Kompassidik.com – PANDEGLANG – 16 Mei 2026 – Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten mendesak aparat penegak hukum, khususnya kepolisian, untuk segera menangkap dan memproses hukum oknum yang diduga melakukan praktik pungutan liar (pungli) dalam proses penerimaan tenaga kerja di PT Tunas Family Jaya (PT TFJ), perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pandeglang. Desakan ini disampaikan menyusul banyaknya laporan yang masuk dari masyarakat pencari kerja yang merasa dirugikan.
Berdasarkan data yang dihimpun Forwatu, sejumlah warga melaporkan bahwa mereka dipaksa membayar sejumlah uang dengan berbagai alasan, mulai dari biaya administrasi, biaya pengurusan dokumen, hingga pungutan tidak resmi lainnya, sebagai syarat agar bisa diterima bekerja di perusahaan tersebut. Besaran uang yang dipungut bervariasi dan tidak memiliki dasar aturan yang jelas, bahkan tidak diberikan bukti penerimaan yang sah. Hal ini membebani berat para pencari kerja yang umumnya berasal dari kalangan ekonomi lemah.
Wakil Sekretaris Forwatu Banten menyatakan, praktik pungli ini sudah berlangsung cukup lama dan meresahkan masyarakat. Menurutnya, perbuatan oknum tersebut bukan hanya melanggar aturan ketenagakerjaan, tetapi juga tindak pidana yang merugikan orang lain. “Kami sudah mengumpulkan keterangan saksi dan bukti awal yang cukup. Kami minta polisi tidak hanya sekadar memeriksa, tapi segera tangkap oknum-oknum yang terlibat agar tidak terus merugikan warga lain,” tegasnya.
Selain meminta penindakan hukum, Forwatu juga menuntut agar seluruh uang yang telah dipungut secara liar dikembalikan kepada para korban. Pihaknya juga meminta manajemen PT TFJ bertanggung jawab dan melakukan pembenahan menyeluruh pada sistem rekrutmen, agar praktik serupa tidak terulang kembali. Jika permintaan ini tidak ditanggapi dengan serius, Forwatu mengancam akan mengerahkan massa untuk melakukan aksi protes secara damai di lokasi perusahaan maupun kantor instansi terkait.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak kepolisian maupun manajemen PT TFJ terkait desakan dan tudingan yang disampaikan oleh Forwatu Banten. Masyarakat pun berharap kasus ini segera ditangani secara adil dan transparan demi kepastian hukum serta perlindungan hak pencari kerja. (Red)












