ALARM Lebak Nyalakan: Kritik Tajam di Depan DPRD, General Lapangan Aksi: Akumulasi Keresahan Masyarakat Perlu Disuarakan

Kompassidik.com – LEBAK, 8 April 2026] –  Aliansi Rakyat Menggugat (ALARM) Lebak menggelar aksi massa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebak hari ini, menyalakan kritik tajam terhadap kepemimpinan daerah. Aksi ini dipimpin langsung oleh General Lapangan Aksi (GenLap) Aksi ALARM Lebak, Arwan menegaskan bahwa gelombang protes ini adalah representasi dari akumulasi keresahan masyarakat yang sudah mencapai puncaknya.

Massa ALARM Lebak, yang datang dari berbagai penjuru, membawa beragam spanduk dan poster berisi tuntutan serta kecaman terhadap lambatnya kemajuan di Kabupaten Lebak. Isu-isu mulai dari dugaan praktik korupsi, mandeknya pembangunan infrastruktur, buruknya kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, masalah lingkungan, hingga soal Etika Bupati Lebak menjadi sorotan utama dalam aksi kali ini.

Dalam orasinya yang berapi-api, Arwan dengan lantang menyatakan, “Aksi kita hari ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat Lebak tidak lagi bisa diam. Ini adalah akumulasi keresahan masyarakat Lebak yang perlu disuarakan dengan lantang, di tempat yang tepat, yaitu di depan wakil rakyat kita!” Tegas Arwan.

Arwan juga menekankan bahwa kritik yang disampaikan bukan tanpa dasar, melainkan berakar dari pengalaman langsung masyarakat yang merasa terpinggirkan dan tidak mendapatkan hak-haknya secara maksimal. “DPRD sebagai lembaga representasi rakyat harus segera bertindak. Jangan sampai aspirasi ini hanya dianggap angin lalu. Rakyat menuntut tindakan nyata, bukan sekadar janji!” tambahnya.

Sempat terjadi kericuhan saat Peserta Aksi memaksa masuk ke Kantor DPRD Lebak hingga mobil Komando dimasukkan ke bibir pintu DPRD Lebak. Beberapa menit kemudian perwakilan DPRD menemui langsung, Ketua DPRD Lebak, Anggota DPRD Lebak Medi dan beberapa Dewan lainnya lakukan diskusi khusus dengan duduk diatas tanah.

Atang Solihin salah satu Koorlap Aksi menegaskan komitmen mereka untuk terus mengawal setiap proses hingga ada perubahan signifikan. Mereka berharap suara mereka didengar dan ditindaklanjuti oleh pihak-pihak berwenang demi masa depan Lebak yang lebih baik.

“Meskipun tuntutan Kami sudah diterima, namun Kami minta secara transparan Ketua DPRD Lebak lakukan komunikasi secara langsung dengan Kami agar Tuntutan ini direalisasikan oleh Bupati Lebak!” Tegas Pria yang biasa disebut Ki Bangkol.

(Red)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top