Breaking News
light_mode
Beranda » Berita » Menteri-menteri Tolol di Kabinet Merah Putih Sebaiknya Segera Diganti

Menteri-menteri Tolol di Kabinet Merah Putih Sebaiknya Segera Diganti

  • account_circle Husaeri
  • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
  • visibility 5
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kompassidik.online – Jakarta – Prabowo Subianto muncul sebagai Presiden Republik Indonesia dengan segudang beban berat di pundaknya. Beban ini sebenarnya bisa lebih ringan jika para pembantunya bisa bekerja dengan baik, didukung sinergi yang kuat, dan berorientasi kepada tujuan dibentuknya pemerintahan, yakni mengabdi untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat.

Sayangnya, Pemerintahan Prabowo belum seumur jagung, sudah muncul berbagai kasus yang melibatkan orang-orang di sekelilingnya. Hal ini boleh terjadi, salah satunya karena mentalitas dan moral buruk dari orang-orang kepercayaan Presiden. Filsafat kuno mengajarkan ‘biarlah engkau kurang pandai dalam berdagang, tapi jika engkau pintar namun tidak bermoral, apakah manfaat dirimu bagi orang lain?’

Lihatlah Agus Miftah yang terjembab karena mengolok-olok orang lain tidak pada tempatnya. Lihatlah juga Raffi Ahmad dengan kecerobohan patwal mobil RI 37-nya. Plus Menristekdikti yang tersandung kasus arogansi dan pelecehan martabat terhadap bawahannya. Dan kini, Menteri Desa PDT, Yandri Santosa, yang melakukan blunder melecehkan rakyat yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Masyarakat dan kewartawanan.

“Menteri Desa itu benar-benar tolol. LSM dan wartawan lahir dari rahim perjuangan rakyat dan keberadaannya sah berdasarkan konstitusi dan peraturan perundangan. Sikap menihilkan kedua komponen bangsa ini adalah pemikiran konyol, dungu, dan berpotensi tindak pidana,” tegas Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, kepada jaringan media se-Indonesia, ketika diminta komentarnya terkait pernyataan Menteri Yandri Santosa, Minggu, 2 Februari 2025.

Namun, alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini mengatakan bahwa fenomena pelecehan terhadap wartawan bukan monopoli si Menteri Desa tersebut saja. Sebelumnya, sudah teramat sering para pekerja media yang merupakan pilar ke-4 demokrasi ini mendapat perlakuan buruk dari pejabat dan aparat.

“Itu sesungguhnya kesalahan fatal dewan pecundang pers (Dewan Pers – red) yang memelihara pola pikir diskriminatif terkait keberadaan wartawan. Akhirnya para pejabat terbiasa menggunakan istilah wartawan bodrex, wartawan abal-abal, wartawan tidak kompeten dan lain-lain untuk menghambat eksistensi control social dari wartawan (plus LSM) terhadap kinerja aparatur, terutama mereka yang mengelola anggaran. Tujuannya tidak lain adalah untuk menutupi perilaku korupsi yang massif terjadi di lingkungan aparatur pemerintah tersebut,” jelas Wilson Lalengke.

Tindakan menghambat kerja wartawan menggunakan alasan, dalih, dan bentuk apapun adalah pelanggaran pidana Pasal 18 ayat (1) Undang-Undang nomor 40 tahun 1999 tentang Pers. Ancaman hukumannya 2 tahun penjara dan denda 500 juta rupiah.

Selevel menteri, kata Wilson Lalengke, melakukan pelanggaran pidana, ini merupakan sesuatu yang sangat memalukan dan harus ditindak tegas. “Uang rakyat bukan diperuntukkan bagi pejabat tolol model Yandri yang gagal nalar begini,” ketusnya menyesalkan pernyataan tak beradab sang Menteri itu.

Oleh karenanya, lanjut tokoh pers nasional ini, kita harus mendesak Presiden Prabowo Subianto segera mengganti Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tersebut. Jika tidak, sosok menteri macam itu hanya akan jadi beban bagi kelancaran pemerintahan Presiden Prabowo yang salah satu programnya adalah pemberantasan korupsi di semua lini pemerintahannya.

Wilson Lalengke juga menyampaikan bahwa perlu dilakukan pembenahan terhadap lembaga pengampu pers, seperti Dewan Pers. Jika perlu, harus ditiadakan saja.

