Kompassidik.com | Bener Meriah , Angin puting beliung dilaporkan menerjang Dusun Mekar Jaya, Desa Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada Kamis 25/6/2026.
Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian atap dua unit ruko, di mana lembaran seng terlepas dan beterbangan hingga ke badan jalan raya.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
Menurut informasi yang dihimpun, angin kencang datang secara tiba-tiba saat cuaca di wilayah tersebut mengalami perubahan.
Tiupan angin yang cukup kuat menyebabkan sebagian atap seng dua ruko tidak mampu menahan terpaan angin sehingga terlepas dan terbawa angin hingga berserakan di sekitar lokasi dan menutupi sebagian ruas jalan.
Warga yang berada di sekitar lokasi segera berupaya mengamankan area dan menyingkirkan material seng dari jalan raya agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Arus lalu lintas sempat mengalami gangguan sesaat, namun kondisi kembali normal setelah warga bersama pihak terkait melakukan pembersihan.
Meskipun kerusakan hanya terjadi pada bagian atap bangunan, kejadian ini sempat menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat.
Beruntung tidak ada kendaraan yang tertimpa material seng maupun warga yang menjadi korban saat peristiwa berlangsung.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama pada masa peralihan musim yang sering ditandai dengan hujan disertai angin kencang.
Pemerintah desa bersama aparat terkait diharapkan terus melakukan pendataan terhadap kerusakan yang terjadi serta mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi bangunan, khususnya bagian atap, dalam keadaan aman guna meminimalkan risiko apabila cuaca ekstrem kembali melanda.
Hingga berita ini ditulis, kondisi di Dusun Mekar Jaya, Desa Mekar Ayu, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah telah berangsur kondusif.
Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka, sementara kerugian yang ditimbulkan masih terbatas pada kerusakan material berupa atap seng dua unit ruko yang terlepas akibat terjangan angin puting beliung.
(Anto)












