KOMPASSIDIK.COM Berbulan-bulan Antre di Bank 9 Jambi Cabang Tanjung Jabung Barat, Nasabah Pertanyakan Keseriusan Perbaikan Layanan

TANJUNG JABUNG BARAT – Keluhan terhadap layanan Bank 9 Jambi di Kabupaten Tanjung Jabung Barat hingga kini belum juga mereda. Meski telah berlangsung selama beberapa bulan, masyarakat masih harus mengantre panjang untuk mendapatkan layanan transaksi di kantor cabang akibat keterbatasan layanan ATM serta belum berfungsinya secara optimal layanan mobile banking. Keluhan serupa juga diberitakan oleh sejumlah media di Jambi.

Setiap hari, terutama pada jam pelayanan, antrean nasabah terlihat memadati kantor Bank 9 Jambi Cabang Kuala Tungkal. Banyak di antaranya mengaku terpaksa meninggalkan pekerjaan hanya untuk melakukan transaksi yang seharusnya dapat diselesaikan melalui ATM maupun aplikasi perbankan digital.

Kondisi ini dinilai tidak lagi dapat dianggap sebagai gangguan sementara. Jika persoalan berlangsung hingga berbulan-bulan, maka masyarakat berhak mempertanyakan kualitas pelayanan dan langkah konkret yang telah dilakukan untuk mengatasinya.

Sebagai bank milik daerah yang menjadi tempat penyimpanan dana masyarakat serta pembayaran gaji banyak ASN, Bank 9 Jambi memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan yang cepat, aman, dan dapat diandalkan. Apabila fasilitas ATM terbatas dan layanan mobile banking belum dapat digunakan secara optimal, beban pelayanan otomatis berpindah ke kantor cabang dan akhirnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain itu, publik juga menunggu adanya komunikasi yang terbuka. Penjelasan resmi mengenai perkembangan pemulihan layanan, target penyelesaian, dan solusi jangka pendek dinilai penting agar tidak menimbulkan ketidakpastian di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat sebagai salah satu pemegang kepentingan terhadap bank daerah juga diharapkan ikut memberikan perhatian terhadap persoalan ini. Masyarakat berharap ada koordinasi yang lebih aktif agar pelayanan publik yang berkaitan dengan kebutuhan keuangan warga dapat segera kembali normal.

Masyarakat Tanjung Jabung Barat tidak menuntut hal yang berlebihan. Mereka hanya menginginkan hak sebagai nasabah dipenuhi: layanan yang layak, kepastian informasi, serta penyelesaian yang nyata, bukan sekadar janji. Selama persoalan ini belum terselesaikan, antrean panjang akan terus menjadi potret yang mencerminkan bahwa kualitas pelayanan masih membutuhkan perbaikan serius.

\ Get the latest news /

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top