Kalapas Perempuan Kelas II B Batam Nur Mustafidah Dorong Pemasyarakatan Humanis Melalui Pembinaan Terpadu Warga Binaan

Kompassidik.comBatam Memasuki pertengahan tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIB Batam terus memperkuat berbagai program pembinaan bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya mewujudkan sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada pemulihan sosial.

Beragam kegiatan pembinaan dilaksanakan secara berkelanjutan, mulai dari pembinaan keagamaan, pembentukan karakter,com penguatan mental dan spiritual, hingga peningkatan kesiapan sosial warga binaan agar mampu kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIB Batam, Nur Mustafidah, menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga pada pembangunan kualitas diri warga binaan secara menyeluruh.

Menurutnya, proses pembinaan yang dilakukan bertujuan membentuk pribadi yang lebih baik, meningkatkan kesadaran hukum, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial sebagai bekal saat kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Sepanjang Juni 2026, sejumlah kegiatan pembinaan keagamaan turut digelar dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah dan organisasi keagamaan.

Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah Perayaan Waisak 2570 BE yang berlangsung khidmat dan diikuti oleh warga binaan beragama Buddha.

Melalui kegiatan tersebut, warga binaan diajak untuk memperkuat keimanan, meningkatkan kedisiplinan, serta melakukan refleksi diri sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan penguatan nilai-nilai moral.

Program pembinaan yang dijalankan menjadi wujud komitmen Lapas Perempuan Batam dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang kondusif, aman, dan mendukung perubahan perilaku ke arah yang lebih positif.

Dengan pendekatan pembinaan yang berkesinambungan, Lapas Perempuan Batam diharapkan mampu melahirkan warga binaan yang memiliki bekal moral, keterampilan, serta kesiapan sosial yang memadai ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.

“Pemasyarakatan bukan sekadar menjalani masa pidana, tetapi juga proses memperbaiki diri dan menyiapkan masa depan yang lebih baik,” menjadi semangat yang terus digaungkan dalam setiap program pembinaan di Lapas Perempuan Kelas IIB Batam.

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top