Berita  

Pembangunan Jembatan Semi Permanen di Desa Suka Jadi Bener Meriah Dimulai, Perkuat Akses dan Ekonomi Masyarakat.

Kompassidik .com | Bener Meriah, Selasa 16 Juni 2026 , Pembangunan jembatan semi permanen di Desa Suka Jadi, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, segera dimulai.

Kegiatan diawali dengan pelaksanaan doa bersama dan prosesi adat peusijuek sebagai bentuk rasa syukur sekaligus permohonan keselamatan agar proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Acara tersebut berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh masyarakat, aparat kewilayahan, serta perwakilan lembaga non-pemerintah (Non-Governmental Organization/NGO) yang akan melaksanakan pembangunan dengan bekerja sama bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Pembangunan jembatan semi permanen ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan konektivitas dan akses transportasi masyarakat Desa Suka Jadi dan wilayah sekitarnya.

Kehadiran jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar mobilitas warga, mempermudah distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Kepala Desa( Reje )Suka Jadi yang baru terpilih, Ardian, SE, yang akrab disapa Adi Gondrong.

Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam merealisasikan pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan masyarakat.

Menurut Ardian, pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara pemerintah, NGO, dan masyarakat setempat.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat mendukung dan menjaga fasilitas yang nantinya akan dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Kami sangat bersyukur karena pembangunan jembatan semi permanen ini akhirnya dapat direalisasikan.

Ini merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat Desa Suka Jadi.

Semoga proses pengerjaannya berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh seluruh warga,” ujarnya.

Perwakilan NGO yang terlibat dalam proyek tersebut juga menegaskan komitmennya untuk melaksanakan pekerjaan secara profesional dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan melibatkan partisipasi masyarakat setempat.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum menyatakan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, NGO, dan masyarakat merupakan bentuk kolaborasi yang sangat positif dalam percepatan pembangunan infrastruktur di daerah.

Prosesi adat peusijuek yang menjadi bagian dari pembukaan kegiatan berlangsung penuh kekhidmatan.

Tradisi yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Aceh ini merupakan simbol doa, harapan, dan permohonan keberkahan agar seluruh rangkaian pekerjaan diberikan kemudahan serta terhindar dari berbagai hambatan.

Masyarakat Desa Suka Jadi menyambut baik dimulainya pembangunan tersebut.

Mereka berharap kehadiran jembatan semi permanen nantinya dapat menjadi solusi atas berbagai kendala transportasi yang selama ini dihadapi, terutama saat musim hujan dan meningkatnya aktivitas masyarakat.

Pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat pemerataan pembangunan daerah.

Dengan tersedianya akses yang lebih baik, diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal, serta memperkuat ketahanan sosial di Kabupaten Bener Meriah.
( Anto)

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top