Kompassidik.com – LEBAK – Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau Ciujung Cidurian (BBWSC3) atas pelaksanaan Provisional Hand Over (PHO) yang dilakukan secara ketat, teliti, dan sepenuhnya mengacu pada petunjuk teknis yang berlaku dalam Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026.

Kegiatan pemeriksaan ini berlangsung di sejumlah titik lokasi, salah satunya di wilayah Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Tim Forwatu Banten melalui Bidang Hubungan Masyarakat dan Investigasi turut hadir dan menyaksikan langsung proses berjalannya pemeriksaan di lapangan.
Presidium Forwatu Banten, Arwan., S.Pd., M.Si., menyampaikan pandangannya:
“Kami sangat mengapresiasi langkah profesional yang diambil oleh tim BBWSC3. Pelaksanaan PHO yang dilakukan sesuai dengan juknis, standar teknis, dan prosedur yang ditetapkan adalah langkah tepat untuk menjamin kualitas pekerjaan, efektivitas anggaran, serta mencegah potensi penyimpangan. Hal ini sejalan dengan harapan kami agar program ini benar-benar bermanfaat, bukan sekadar proyek selesai di atas kertas.”
Sementara itu, Kepala Bidang Humas dan Investigasi Forwatu Banten, Agus Sugianto Wibowo, yang turut menyaksikan langsung proses PHO di Kecamatan Cikulur, memberikan penjelasan lebih rinci:
“Atas arahan langsung dari Presidium Forwatu Banten, Kami turun langsung ke lokasi di Kecamatan Cikulur dan menyaksikan sendiri bagaimana tim BBWSC3 bekerja. Pemeriksaan dilakukan secara teliti, mulai dari pengukuran dimensi saluran, kualitas material, hingga kesesuaian dengan rencana teknis yang telah ditetapkan. Bahkan saat ditemukan kualitas bangunan yang belum memenuhi standar, tim pemeriksa memberikan peringatan tegas kepada Kelompok P3A agar segera memperbaiki kekurangan tersebut sesuai spesifikasi yang berlaku.”
Agus menambahkan, kepatuhan terhadap aturan dan standar kualitas sangat penting agar hasil pekerjaan tahan lama dan bermanfaat maksimal:
“Peringatan tegas ini menunjukkan tidak ada kompromi terhadap kualitas. Dengan berpedoman sepenuhnya pada petunjuk teknis, kita dapat memastikan setiap pekerjaan yang selesai dibangun benar-benar memenuhi standar kebutuhan irigasi di lapangan, tidak ada yang sekadar formalitas, dan menjamin setiap rupiah anggaran negara dikelola dengan akuntabel. Ketaatan seperti ini sangat dinantikan oleh masyarakat, khususnya kelompok tani yang menjadi sasaran utama program.”
Forwatu Banten berharap kedisiplinan sesuai juknis ini terus dipertahankan hingga seluruh pekerjaan di semua wilayah tuntas sepenuhnya, dan perbaikan yang diminta segera dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Pihaknya juga berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan program pembangunan di Banten demi menjamin kemanfaatan yang nyata bagi rakyat.
Diterbitkan oleh: Sekretariat Media & Komunikasi Forum Warga Bersatu (Forwatu) Banten
Kontak: forwatubanten@gmail.com
(Heri)












