Kompassidikm.com – MEDAN//14 Agustus 2026//Ucapan selamat dan sukses disampaikan Robby R. Rambi, Wakil Redaksi Bratanews, atas dilantiknya Kombes Pol Dr. Josua N.A.M. Tampubolon, S.H., M.H. sebagai Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara.
Pengalaman panjang Kombes Pol Dr. Josua Tampubolon dalam penanganan berbagai persoalan narkotika dinilai menjadi modal penting untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan, pemberantasan, serta pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika di wilayah Sumatera Utara.
“Sumatera Utara membutuhkan kerja pemberantasan narkotika yang kuat, profesional, terukur dan berbasis informasi. Fungsi pemberantasan dan intelijen memiliki posisi yang sangat penting dalam membaca pola peredaran narkotika sekaligus mengungkap jaringan di baliknya,” tegas Robby R.
Sinergi Seluruh Elemen Masyarakat Kunci Keberhasilan
Robby juga berharap Kombes Pol Dr. Josua Tampubolon dapat memperkuat sinergi antara BNNP Sumut dengan Kepolisian, TNI, Bea Cukai, Pemerintah Daerah, aparat penegak hukum lainnya, dunia pendidikan, organisasi kemasyarakatan, insan pers, serta seluruh elemen masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai sangat penting agar program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan benar-benar menyentuh akar persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kami siap bersinergi dan mendukung langkah-langkah positif BNNP Sumut, sepanjang semuanya diarahkan untuk kepentingan masyarakat dan perang nyata terhadap narkotika. Pers juga memiliki tanggung jawab untuk mengawal kebijakan sekaligus menyampaikan informasi yang faktual kepada publik,” ujar Robby R.
Bukan Sekadar Menangkap, Melainkan Membongkar Jaringan
Lebih jauh, publik membutuhkan pengungkapan menyeluruh mengenai alur masuk narkotika, pihak-pihak yang mengendalikannya, cara kerja jaringan, serta sebaran wilayah peredarannya. Oleh karena itu, fungsi pemberantasan dan intelijen diharapkan menjadi ujung tombak dalam memutus mata rantai peredaran narkotika secara berkelanjutan.
“Kami berharap penindakan tidak hanya berhenti pada pelaku di lapangan. Jika ditemukan jaringan yang lebih besar di baliknya, harus ditelusuri secara profesional berdasarkan bukti-bukti dan aturan hukum yang berlaku. Prinsipnya jelas: bongkar jaringan, lindungi masyarakat, dan jangan tebang pilih,” tegas Robby.
Bekal Pengalaman dari BNNK Deli Serdang
Sebelum menjabat jabatan strategis ini, Kombes Pol Dr. Josua Tampubolon diketahui pernah menjabat sebagai Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal berharga dalam memahami karakteristik persoalan narkotika di Sumatera Utara, termasuk dinamika jaringan peredaran serta beragam modus yang berkembang di tengah masyarakat.
“Selamat bertugas, Abangda Kombes Pol Dr. Josua Tampubolon. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah yang dipercayakan. Kami berharap kehadiran Abangda membawa energi baru bagi pemberantasan narkotika di Sumatera Utara,” ucap Robby.
“Kami tidak ingin pers hanya hadir saat ada persoalan. Ketika aparat bekerja dengan baik, sudah selayaknya diapresiasi. Dan ketika ada hal yang perlu dikritisi, pers juga harus berani menyampaikannya. Semua harus berlandaskan fakta, data, dan kepentingan publik,” pungkas Robby R.
Sumber: Bratanews
Penulis: Robby R












