Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nusantara » Bertemu Para Ketua Umum KADIN Provinsi, Bamsoet Dorong KADIN Indonesia Sebagai Kekuatan Ekonomi Sejajar Dengan Kekuatan Politik

Bertemu Para Ketua Umum KADIN Provinsi, Bamsoet Dorong KADIN Indonesia Sebagai Kekuatan Ekonomi Sejajar Dengan Kekuatan Politik

  • account_circle Husaeri
  • calendar_month Minggu, 15 Des 2024
  • visibility 1
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kompassidik.online – JAKARTA  – Anggota DPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bambang Soesatyo menuturkan revisi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang KADIN adalah langkah strategis yang harus dilakukan untuk memperkuat peran KADIN Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Penguatan kelembagaan KADIN lndonesia, keterlibatan dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang), serta perlindungan terhadap investasi, merupakan langkah-langkah yang harus ditempuh agar KADIN Indonesia dapat berfungsi sebagai kekuatan ekonomi yang sejajar dengan kekuatan politik.

“KADIN Indonesia memiliki peran utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pengembangan sektor usaha di Indonesia. Namun, undang-undang yang mengatur KADIN, yaitu UU Nomor 1 Tahun 1987, telah berusia lebih dari tiga dekade dan tergolong usang. Revisi terhadap UU KADIN menjadi sangat penting untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan nasional, termasuk mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo dalam menekan angka kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045,” ujar Bamsoet saat bertemu dengan Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie dan para wakil ketua umum KADIN Provinsi di Parle Senayan Jakarta, Minggu (15/12/24).

Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, dalam upaya mencapai target-target pembangunan nasional, penguatan kelembagaan KADIN sangat diperlukan. KADIN sebagai representasi dunia usaha bisa dijadikan kekuatan ekonomi yang sebanding dengan kekuatan politik partai-partai yang ada. Sebagai mitra utama pemerintah, KADIN harus berperan aktif dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi tumbuhnya wirausaha baru. Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) pada akhir tahun 2023 rasio kewirausahaan Indonesia baru mencapai 3,47%. Sementara rasio kewirausahaan negara-negara maju berkisar 10%-12%.

“Upaya mengembangkan wirausaha baru tidak hanya akan mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga secara langsung akan berkontribusi dalam menekan angka kemiskinan. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan hingga Maret 2024, persentase penduduk miskin di Indonesia sebesar 9,03% dengan jumlah penduduk miskin mencapai 25,22 juta orang. Dengan mendorong pertumbuhan wirausaha, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru yang akan menyerap tenaga kerja dan mengurangi angka kemiskinan,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini memaparkan, guna mencapai program-program pembangunan pemerintah, KADIN harus dilibatkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) baik di tingkat nasional maupun daerah. Keterlibatan KADIN dalam Musrenbang akan memastikan bahwa suara dan kebutuhan dunia usaha didengarkan, serta strategi pembangunan yang dirumuskan akan lebih realistis dan terukur. KADIN akan berkolaborasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) untuk memastikan partisipasi KADIN di setiap tahapan perencanaan pembangunan.

“Melalui kerjasama ini, Bappenas juga dapat merekomendasikan kepada kepala daerah untuk melibatkan KADIN daerah dalam Musrenbang daerah. Sehingga, kebijakan yang diambil dapat sesuai dengan kebutuhan ekonomi dan potensi daerah masing-masing,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini juga mengingatkan, salah satu permasalahan yang dihadapi oleh dunia usaha di Indonesia adalah isu kriminalisasi investasi dan pengusaha. Kriminalisasi yang terjadi tidak hanya berpotensi menakuti investor, tetapi juga dapat menghambat masuknya investasi yang merupakan salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Hal ini sangat disayangkan, mengingat Indonesia memiliki potensi besar dalam menarik investasi, baik nasional maupun asing.

