Poster Antikorupsi Makin Ramai, Semoga Pengawasannya Ikut Ramai.
Musim poster antikorupsi kembali tiba. Hampir setiap OPD berlomba-lomba memasang spanduk, membuat video, dan mengunggah pesan “berani jujur”, “tolak korupsi”, hingga “pelayanan bersih”.
Tentu ini patut diapresiasi. Sebab mengingatkan pentingnya integritas memang perlu.
Namun masyarakat di Tanjab Barat punya harapan sederhana. Jangan sampai semangat antikorupsi hanya paling keras di desain poster, sementara pengawasan terhadap proyek dan penggunaan anggaran justru kurang terdengar gaungnya.
Kalau poster sudah bicara tentang transparansi, maka laporan pertanggungjawaban juga semestinya berbicara dengan bahasa yang sama.
Sebab yang dinilai publik bukan siapa yang paling banyak membuat poster antikorupsi, melainkan siapa yang paling konsisten menjalankan tata kelola yang bersih dan akuntabel.
Jangan sampai nanti masyarakat bercanda, “Poster antikorupsinya HD, tapi pengawasannya masih mode hemat data.”
Semoga seluruh OPD tidak hanya berlomba membuat konten antikorupsi, tetapi juga berlomba menghasilkan pelayanan, pengawasan, dan pengelolaan anggaran yang benar-benar bebas dari catatan.
Karena integritas tidak diukur dari ukuran spanduknya, melainkan dari kualitas tindakannya.
— Redaksi Kompassidik.com












