Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Seruan Hari Bumi untuk Pelestarian: Permata Alam Tersembunyi di Indonesia

Seruan Hari Bumi untuk Pelestarian: Permata Alam Tersembunyi di Indonesia

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 22 Apr 2025
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Earth Day atau Hari Bumi menjadi pengingat penting akan tanggung jawab kita untuk menjaga dan merawat kekayaan alam planet ini. Hari ini menjadi momen refleksi untuk mempererat hubungan dengan Bumi dan menginspirasi generasi mendatang untuk terus merawat tempat tinggal kita bersama

Sebagai negara kepulauan yang kaya akan keindahan alam, Indonesia memiliki keanekaragaman hayati luar biasa dan ekosistem yang kaya. Beberapa destinasi wisata Indonesia yang telah populer di telinga turis international, seperti Danau Toba di Sumatera Utara, Pulau Komodo di Labuan Bajo, dan Nusa Penida di Bali.  Untuk itu, lebih dari sekadar mengagumi keindahan alam dari destinasi-destinasi ini, tetapi juga penting untuk melindungi dan melestarikannya.

Permata Alam Tersembunyi di Indonesia yang Layak Dilestarikan

<img style="width: 100%;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/bbd83c1c-29f0-4c07-0273-6929a1d32e00/public" alt="Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara” />

Di luar dari destinasi populer, Indonesia menyimpan banyak permata alam tersembunyi yang masih jarang terjamah. Tempat-tempat ini menawarkan keindahan alam yang memukau sekaligus memiliki nilai konservasi yang sangat penting. Dalam momen perayaan Hari Bumi 2025, mari kita eksplorasi beberapa destinasi tersembunyi di Indonesia yang tidak hanya memanjakan mata, namun juga membutuhkan perhatian kita untuk dijaga kelestariannya. Banyak dari destinasi berikut mengedepankan konsep pariwisata berkelanjutan. 

Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara

Kepulauan yang terletak di perairan Sulawesi Tenggara ini boleh jadi adalah surganya para penyelam. Ini dilihat dari sumber daya terumbu karang dan ekosistem bawah laut Kepulauan Wakatobi yang kaya. Selain keindahan lautnya, masyarakat lokal menjaga tradisi mereka dengan hidup di rumah panggung dan melestarikan adat istiadat yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Tanjung Ringgit, Lombok Tenggara

Di Lombok Tenggara, Tanjung Ringgit memikat dengan pantai-pantainya yang asri, tebing kapur yang menjulang megah, dan pasir merah muda yang terbentuk dari hasil ekosistem karang yang terjaga. Dengan hanya 10% wilayah yang dikembangkan, kawasan ini fokus pada ekowisata, sementara sisanya didedikasikan untuk pelestarian lingkungan, pertanian, dan kehutanan.

Tangkahan, Pengalaman Ekowisata

Tangkahan, sebuah destinasi ekowisata di Langkat, Sumatera Utara, yang berada di pertemuan Sungai Buluh dan Batang. Tangkahan ini dikelilingi Taman Nasional Gunung Leuser.  Selain dikenal dengan populasi gajah Sumatera yang diselamatkan dari konflik manusia-satwa, tempat ini juga menyuguhkan hutan hujan lebat, air terjun, gua, pemandian air panas, serta satwa liar seperti orangutan. Gajah-gajah di sini turut berperan dalam patroli hutan sebagai bagian dari upaya konservasi.

Danau Labuan Cermin, Kalimantan Timur

Danau dengan pemandangan airnya yang begitu jernih dan memukau ini berlokasi di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Danau ini terkenal akan kejernihan airnya, sehingga bisa memantulkan pemandangan di sekitarnya lewat permukaan air. Danau Labuan Cermin memiliki dua lapisan air, yaitu air tawar dan air asin, yang menciptakan pengalaman unik di lingkungan yang masih alami.  

Air Terjun Sipiso Piso

Di atas Danau Toba, Sumatera Utara, Air Terjun Sipiso Piso menjulang setinggi 120 meter. Air terjun ini menjatuhkan airnya ke lembah hijau yang ada di bawahnya. Pemandangan panoramanya yang menawan, memberikan pengalaman tenang sekaligus menjadi akses menuju keajaiban alam di sekitarnya.

Mengapa Penting Melindungi Destinasi Alam?

Image

Industri pariwisata memang memberikan kontribusi besar bagi perekonomian lokal. Misalnya, seperti di Bali, pariwisata menyumbang 61% dari pendapatan daerah. Namun, sisi gelapnya, pariwisata juga berkontribusi sebesar 8% hingga 11% pada emisi gas rumah kaca global setiap tahun.

Maka, pelestarian dari destinasi-destinasi alam ini bukan hanya untuk melindungi keindahan alam, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat lokal yang bergantung pada kelestarian dari lingkungan tempat tinggalnya.

Tips Perjalanan Ramah Bumi

Image

1. Pilih Akomodasi Ramah Lingkungan: cari tempat menginap dan operator tur yang mengutamakan keberlanjutan.

2. Kurangi Limbah: gunakan barang-barang yang dapat digunakan ulang seperti botol minum dan tas belanja.

3. Hormati Adat dan Alam Lokal: ikuti pedoman lokal dan jangan mengganggu satwa liar atau habitat alami.

4. Dukung Komunitas Lokal: belilah produk buatan lokal dan ikuti kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat.