“Dalam beberapa kasus, tindakan hukum yang tidak proporsional telah membuat investor enggan untuk masuk ke pasar Indonesia. Dengan revisi UU KADIN, diharapkan ada perlindungan hukum yang lebih jelas terhadap pengusaha dan investasi. Kejelasan regulasi akan memberikan kepastian dan kenyamanan bagi para investor untuk berinvestasi di Indonesia,” pungkas Bamsoet. (Red)

  • Penulis: Husaeri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenal Pasangan Mata Uang Forex: Dari Karakteristik Pasar hingga GBP/USD

    Mengenal Pasangan Mata Uang Forex: Dari Karakteristik Pasar hingga GBP/USD

    • calendar_month Jumat, 25 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Pasangan mata uang forex seperti GBP/USD adalah instrumen utama di pasar forex. Pasar ini sangat likuid dan buka 24 jam, menawarkan peluang bagi trader. Pergerakan pasangan ini dipengaruhi oleh kebijakan suku bunga, data ekonomi, dan sentimen pasar global. Memahami karakteristik pasangan mata uang serta menggunakan platform yang teregulasi penting bagi kesuksesan trading forex. Pasangan mata […]

  • Dari Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar: ASRI Ajak Masyarakat untuk “Shaping a Better Tomorrow”

    Dari Langkah Kecil Menuju Perubahan Besar: ASRI Ajak Masyarakat untuk “Shaping a Better Tomorrow”

    • calendar_month Selasa, 4 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, 4 Maret 2025 – Pernahkah kita membayangkan bahwa kebiasaan sederhana sehari-hari bisa menjadi kunci utama dalam menjaga bumi? ASRI percaya bahwa keberlanjutan bukan sekadar teknologi canggih atau kebijakan besar, tetapi dimulai dari aksi nyata yang bisa dilakukan siapa saja. Melalui berbagai inisiatif, ASRI mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik […]

  • K Mall at Menara Jakarta Resmi Dibuka: Simbol Kehidupan Baru  di Jantung Kemayoran

    K Mall at Menara Jakarta Resmi Dibuka: Simbol Kehidupan Baru di Jantung Kemayoran

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Jakarta, 11 November 2025 – Sebuah babak baru kehidupan urban hadir di Kemayoran. ASRI dengan bangga mempersembahkan K Mall at Menara Jakarta, destinasi gaya hidup terbaru yang lahir dari inspirasi pohon kehidupan – simbol energi baru, pertumbuhan, dan harmoni. Didesain bukan sekadar tempat berbelanja, K Mall hadir sebagai ruang hidup yang memancarkan semangat baru bagi […]

  • Rute Laut Merah Masih Kacau: Kapan Harus Switch ke Air Freight untuk Pengiriman Luar Negeri?

    Rute Laut Merah Masih Kacau: Kapan Harus Switch ke Air Freight untuk Pengiriman Luar Negeri?

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Belakangan rute Red Sea/Suez masih naik turun. Kapal banyak yang muter jauh, jadwal molor, dan biaya bisa berubah cepat. Kalau bisnis kamu bergantung pada pengiriman luar negeri, wajar kok kalau jadi was-was. Pertanyaannya: kapan perlu switch ke air freight, dan kapan tetap aman di ocean? Kapan Perlu Pindah ke Air Freight – Deadline non-nego Launch […]

  • Cara Buat QRIS, Syarat, dan Biayanya untuk Usaha

    Cara Buat QRIS, Syarat, dan Biayanya untuk Usaha

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 1
    • 0Komentar

    Di era pembayaran digital, QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) telah menjadi salah satu metode transaksi paling populer di Indonesia. Hampir semua usaha, mulai dari warung kecil hingga bisnis ritel besar, kini menggunakan QRIS sebagai salah satu pilihan pembayaran. Namun, masih banyak pelaku usaha yang bertanya-tanya: bagaimana cara membuat QRIS untuk usaha, berapa biayanya, dan […]

  • 6 Alasan Penumpang Pilih Taksi Listrik Evista di Bandara Halim dan Pekanbaru

    6 Alasan Penumpang Pilih Taksi Listrik Evista di Bandara Halim dan Pekanbaru

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 0
    • 0Komentar

    Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru kini menjadi pelopor dalam menyediakan layanan transportasi ramah lingkungan dengan menghadirkan taksi listrik Evista. Kehadiran Evista disambut antusias oleh para penumpang. Berikut beberapa alasan utama mengapa taksi listrik ini menjadi pilihan favorit: 1. Ramah Lingkungan Penumpang menyadari pentingnya menjaga lingkungan. Dengan memilih taksi listrik Evista […]

expand_less