Berita  

Dandim 0119/BM Menjadi Narasumber Dialog Interaktif/Podcast Bersama RRI Takengon Pada Pro 1 FM 93,0 MHz

Kompassidik.com | Bener Meriah , Komandan Kodim 0119/Bener Meriah, Letkol Arh Febry Adyanto, S.H., menjadi narasumber dalam dialog interaktif/podcast bersama RRI Takengon pada Pro 1 FM 93,0 MHz bertempat di makodim setempat Jln Jalur Dua Desa Wonosobo Kecamatan Wih Pesam Kabupaten Bener Meriah” Kamis 13/8/2026

Dalam dialog tersebut Dandim 0119/BM Letkol Arh Febry Adyanto SH saat dikonfirmasi membahas berbagai program dan peran TNI dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bener Meriah.

Sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari pemenuhan kebutuhan air bersih, pembangunan dan perbaikan jembatan, ketahanan pangan, pelaksanaan TMMD dan Karya Bakti, peran Yonif TP, hingga upaya percepatan penanganan stunting diwilayah kabupaten Bener Meriah” Ujarnya

Dikatakan Dandim, Keberadaan TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga memiliki peran dalam membantu pemerintah daerah mengatasi berbagai persoalan sosial dan pembangunan melalui kegiatan pembinaan teritorial.

Menurutnya, persoalan air bersih dan infrastruktur serta jembatan menjadi perhatian karena keduanya berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat, termasuk akses ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mobilitas hasil pertanian.

Saat ini TNI khususnya Kodim 0119/BM terus berupaya hadir di tengah masyarakat. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami komunikasikan dan koordinasikan dengan pemerintah daerah serta instansi terkait, sehingga dapat dicarikan solusi terbaik sesuai kemampuan dan kewenangan masing-masing,

Dalam dialog tersebut, Dandim juga menjelaskan pentingnya TMMD dan Karya Bakti sebagai sarana memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kegiatan tersebut, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dapat bergotong royong membangun maupun memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan warga.
Selain pembangunan fisik, perhatian juga diarahkan pada sektor ketahanan pangan.

TNI melalui jajaran kewilayahan terus mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan potensi pertanian dan sumber daya lokal guna mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pembahasan turut menyinggung keberadaan dan peran Yonif TP dalam mendukung tugas-tugas kewilayahan serta membantu masyarakat sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, terkait stunting, Dandim menegaskan bahwa penanganannya membutuhkan sinergi lintas sektor. TNI siap mendukung pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan ibu dan anak, sanitasi, serta pola hidup sehat. “Penanganan stunting tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama antara pemerintah, TNI-Polri, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader, dan masyarakat.

Yang paling terpenting adalah bagaimana seluruh upaya tersebut memberikan dampak nyata bagi generasi penerus di Bener Meriah,” jelasnya.

Dandim menambahkan, sinergi dengan RRI Takengon memiliki nilai strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara luas. RRI sebagai lembaga penyiaran publik dapat menjadi jembatan komunikasi untuk menyampaikan berbagai program, kegiatan, serta edukasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Sebelumnya, hubungan kemitraan antara Kodim 0119/Bener Meriah dan RRI Takengon juga diperkuat
silaturahmi

Melalui dialog interaktif ini. Dandim berharap masyarakat semakin mengetahui berbagai program dan kontribusi TNI di wilayah Bener Meriah sekaligus ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan, memperkuat ketahanan pangan, mendukung pembangunan, dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. “TNI kuat bersama rakyat. Dengan gotong royong dan sinergi seluruh pihak, berbagai persoalan di daerah dapat kita hadapi serta kita selesaikan bersama,” pungkas Letkol Arh Febry Adyanto.

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top