“Kita juga perlu mendesak agar dewan pecundang pers segera dibubarkan, tidak ada kontribusinya terhadap pembangunan bangsa. Bahkan sebaliknya menjadi batu sandungan bagi kehidupan demokrasi yang inklusif dan memberdayakan semua rakyat Indonesia pembayar PPN 11-12 persen. Negara fasis yang punya lembaga macam dewan pers itu,” cetusnya sambil menambahkan bahwa di era saat ini, di zaman media berbasis digital, every citizen is journalist, semua warga negara adalah jurnalis, yang keberadaannya dijamin Pasal 28F Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. (APL/Red)

\ Get the latest news /

  • Penulis: Husaeri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Smart Office Sebagai Solusi untuk Meningkatkan Produktivitas di Era Kerja Jarak Jauh dan Hybrid: Pendekatan Efektif Mengoptimalkan Kinerja Tim

    Smart Office Sebagai Solusi untuk Meningkatkan Produktivitas di Era Kerja Jarak Jauh dan Hybrid: Pendekatan Efektif Mengoptimalkan Kinerja Tim

    • calendar_month Sabtu, 28 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Smart office merupakan solusi inovatif yang mengintegrasikan teknologi IoT, otomatisasi, dan platform digital untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi energi, dan keamanan di era kerja jarak jauh dan hybrid. Dengan pengelolaan lingkungan kerja yang otomatis dan fleksibel, karyawan dapat bekerja dengan lebih fokus dan nyaman, di mana pun mereka berada. Fitur seperti sistem manajemen ruang, kolaborasi digital, […]

  • CEO Pertamina NRE Ungkap Cara Ambil Manfaat Kerja Sama EBT Indonesia – Eropa

    CEO Pertamina NRE Ungkap Cara Ambil Manfaat Kerja Sama EBT Indonesia – Eropa

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Berlin — CEO Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), John Anis, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam mempercepat transisi energi global. Hal ini disampaikan dalam sesi panel Indonesia-Europe Business Forum (IEBF) di Berlin, Jerman, pada Kamis (4/9). Menurut John, Pertamina NRE sebagai subholding Pertamina memiliki mandat strategis untuk memimpin transformasi energi baru dan terbarukan […]

  • Tim Mahasiswa Computer Science BINUS UNIVERSITY Raih Gelar Tim Terbaik di Samsung Innovation Campus 2024/2025 Lewat Inovasi “PawPal”

    Tim Mahasiswa Computer Science BINUS UNIVERSITY Raih Gelar Tim Terbaik di Samsung Innovation Campus 2024/2025 Lewat Inovasi “PawPal”

    • calendar_month Jumat, 13 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Juni 2025 — Mahasiswa School of Computer Science (SOCS) BINUS University kembali mengukir prestasi membanggakan. Tim Rarevolution, yang terdiri dari Adeline Charlotte Augustinne, Anastashia Ellena Widjaja, Angeline Rachel, dan Rowen Nicholas, berhasil meraih predikat Tim Terbaik dalam ajang Samsung Innovation Campus (SIC) Batch 6 Tahun 2024/2025 untuk kategori universitas. Dengan jumlah pendaftar mencapai […]

  • Denri Maulidzar Borong Tiga Emas Lewat Cabor Dayung Rowing di PON XXI Aceh Sumut

    Denri Maulidzar Borong Tiga Emas Lewat Cabor Dayung Rowing di PON XXI Aceh Sumut

    • calendar_month Sabtu, 14 Sep 2024
    • account_circle Imam Panji Yudha P
    • visibility 1
    • 0Komentar

    kompassidik.online – Pedayung Jawa Barat Denri Maulidzar Alghiffari berhasil memborong tiga medali emas sekaligus di hari yang sama pada cabor dayung rowing PON xxi Aceh- Sumatera Utara, Jumat (13/9/2024). Denri Maulidzar yang juga anggota Polri berpangkat Briptu dari Satlantas Polresta Bandung, Polda Jawa Barat mencatat kemenangan tiga medali emas pada kategori Men’s Double 2.000 m, […]

  • HUT Bhayangkara ke 79,ketua AJP way kanan sampai kan harapan untuk polri yang semakin humanis dan profesional

    HUT Bhayangkara ke 79,ketua AJP way kanan sampai kan harapan untuk polri yang semakin humanis dan profesional

    • calendar_month Selasa, 1 Jul 2025
    • account_circle Kabiro Waykanan
    • visibility 0
    • 0Komentar

    HUT Bhayangkara ke-79, Ketua AJP Way Kanan Sampaikan Harapan untuk Polri yang Semakin Humanis dan Profesional kompas sidik online,, way kanan. Ketua Aliansi Jurnalis Persada (AJP) DPC Way Kanan, S. Purnomo, mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-79 yang jatuh pada 1 Juli 2025. Dalam pernyataannya, ia menyampaikan apresiasi dan harapan besar terhadap peran Polri ke depan. […]

  • Hadapi Tantangan Global, BINUS SCHOOL Surabaya Integrasikan Teknologi dan Inovasi dalam Pendidikan

    Hadapi Tantangan Global, BINUS SCHOOL Surabaya Integrasikan Teknologi dan Inovasi dalam Pendidikan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Surabaya, 20 November 2025 – Di tengah pesatnya perkembangan era digital, penguasaan teknologi telah menjadi kebutuhan mendasar. Selain memengaruhi cara kita belajar, bekerja, dan berinteraksi, perubahan ini juga menuntut kita untuk melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam akademis, tetapi juga melek teknologi, kreatif, dan adaptif terhadap setiap inovasi. Sehingga, anak-anak yang dibekali keterampilan digital […]

expand_less PAGE TOP