tidak pernah menyerah sebab kalian percaya ada rakyat menaruh harapan setiap langkah kecil kalian di tanah yang luas itu

Terimakasih Polisi Penggerak dibalik sunyi lahan yang menguning nama kalian terukir sebagai pahlawan sesungguhnya yang hanya bukan jagung tapi masa depan bangsa
(Suardi/Tim SDM)
- Penulis: Suardi

Saat ini belum ada komentar