Kompassidik.com | Aceh Tengah , Percepatan Pembangunan Aceh (PPA) mengadakan pertemuan dengan Bupati Aceh Tengah sebagai langkah memperkuat sinergitas dalam upaya penanganan limbah bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Aceh Tengah.senin 03/ 08 / 2026.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi.fokus dalam pembahasan meliputi penguatan koordinasi lintas sektor, peningkatan kesiapsiagaan menghadapi berbagai penanganan limbah bencana,dan langkah ini tujuan utama nya percepatan pembangunan aceh, serta termasuk upaya mitigasi untuk meminimalkan dampak risiko banjir dan longsor di masa mendatang.
Dalam kesempatan ini, ketua PPA kabupaten aceh tengah jaya putra menyampaikan komitmennya untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah melalui kerja sama dalam bidang edukasi dan sosialisasi kebencanaan, pemberdayaan masyarakat, penguatan relawan, serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada penanganan limbah kayu.
Bupati Aceh Tengah menyambut baik kehadiran PPA dan mengapresiasi komitmen organisasi tersebut dalam mendukung program pemerintah daerah. Menurutnya, penanganan limbah bencana memerlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat agar setiap langkah yang diambil dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
Selain membahas penanganan limbah saat terjadi bencana hidrometeorologi 26 November 2025 yang silam, kedua belah pihak juga menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan melalui rehabilitasi daerah rawan longsor, normalisasi saluran drainase, pelestarian kawasan hutan dan daerah resapan air, serta peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan antara PPA dan Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah dalam mewujudkan daerah yang lebih tangguh terhadap bencana. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mempercepat penanganan limbah bencana, mengurangi risiko kerugian, serta memberikan perlindungan yang lebih baik bagi masyarakat Aceh Tengah.
(Red tim )