5. Nikmati Perjalanan: nikmati perjalanan dengan fokus pada kualitas pengalaman, bukan kuantitas.

Pada Hari Bumi ini, mari kita ambil langkah nyata untuk melestarikan permata alam tersembunyi Indonesia. Keindahan alam ini adalah warisan yang harus kita jaga dengan penuh tanggung jawab. Dengan menerapkan praktik perjalanan berkelanjutan, mendukung komunitas lokal, dan menghormati alam, kita dapat memastikan keajaiban ini tetap lestari untuk generasi mendatang.

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sampoerna dan PMI Wujudkan Komitmen Inovasi Produk Bebas Asap Berbasis Sains dan Teknologi

    Sampoerna dan PMI Wujudkan Komitmen Inovasi Produk Bebas Asap Berbasis Sains dan Teknologi

    • calendar_month Jumat, 4 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), bersama perusahaan induk Philip Morris International, menegaskan pentingnya inovasi berbasis sains sebagai elemen kunci dalam mendorong transformasi industri tembakau menuju masa depan yang lebih baik. Seiring dengan itu, PMI juga menyoroti peran strategis Indonesia sebagai pusat inovasi, produksi, dan ekspor produk bebas asap ke wilayah Asia Pasifik. Jakarta, 2 Juli […]

  • Setelah Pemilu AS, Ke Mana Arah Harga Bitcoin? Anjlok atau Stabil?

    Setelah Pemilu AS, Ke Mana Arah Harga Bitcoin? Anjlok atau Stabil?

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Harga Bitcoin sering kali dipengaruhi oleh berbagai faktor global, salah satunya adalah pemilu presiden AS. Saat ini, harga Bitcoin relatif stabil, namun dengan pemilu AS yang berlangsung pada 5 November, volatilitas pasar diperkirakan akan meningkat.  Para analis percaya bahwa hasil pemilu ini akan menjadi salah satu penentu utama apakah Bitcoin akan mengalami kenaikan atau justru […]

  • Daop 2 Bandung Batalkan 4 Perjalanan KA Keberangkatan Hari ini

    Daop 2 Bandung Batalkan 4 Perjalanan KA Keberangkatan Hari ini

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menyampaikan permohonan maaf di karenakan hingga saat ini sejumlah perjalanan kereta dari Daop 2 Bandung harus mengalami pembatalan, dampak dari gangguan perjalanan di Stasiun Pegadenbaru sejak hari kemarin, Jumat (1/8). Tercatat, hari ini Sabtu, (2/8) terdapat 4 perjalanan KA keberangkatan Daop 2 yang mengalami pembatalan yaitu […]

  • Dari BINUS @Bekasi ke Korea Selatan, Risia Sumaredi Jalani Study Abroad Lewat AIMS Scholarship

    Dari BINUS @Bekasi ke Korea Selatan, Risia Sumaredi Jalani Study Abroad Lewat AIMS Scholarship

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • account_circle Marketing
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Di tengah kebutuhan akan lulusan yang memiliki wawasan global, pengalaman lintas budaya menjadi salah satu elemen penting dalam proses pembelajaran mahasiswa. BINUS University terus membuka peluang internasional bagi mahasiswanya agar dapat mengembangkan kompetensi akademik sekaligus membangun karakter global sejak di bangku kuliah. Kesempatan ini dirasakan langsung oleh Risia Sumaredi, mahasiswa Program Studi Business Management BINUS […]

  • Ketika Hidup Tak Selalu Sesuai Rencana, Bagaimana Kita Menyikapinya?

    Ketika Hidup Tak Selalu Sesuai Rencana, Bagaimana Kita Menyikapinya?

    • calendar_month Minggu, 19 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Pernah kamu merasa sudah merencanakan semuanya dengan matang, gaji cukup, tabungan aman, bahkan jadwal hidup terasa rapi. Lalu tiba-tiba, sesuatu datang dan mengacaukannya? Mungkin bukan hal besar seperti kehilangan pekerjaan, melainkan hal kecil yang efeknya terasa, motor tiba-tiba mogok, laptop rusak di saat deadline, atau kontrakan naik harga di akhir bulan. Hidup memang suka memberi […]

  • Dukung Ekonomi Kerakyatan, Polsek Wonosobo Sambangi Kebun Bibit Warga di Simpang Bayur

    Dukung Ekonomi Kerakyatan, Polsek Wonosobo Sambangi Kebun Bibit Warga di Simpang Bayur

    • calendar_month Minggu, 13 Jul 2025
    • account_circle Sindy
    • visibility 0
    • 0Komentar

    TANGGAMUS | KOMPAS SIDIK– Wujud nyata dukungan Polri terhadap penguatan ekonomi kerakyatan kembali terlihat di Kecamatan Bandar Negeri Semuong. Minggu (13/7/2025), Bhabinkamtibmas Polsek Wonosobo, Polres Tanggamus, menyambangi warga Pekon Simpang Bayur yang tengah mengelola kebun pembibitan tanaman buah produktif. Tiga personel Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke lapangan yakni Bripka Yadi Noprian, Brigpol Arizal, dan Brigpol […]

expand_less