Kompassidik.com – LEBAK — Semangat pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali menggeliat di Kabupaten Lebak. Kehadiran Koperasi JAM Abadi menjadi salah satu inovasi yang diperkenalkan sebagai wadah ekonomi bersama bagi jajaran Pemuda Pancasila maupun masyarakat, dengan harapan mampu membuka peluang usaha sekaligus menambah sumber pendapatan anggota.
Momentum penting tersebut ditandai dengan penandatanganan akta notaris Koperasi JAM Abadi yang berlangsung di Kantor MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lebak, Balong Rancalentah, Rangkasbitung, Jumat (18/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus Koperasi JAM Abadi dari PAC Pemuda Pancasila se-Kabupaten Lebak. Tercatat sebanyak 25 PAC/kecamatan dan 10 Koperasi JAM Abadi turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Antusiasme peserta terlihat begitu kuat. Sekitar 600 orang pengurus dan peserta memadati area Kantor MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Lebak. Mereka menyambut kehadiran Koperasi JAM Abadi dengan penuh semangat dan optimisme.
Program tersebut disebut sebagai bagian dari gagasan dan inovasi yang dipersembahkan oleh pimpinan MPW Pemuda Pancasila Banten yang juga memimpin Yayasan JAM Center Indonesia. Selain Koperasi JAM Abadi, sejumlah program lain seperti JAM Coin, JAM Coffee, JAM Street, serta berbagai program lainnya turut diperkenalkan sebagai bagian dari rangkaian inovasi tersebut.
Bagi para peserta, kehadiran Koperasi JAM Abadi diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kemandirian, mengembangkan usaha, serta menciptakan peluang pendapatan tambahan.
Harapan itu muncul di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tekanan. Melalui koperasi, para pengurus dan anggota diharapkan memiliki kesempatan untuk mengembangkan kegiatan ekonomi secara bersama-sama sehingga dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan. Ujar. M.Y. Sutrisna
Penandatanganan akta notaris pun menjadi tonggak awal bagi keberadaan Koperasi JAM Abadi di Kabupaten Lebak.
Dalam kegiatan tersebut hadir Hj. Sandra Tanod, S.H. selaku Kepala Notaris, Yusuf Tanod, S.H. selaku Notaris/PPATK, serta M.Y. Sutrisna selaku Puskop/Pusat Koperasi yang membawahi koperasi-koperasi primer. Hadir pula sejumlah staf JAM, di antaranya Ayu Octaviani dan Putri Anisa.
*Menurut, M.Y. Sutrisna Koperasi Harus Memberikan Manfaat Nyata*
M.Y. Sutrisna selaku Puskop/Pusat Koperasi menegaskan bahwa keberadaan Koperasi JAM Abadi di Kabupaten Lebak diharapkan tidak berhenti pada pembentukan secara administratif semata.
Menurutnya, koperasi harus mampu menjadi wadah ekonomi bersama yang memberikan manfaat nyata bagi para anggota, sekaligus membuka ruang bagi pengembangan usaha dan peningkatan pendapatan. Ujarnya
Ia menambahkan, keberhasilan koperasi membutuhkan kekompakan pengurus, partisipasi aktif anggota, serta pengelolaan yang profesional dan transparan.
Dengan fondasi tersebut, Koperasi JAM Abadi diharapkan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi anggota maupun masyarakat di Kabupaten Lebak.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusiasme. Para peserta berharap koperasi yang telah ditandatangani secara notarial tersebut dapat segera berkembang dan menghadirkan berbagai program ekonomi yang manfaatnya benar-benar dapat dirasakan.
Bagi masyarakat dan jajaran Pemuda Pancasila di Kabupaten Lebak, Koperasi JAM Abadi kini menjadi salah satu wadah baru untuk membangun kegiatan ekonomi berbasis kebersamaan, membuka peluang usaha, serta mendorong peningkatan kesejahteraan anggota,’ ujarnya
(Red)












