Direktur Cv Mandiri Antarnusa Niaga David Gosal
KOMPASSIDIK.COM,MAKASSAR–Perusahaan internasional Petronas mengabaikan perjanjian damai yang di sepakati di Notaris Pada April 2025 lalu bersama David Gosal hingga saat ini tidak menemui titik terang
Pak david merasa di kecewakan oleh pihak Petronas yang tidak memenuhi atau melanggar aturan atau perjanjian bersama yang di notaris Sebelumnya,saat di wawancarai selasa (6/1/2026)
Alasan petronas saat ditanya oleh David Gosal mengenai kewajibannya dari hasil perdamaian dia Petronas menjawab kami menunggu di keluarkan surat hasil pe yitaan dari pengadilan negeri Makassar
Terjadinya perdamaian oleh keduanya telah dilakukan secara bersama kedua bela pihak David Gosal dan Petronas hingga hari terjadilah perdamaian
sebelumnya Petronas mengajak David Gosal untuk melakukan perdamaian dan menyampingkan proses hukum yang telah berlangsung di pengadilan negeri makassar
“David Gosal menyetujui permintaan Pihak Petronas untuk melakukan perdamaian di notaris sampai di buatkan perjanjian tersebut” ucapnya
Hingga saat ini dari surat perjanjian yang telah di sepakati bersama di Notaris pada April 20225 lalu pihak Petronas tidak melakukan pembayaran (wanprestasi) kepada David Gosal
Oleh karena itu David Gosal merasa di bodohi oleh pihak petronas karena hasil kesepakatan tidak terpenuhi oleh Pihak Petronas (wanprestasi)” kami menuggugu itikad baik sejak dari Petronas Sampai hari tidak terlaksana”, katanya
“dilakukannya perdamaian pada bulan april 2025 hingga saat ini pihak petronas tidak melakukan pembayaran sesuai perjanjian perdamaian”ungkap David Gosal
Maka dari itu David Gosal akan mengambil tindakan untuk melaporkan kepengadilan terkait perbuatan petronas kepadanya Dan akan mengeekspose di medsos dengan tambahan
Lanjut, David, menegaskan bahwa, kita akan ajukan ke badan arbitrase nasional karena Petronas Lubricant international Indonesia tidak memenuhi perdamian wanprestasi dengan perkara no. 340/Pdt.G/2024/PN. Mks, tegasnya
David Gosal berharap pihak Petronas melakuan itikad baik ketika perdamaian dibuat di notaris pada April 2025 sekitar 8 bulan yang lalu,tutup
(Suardi)












