Foto bersama Guru SD Inpres 1 Sungguminasa seusai lakukan pelatihan
KOMPASSIDIK.COM, GOWA— Upaya peningkatan kualitas pembelajaran abad ke-21 kembali ditunjukkan melalui kegiatan melalui Program bertajuk “Mendesain Gamifikasi sebagai Penunjang Pembelajaran Deep Learning dengan Bantuan Artificial Intelligence” ini berlangsung di SD Inpres 1 Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa.
Program tersebut merupakan Pengabdian kepada Masyarakat guna pembelajaran secara modern sehingga guru guru dapat mengajar dengan mudah, “kegiatan tersebut diselenggarakan oleh tim dosen dari Universitas Negeri Makassar.
Kegiatan ini dirancang sebagai respons atas kebutuhan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan teknologi.
Berdasarkan hasil analisis situasi awal, sebagian besar guru di SD Inpres 1 Sungguminasa belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai konsep gamifikasi dan belum percaya diri dalam merancang pembelajaran mendalam (deep learning).
Melalui program pelatihan dan pendampingan ini, guru-guru diberi bekal untuk mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) serta menerapkan elemen permainan dalam pembelajaran.
Ketua Tim Pengabdian, Satriadi, S.Pd., M.Sn. menjelaskan bahwa gamifikasi bukan sekadar permainan digital, tetapi strategi pedagogis yang mampu meningkatkan motivasi belajar siswa melalui mekanisme poin, tantangan, misi, dan penghargaan. “Gamifikasi terbukti meningkatkan keterlibatan siswa dan mendorong pembelajaran yang lebih bermakna.
Lanjubya, Kami ingin membantu guru memahami bagaimana strategi ini dapat dipadukan dengan prinsip deep learning agar siswa tidak hanya menghafal, tetapi juga mampu berpikir kritis dan kreatif,” jelasnya.
Sementara, Workshop ini melibatkan seluruh guru SD Inpres 1 Sungguminasa dalam serangkaian pelatihan, mulai dari pengenalan konsep gamifikasi, desain pengalaman belajar, penggunaan aplikasi seperti Canva AI, Wayground dan Zep Quiz. Para guru juga diberi pelatihan penggunaan teknologi AI untuk membantu pembuatan media, dan alat evaluasi pembelajaran.
Sementara itu, Kepala SD Inpres 1 Sungguminasa Nurbaya, S.Pd., M.Pd., memberikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini, Ia menyampaikan bahwa guru sangat membutuhkan pendekatan inovatif untuk mengatasi tantangan pembelajaran masa kini.
“Siswa sekarang sangat akrab dengan dunia digital. Pelatihan seperti ini membantu guru bertransformasi sehingga pembelajaran menjadi lebih menyenangkan dan efektif,” ujarnya.
Satriadi, S.Pd., M.Sn. menambahkan, Dengan terselenggaranya workshop ini, SD Inpres 1 Sungguminasa diharapkan mampu menjadi sekolah percontohan dalam penerapan gamifikasi dan teknologi AI dalam pembelajaran sekolah dasar.
Program ini juga menjadi langkah nyata dalam peningkatan kompetensi guru, kualitas pembelajaran, serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) yang menekankan inovasi, literasi teknologi, dan keterlibatan siswa. Ungkapnya
(Suardi)












