Kompassidik.com| Bener meriah, Jumat, 26 Juni 2026 – SemangatWarga Sukajadi Bergotong Royong Perbaiki Jembatan dengan Dana Swadaya, Wujud Kebersamaan untuk Kepentingan Bersama kebersamaan dan kepedulian terhadap fasilitas umum kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kampung Sukajadi melalui kegiatan gotong royong memperbaiki jembatan yang menjadi akses penting bagi warga.
Kegiatan tersebut dilaksanakan secara swadaya dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, perangkat kampung, serta tokoh-tokoh setempat.
Warga Sukajadi Bergotong Royong Perbaiki Jembatan dengan Dana Swadaya, Wujud Kebersamaan untuk Kepentingan Bersama
Ketua Panitia Masjid Nurul Huda Sukajadi, Julpatani, menjadi salah satu penggerak dalam kegiatan tersebut.
Bersama Reje (kepala kampung) terpilih Adrian, S.E., yang akrab disapa Adi Gondrong, Julpatani mengajak masyarakat untuk bergandengan tangan memperbaiki jembatan demi kepentingan bersama.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Dusun Sukajadi, Jujur Putra, yang ikut memimpin dan mengoordinasikan jalannya gotong royong agar pekerjaan dapat berlangsung dengan tertib dan lancar.
Kehadiran perangkat kampung bersama masyarakat menunjukkan kuatnya semangat persatuan dalam membangun lingkungan.
Selain itu, Ketua BUMK Kampung Sukajadi, Kusyadi, juga berpartisipasi langsung bersama warga. Ia menegaskan bahwa pembangunan dan perawatan infrastruktur merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Sejak pagi hari, puluhan warga berdatangan dengan membawa berbagai peralatan kerja.
Mereka bekerja bahu-membahu membersihkan area sekitar jembatan, memperbaiki bagian yang mengalami kerusakan, serta memperkuat konstruksi agar dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.
Kegiatan ini sepenuhnya dilaksanakan menggunakan dana swadaya masyarakat, sebagai bentuk kepedulian dan rasa memiliki terhadap fasilitas umum.
Warga secara sukarela memberikan sumbangan berupa dana, tenaga, maupun material yang dibutuhkan selama proses perbaikan berlangsung.
Menurut Julpatani, gotong royong bukan hanya bertujuan memperbaiki jembatan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Kami berharap kegiatan seperti ini terus menjadi budaya masyarakat.
Dengan kebersamaan, pekerjaan yang berat dapat diselesaikan dengan lebih mudah dan manfaatnya bisa dirasakan oleh seluruh warga,” ujarnya.
Sementara itu, Adrian, S.E. atau Adi Gondrong menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai semangat gotong royong merupakan modal utama dalam membangun kampung.
Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga, perangkat kampung, tokoh masyarakat, pemuda, dan semua pihak yang telah ikut berkontribusi.
Semangat persatuan seperti ini harus terus dipertahankan demi kemajuan Kampung Sukajadi,” katanya.
Kepala Dusun Sukajadi, Jujur Putra, juga berharap budaya gotong royong tetap menjadi tradisi yang diwariskan kepada generasi muda agar nilai-nilai kebersamaan tidak luntur di tengah perkembangan zaman.
Ketua BUMK Kampung Sukajadi, Kusyadi, menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat dalam pembangunan menjadi bukti bahwa kemajuan daerah dapat diwujudkan melalui kerja sama dan kepedulian bersama.
Dengan selesainya kegiatan gotong royong tersebut, masyarakat berharap kondisi jembatan menjadi lebih aman, nyaman, dan dapat menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan sosial warga.
Kegiatan gotong royong di Kampung Sukajadi ini menjadi contoh nyata bahwa semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan budaya saling membantu masih terjaga dengan baik.
Melalui partisipasi aktif masyarakat serta dukungan para tokoh dan perangkat kampung, pembangunan berbasis swadaya dapat menjadi solusi dalam menjaga dan memperbaiki fasilitas umum demi kesejahteraan bersama.
( Kaperwil Aceh : Anto )












